• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

BI: Pemulihan Ekonomi Global Berisiko Terus Melemah

by Sandy Romualdus
20 Februari 2016 - 00:00
17
VIEWS
BI Rate Turun Lagi Jadi 7%
0
SHARES
17
VIEWS

BANDUNG, Stabilitas – Bank Indonesia mengingatkan bahwa pemulihan ekonomi global belum sesuai dengan harapan. Pemulihan ekonomi global bahkan dinilai berisiko terus melemah, sementara risiko pasar keuangan global mereda. Kondisi itu bisa dilihat dari perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS) sendiri dinilai belum kuat. Terlihat dari indikator sektor riil AS yang belum kuat dan inflasi masih jauh di bawah target.

Solikin M. Juhro , Direktur Departemen Riset dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) mengatakan, tertahannya pemulihan ekonomi AS didorong oleh masih belum kuatnya konsumsi, melambatnya perbaikan sektor perumahan, lemahnya perbaikan sektor tenaga kerja, dan terkontraksinya sektor manufaktur.

  • Baca juga: Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

“Ekonomi AS Q4-2015 tumbuh 1,8% (yoy) atau lebih rendah dari estimasi. Untuk keseluruhan tahun 2016, perekonomian AS dikoreksi dari 2,7% menjadi 2,6%,” ungkap Solikin dalam pelatihan wartawan keuangan dan moneter di Trans Luxury Hotel Bandung, Sabtu (20/2).

BERITA TERKAIT

Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

Optimalkan Pemulihan Aset BPR KRI, LPS Terima Hasil Sita Lelang Rp2,78 Miliar dari Kejari

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Kerek Deposit Facility dan Pangkas GWM Perbankan

Pangsa Pasar Sentuh 7 Persen, BI Pacu Pendalaman Sukuk Sekunder dan Repo Syariah

Dia menambahkan, dengan kondisi tersebut mendorong The Fed menjadi lebih dovish. Dalam hal ini, lanjut dia, kenaikan The Fed Fund Rate (FFR) diperkirakan mundur dengan magnitude kenaikan sebesar 50 basis poin (bps), mempertimbangkan prospek ekonomi AS yang belum kuat.

Federal Open Market Commite (FOMC) pada tanggal 27-28 Januari 2016 lalu telah memberi kesimpulan bahwa risiko ekonomi dan pasar keuangan global dapat mempengaruhi perbaikan prospek AS. Bahkan Yelen Keller, Gubernur The Fed, di hadapan Konggres AS pada 10 Februari lalu memberikan pernyataan bahwa The Fed mungkin menunda kenaikan, namun tidak meninggalkan kenaikan FFR.

Sepakat dengan pernyataan The Fed, 73 ekonom yang diwawancarai Bloomberg menegaskan bahwa kenaikan FFR hanya 50 bps pada 2016. Turun dari 75 bps di Januari 2016. Bahkan pasar future di AS sendiri memperkirakan tidak terjadi kenaikan FFR selama 2016.

  • Baca juga: Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

Lebih lanjut Solikin mengungkapkan bahwa risiko pelemahan pemulihan ekonomi global juga terkait dengan risiko pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang masih besar. Menurut dia, ekonomi Tiongkok masih dalam tren melamat antara lain akibat masih lemahnya sector manufaktur, investasi, yang sejalan dengan proses deleveraging yang dilakukan oleh sektor korporasi.

“Pertumbuhan ekonomi Tiongkok 2016 diperkirakan 6,3%, turun dari 6,9% di 2015. Nah, IMF (International Monetery Fund) mengatakan, di tahun ini penurunan PDB Tiongkok sebesar 1% akan menurunkan ekonomi Indonesia sebesar 0,3%,” pungkas Solikin.

Dari sisi mata uang, risiko pelemahan Yuan masih besar. Solikin mengatakan, Yuan-Remimbi masih berisiko melemah dan volatile mempertimbangkan risiko fundamental serta ketidakpastian kebijakan nilai tukar dan aturan di pasar saham Tiongkok.

“Pasca devaluasi Agustus 2015, mata uang Yuan sudah mendekati level fixing. Tetapi level tersebut masih overvalued tercermin dari spread antara CNY (China Remimbi Yuan) dengan CNH (Trade the Chinas Economy) yang lebar. Kemudian terjadi over-pricing saham di bursa saham Tiongkok,” jelas Solikin.

Adanya risiko tersebut, lanjut Solikin, dapat memicu kembali capital outflows. Intervensi di pasar valas tidak dapat terus ditempuh mengingat posisi cadangan devisa yang hampiri berada di bawh standard metric IMF.

  • Baca juga: Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

Sementara itu, pergerakan harga komoditas dan energi dunia juga terus berfluktuasi. Harga minyak saja telah jatuh melewati level terendah. Seperti diketahui, harga minyak 2015 turun 47% dibanging 2014. “Kondisi ini berlanjut di awal tahun ini hingga mencapai titik terendah USD26,4/barel,” ungkap Solikin.

Dia menjelaskan, penurunan harga minyak dipengaruhi oleh melimpahnya supply, masih tingginya inventory, dan lemahnya permintaan. Sementara pasokan OPEC akhir 2015 meningkat 32,9 mbpd akibat irak dan Arab Saudi yang pertahankan pangsa pasarnya. “Permintaan turun akibat ekonomi global yang diperkirakan masih lemah,” katanya.

 
 
 
 
 
Previous Post

ADB Apresiasi Keberhasilan Pemerintah Kelola Ekonomi 2015

Next Post

200 Karyawan Danamon – Adira Bersihkan Sampah Pasar Benhil & Gondangdia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:15

Bank Indonesia mencatat PMI-BI kuartal III 2026 naik ke level 52,28 persen dan diproyeksikan menguat ke 52,37 persen pada kuartal...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:10

Hasil SKDU Bank Indonesia menunjukkan kegiatan dunia usaha kuartal III 2026 terjaga dengan SBT 11,46 persen dan kapasitas produksi 73,75...

Dominasi Mesin Pencari Tergerus, Pengguna GenAI Global Melonjak 57,2 Persen

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:09

Kemnaker menggelar InaSkills 2026 pada 26–31 Oktober untuk menjaring talenta vokasi berstandar internasional menuju WorldSkills. Stabilitas.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan...

Soroti AI hingga Green Transformation, Pameran INCHEM TOKYO 2027 Gandeng Industri Global

Soroti AI hingga Green Transformation, Pameran INCHEM TOKYO 2027 Gandeng Industri Global

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:08

Pameran kimia terbesar di Jepang INCHEM TOKYO 2027 resmi membuka pendaftaran eksibitor global guna memperluas adopsi AI, GX, dan kemitraan...

Wujudkan Hunian Impian: Tips Mengelola Gaji dan Memilih Material Bangunan Berkualitas

JLL Ungkap Pasar Properti Indonesia Masuki Era Desentralisasi dan Aset Digital

by Stella Gracia
22 Oktober 2026 - 09:03

JLL memproyeksikan pasar properti Indonesia bergeser ke arah desentralisasi industri di luar Jakarta, didorong ekspansi pusat data dan infrastruktur logistik....

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Payung Hukum Mengacu PMK 11/2016, Kemenkeu Pertahankan Penyaluran Gaji PNS di Perbankan

by Stella Gracia
21 Oktober 2026 - 14:11

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pembayaran gaji PNS tetap disalurkan melalui perbankan sesuai PMK 11/2016 di tengah usulan Koperasi Merah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

Optimalkan Pemulihan Aset BPR KRI, LPS Terima Hasil Sita Lelang Rp2,78 Miliar dari Kejari

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Kerek Deposit Facility dan Pangkas GWM Perbankan

Pangsa Pasar Sentuh 7 Persen, BI Pacu Pendalaman Sukuk Sekunder dan Repo Syariah

Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

Soroti AI hingga Green Transformation, Pameran INCHEM TOKYO 2027 Gandeng Industri Global

JLL Ungkap Pasar Properti Indonesia Masuki Era Desentralisasi dan Aset Digital

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
200 Karyawan Danamon – Adira Bersihkan Sampah Pasar Benhil & Gondangdia

200 Karyawan Danamon - Adira Bersihkan Sampah Pasar Benhil & Gondangdia

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance