• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Liputan Khusus

Chief Risk Officer & Stress Testing

by Sandy Romualdus
31 Mei 2015 - 00:00
163
VIEWS
Chief Risk Officer & Stress Testing
0
SHARES
163
VIEWS

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Peran penting CRO (Chief Risk Officer) dalam manajemen organisasi tidak diragukan lagi. Hanya saja, peran penting CRO tersebut juga terus mengalami perubahan sejalan dengan tantangan besar yang dihadapi bisnis, khususnya akibat krisis ekonomi. Sebagai contoh, laporan riset yang dipublikasikan Ernst & Young (EY) tahun 2008 –bersamaan dengan krisis ekonomi yang melanda Amerika Serikat dan Eropa– menyebutkan peran CRO adalah “menyusun kerangka agenda risiko bagi manajemen senior dan bertindak sebagai pemimpin utama bagi para profesional risiko di lini depan perusahaan”.
Namun, setelah 2008, peran penting CRO telah berubah. Kendati masih memainkan beberapa peran dalam manajemen risiko, tetapi kebanyakan CRO tidak lagi terlibat secara penuh dalam keputusan terkait risiko. Saat ini, CRO bersama-sama dengan tim pakar risiko umumnya terlibat melalui rantai pelaporan. Hal itu tercermin pada hasil survey Ernst & Young 2012, di mana 58 persen mengatakan harus menyampaikan laporan kepada Chief Executive Officer dan Komite Risiko (dual reporting). Sebanyak 90 persen CRO memiliki akses langsung kepada Dewan Komite Risiko, dan 89 persen CRO bertemu secara regular dengan Dewan Komite Risiko. Kebanyakan staf risiko di unit bisnis kini melapor kepada Group Risk – satu hal yang juga sangat berbeda dibandingkan era sebelum krisis.
Tanggung jawab dan keterlibatan CRO mencakup seluruh aspek bisnis, termasuk strategi, pengembangan produk, akuisisi, dan kompensasi. Adapun risiko kredit, risiko likuiditas, dan selera risiko (risk appetite) dilaporkan menjadi prioritas utama mereka. Secara umum ada 15 daftar risiko yang menjadi fokus perhatian para CRO setiap saat, di mana 3 besarnya diduduki oleh 3 risiko di atas. (lihat tabel)
Dalam manajemen risiko, para CRO menggunakan uji tekanan (stress testing) sebagai sebuah alat manajemen strategis. Para CRO harus mampu memperkuat strategi, sistem, dan prosedur dari uji tekanan tersebut. Mereka mengakui bahwa uji tekanan merupakan alat bantu yang sangat berharga dalam mengendalikan bisnis menghadapi kondisi ekonomi global yang bergejolak. Uji tekanan ini, bahkan, mereka lakukan melampaui persyaratan yang ditetapkan oleh regulator.
Sebagian besar CRO memfokuskan pekerjaan untuk mengintegrasikan uji tekanan pada level grup dari organisasi. Mereka juga mengembangkan inisiatif untuk bergerak ke luar dari uji tekanan yang bersifat terpisah-pisah menjadi model terpadu dengan membuat skenario tekanan terhadap seluruh kelas risiko secara global dengan konsisten.
Hal ini bertujuan untuk melakukan uji tekanan dari aktivitas yang bersifat ad hoc menjadi lebih terlembagakan. Selama ini, uji tekanan paling lazim dilakukan terhadap risiko kredit, tetapi belakangan ini meluas kepada risiko likuiditas, risiko pasar, risiko terkait mitra, dan risiko operasional. Kebanyakan CRO kini menggunakan beberapa metode dalam uji tekanan.
Sebanyak 76 persen CRO mengaku menyusun rencana skenario mencakup negara-negara dan unit-unit bisnis serta menghitung pengaruhnya terhadap setiap portofolio dan lini bisnis. Sementara itu 55 persen melakukan uji tekanan menggunakan model Internal-Rating Based (IRB) untuk portofolio kredit; 48 persen menggunakan model IRB untuk sub-portofolio, dan 29 persen menggunakan model modal ekonomi (economic capital model) untuk mendapatkan keyakinan pada level yang lebih tinggi.
Perencanaan skenario makin menjadi alat penting bagi dewan direksi dan manajemen senior untuk asesmen keseluruhan faktor pasar dan stabilitas ekonomi makro. Para eksekutif meyakini bahwa penggunaan output dari proses perencanaan skenario merupakan komponen sangat penting dari perencanaan bisnis. Mayoritas CRO mengindikasikan bahwa mereka telah meningkatkan derajat pentingnya seluruh aspek risiko potensial terkait dengan tipe, bisnis, dan geografis.
Para eksekutif perusahaan melihat pentingnya kolaborasi unit bisnis untuk bisa dengan tepat mengidentifikasi tekanan-tekanan utama yang perlu diketahui dari setiap unit. Bentuk kolaborasinya bisa dengan membuat grup dan forum lintas fungsi secara khusus, yang berfungsi pula sebagai pemikir terhadap semua keadaan yang terus berubah.
Mereka menggunakan uji tekanan terbalik untuk menguji kombinasi dari faktor-faktor yang bisa menyebabkan kegagalan bisnis. Uji tekanan, menurut para eksekutif, sangat membantu dalam mengidentifikasi konsentrasi risiko dan interaksi antar risiko serta paparan risiko yang bisa mengancam keberlangsungan
perusahaan.
Atas dasar itu pula, mendesain dan melaksanakan uji tekanan menjadi tantangan utama bagi CRO dan para eksekutif perusahaan. Skenario yang dibuat jangan mengada-ada, terlalu kompleks, tidak realistis, dan terlalu sulit untuk dianalisis serta dimanfaatkan secara efektif.
“Tantangan utama yang kami hadapi adalah menetapkan skenario-skenario yang bertanggung jawab terhadap pencapaian outcome, dan melakukan asesmen saling keterkaitan atau kondisi alamiah sistemik dari sebuah kejadian yang bisa menghasilkan beberapa kejadian yang tidak diharapkan atau hal-hal merugikan lainnya,” ujar seorang CRO kepada EY.

  • Baca juga: Lonjakan Inflasi dan Redupnya Manufaktur: Uji Ketahanan Sektor Konsumer vs Risk-Reward Perbankan
  • Baca juga: Banyak Suka Menjadi Mandirians
  • Baca juga: Rahasia Membentuk Mandirian Tangguh
 
 
 
 
 
Previous Post

Strategi Menyerang Sumsel Babel

Next Post

Musim Efisiensi Bank

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Lonjakan Inflasi dan Redupnya Manufaktur: Uji Ketahanan Sektor Konsumer vs Risk-Reward Perbankan

by Sandy Romualdus
4 September 2026 - 10:29

Ada risiko pasar dan strategi portofolio pasca-lonjakan inflasi Agustus 2026, kontraksi PMI manufaktur, serta prospek resiliensi sektor perbankan vs sektor...

Banyak Suka Menjadi Mandirians

Banyak Suka Menjadi Mandirians

by Sandy Romualdus
4 Februari 2020 - 17:25

Bekerja di Bank Mandiri berarti mendapatkan gaji mentereng, masa depan terjamin dan banyak ilmu dan pengetahuan yang didapat.

Rahasia Membentuk Mandirian Tangguh

Rahasia Membentuk Mandirian Tangguh

by Sandy Romualdus
4 Februari 2020 - 17:17

Strategi pengembangan pegawai yang dilakukan Bank Mandiri tahun-tahun sebelumnya telah membuahkan hasil fantastis.

Ketika Mandirians Mengambil Alih Panggung

Ketika Mandirians Mengambil Alih Panggung

by Sandy Romualdus
4 Februari 2020 - 17:08

Satu dekade belakangan banyak perusahaan di industri keuangan mengincar lulusan Bank Mandiri.

Gadai Emas Syariah

Inovasi Gadai Emas “Zaman Now”

by Sandy Romualdus
7 Maret 2018 - 00:00

Tidak mau tergilas zaman, Pegadaian berbenah dan meluncurkan aplikasi online untuk bisnis gadai emas serta inovasi lainnya. 

Sistem Pembayaran Tunai Dominasi Transaksi Harbolnas

Sistem Pembayaran Tunai Dominasi Transaksi Harbolnas

by Stella Gracia
16 Desember 2016 - 00:00

Jumlah transaksi tunai melalui ATM dan cash on delivery (COD) masih besar, sebab masih ada ketakutan yang besar pada masyarakat...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BTN Layani Transaksi Pendaftaran Dan Iuran BPJS

BTN Layani Transaksi Pendaftaran Dan Iuran BPJS

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance