Jakarta – Bank Tabungan Negara (BTN) mencatatkan kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) di semester pertama tahun 2011 ini sebesar Rp 51 Triliun. DPK ini tumbuh 27,41 persen dibanding perolehan pada periode yang sama tahun 2010 sebesar Rp 40 Triliun.
Progres tersebut disinyalir menjadi salah satu dampak positif dari upaya perseroan terus menambah jaringan kantor yang semakin dekat pada nasabah yaitu dilokasi permukiman dan pusat bisnis. Perseroan juga meningkatkan kerjasama dengan Kantor Pos yang terhubung secara online di seluruh Indonesia dan terus menambah varian produk dana dengan berbagai fitur yang memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan.
Pengembangan jaringan kantor selama Januari 2011 sampai dengan 30 Juni 2011 telah membuka 163 Kantor Kas, dan 1 Kantor Cabang Syariah serta 2 Kantor Cabang Pembantu Syariah, melengkapi 63 Kantor Cabang, 214 Kantor Cabang Pembantu, 20 Kantor Cabang Syariah dan 8 Kantor Cabang Pembantu Syariah serta 2.661 Kantor Pos yang terhubung secara online.
BERITA TERKAIT
"Kami yakin pasar semakin hari semakin kompetitif dalam menarik nasabah untuk menghimpun Dana Pihak Ketiga. Kami optimis dapat meningkatkan lagi nilainya sampai akhir tahun 2011," ujar Iqbal Latanro, Direktur Utama Bank BTN dalam paparan kinerja BTN, Rabu (20/7), di Jakarta.
Berdasarkan paparan kinerja perseroan, beberapa indikator kinerja keuangan per 30 Juni 2011 (un-audited) Bank berpelat merah ini mengalami pertumbuhan dibanding periode yang sama 2010. Semua itu dapat dilihat baik dari sisi Aset, Kredit, Dana Pihak Ketiga, Laba dan beberapa rasio keuangan.
Kenaikan laba diungkapkan sebesar sebesar 13,84 persen dari Rp422 miliar pada 30 Juni 2010 menjadi Rp480 miliar pada posisi yang sama tahun 2011 ini. Untuk aset sendiri, Bank BTN juga mengalami kenaikan sebesar 20,92 persen menjadi Rp73,8 triliun dari sebelumnya hanya Rp61,06 triliun. Kenaikan aset ditopang oleh pertumbuhan kredit yang masih tumbuh rata rata diatas pertumbuhan kredit perbankan walaupun masih tergolong rendah karena industri juga slowdown pada semester 1 ini.
"Untuk kredit pembiayaan Bank BTN juga mengalami pertumbuhan sebesar 21,46 persen dari Rp46,51 triliun pada semester pertama 2010 menjadi Rp56,49 triliun pada semester pertama tahun 2011," jelas Iqbal.Kemudian untuk NPL (Net) Bank BTN per 30 Juni 2011 tercatat 3,65 persen, CAR perseroan berada di 15,85 persen, NIM 5,46 persen dan ROE 15,34 persen.





.jpg)










