• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dana Rp200 Triliun Diguyur ke Bank BUMN, ‘Confidence Push’ untuk Ekonomi Nasional

oleh Sandy Romualdus
17 September 2025 - 13:07
23
Dilihat
Dana Rp200 Triliun Diguyur ke Bank BUMN, ‘Confidence Push’ untuk Ekonomi Nasional
0
Bagikan
23
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id — Pemerintah melalui Menteri Keuangan yang baru, Purbaya Yudhi Sadewa, resmi menarik dana sebesar Rp200 triliun dari rekening Bank Indonesia untuk ditempatkan di enam bank BUMN. Langkah ini bukan sekadar relokasi dana, melainkan strategi fiskal yang disebut sebagai “confidence push” untuk mendorong sektor perbankan agar lebih aktif menyalurkan kredit dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Dana tersebut ditempatkan di empat bank BUMN konvensional dan dua bank syariah. Menurut Ketua Umum Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia, Priyanto B. Nugroho, kebijakan ini merupakan sinyal kuat bahwa pemerintah ingin menciptakan momentum pertumbuhan ekonomi melalui dorongan kepercayaan kepada pelaku usaha dan sektor keuangan.

“Ini bukan hanya soal likuiditas, tapi soal keyakinan. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa mereka hadir dan siap mendukung ekspansi ekonomi,” ujar Priyanto dalam podcast LPPI Voice edisi ke-58.

BERITA TERKAIT

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

Dana Rp200 Triliun Mengalir ke Bank Himbara, Menkeu: Bangun Ekspektasi Positif

LPPI Gelar IRMO 2026: Bahas Strategi Perbankan Hadapi Gejolak Ekonomi dan Transformasi Digital

Mau Tahu Cara Hitung Dampak Sosial dengan Rupiah? Ikuti Pelatihan SROI Batch 3 LPPI Oktober 2025

Mekanisme dan Tujuan Strategis

Dana Rp200 triliun yang sebelumnya mengendap di rekening pemerintah di Bank Indonesia kini dialihkan ke rekening deposito di bank-bank BUMN. Tujuannya adalah agar bank memiliki ruang lebih luas untuk menjalankan fungsi intermediasi, yakni menyalurkan dana ke sektor riil melalui kredit produktif.

Namun, Priyanto menekankan bahwa kebijakan ini harus dijalankan dengan sejumlah rambu-rambu agar tidak menimbulkan distorsi. Antara lain, Pemerintah tidak boleh meminta bunga tinggi atas dana yang ditempatkan.
Dana tidak boleh digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) atau instrumen moneter Bank Indonesia. Harus ada kepastian durasi penempatan dana agar bank bisa merancang strategi kredit jangka menengah. Dana harus disalurkan ke kredit produktif, bukan konsumtif, untuk menghindari tekanan inflasi.

“Kalau dana ini lari ke kredit konsumsi, sementara kapasitas produksi belum meningkat, maka inflasi bisa melonjak,” jelas Priyanto.

Dampak terhadap Perbankan dan Ekonomi

Secara teknis, penempatan dana ini akan meningkatkan uang primer (M0) dalam sistem moneter. Bank-bank penerima dana akan mencatat tambahan simpanan pemerintah sebagai peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang memperkuat neraca mereka dan membuka ruang ekspansi kredit.

Namun, Priyanto mengingatkan bahwa likuiditas bukan satu-satunya tantangan. Sektor riil masih menunjukkan kehati-hatian dalam berinvestasi, dan iklim usaha belum sepenuhnya pulih. Oleh karena itu, kebijakan ini harus dibarengi dengan reformasi birokrasi, kepastian hukum, dan keamanan berusaha.

“Confidence push ini harus diikuti dengan perbaikan iklim usaha. Kalau tidak, bank tetap akan berhati-hati menyalurkan kredit,” katanya.

Risiko dan Pengawasan

Penempatan dana dalam jumlah besar ke bank BUMN juga menimbulkan risiko konsentrasi. Priyanto menyoroti perlunya pengawasan ketat agar dana tidak disalahgunakan atau menimbulkan ketimpangan antara bank BUMN dan swasta.

“Kalau tidak hati-hati, ini bisa memperlebar gap antara bank BUMN dan swasta. Harus ada mekanisme agar bank swasta juga bisa mendapat manfaat, misalnya lewat pasar uang antarbank,” ujarnya.

Menteri Keuangan Purbaya optimistis bahwa kebijakan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 5% pada akhir tahun. Namun, Priyanto menilai bahwa efektivitas kebijakan ini baru bisa dilihat dalam beberapa bulan ke depan, tergantung pada eksekusi dan respons sektor riil.

“Ini bisa jadi game changer, tapi harus ada kepastian, pengawasan, dan komunikasi yang jelas,” tutup Priyanto. ***

Tags: #YPPIConfidence PushDana Rp200 TriliunLPPIPriyanto B. Nugroho
 
 
 
 
Sebelumnya

Bumdesma Anatowa: Dari Bandung Menghidupkan Kampung Nikel di Sorowako

Selanjutnya

Bank Mandiri Gelar Livin’ Fest 2025, Expo Sinergi UMKM dan Ekonomi Kreatif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gadai Emas Syariah

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 16:03

Stabilitas.id – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mulai membongkar jaringan pencucian uang terkait aktivitas penambangan emas tanpa...

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:43

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) sepanjang 2025 membukukan defisit sebesar US$7,8 miliar. Realisasi ini berbalik...

Purbaya: Kebijakan Pro-Growth Berhasil Balikkan Arah Ekonomi, Fondasi 2026 Lebih Kuat

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:38

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI,...

Strategi Transisi Ekonomi: Menkeu Purbaya Siapkan Stimulus ‘Habis-habisan’ di Kuartal I/2026

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:30

Stabilitas.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atau pajak...

BI: KPR Dominasi 74% Pembelian Rumah, Aset Properti Tumbuh Terbatas di Q3 2025

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:24

Stabilitas.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan memutuskan untuk menarik utang sebesar Rp40 triliun...

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:00

Stabilitas.id – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi mengesahkan Agreement on Reciprocal Tariff pada Jumat (20/2/2026). Kesepakatan teknis ini menjadi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Bank Mandiri Gelar Livin’ Fest 2025, Expo Sinergi UMKM dan Ekonomi Kreatif

Bank Mandiri Gelar Livin’ Fest 2025, Expo Sinergi UMKM dan Ekonomi Kreatif

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance