• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Bumdesma Anatowa: Dari Bandung Menghidupkan Kampung Nikel di Sorowako

by Stella Gracia
17 September 2025 - 12:36
18
VIEWS
Bumdesma Anatowa: Dari Bandung Menghidupkan Kampung Nikel di Sorowako
0
SHARES
18
VIEWS

SOROWAKO, Stabilitas.id – Dengan senyum sumringah, pria berpenampilan kasual itu menyapa ramah. “Selamat datang di Bumdesma Anatowa.” Sapaan itu disampaikannya ketika tamu membuka pintu kaca gerai toko yang menjual beragam oleh-oleh di salah satu sudut Kota Sorowako – sebuah kota yang dihidupkan ekonominya melalui aktivitas tambang nikel yang dikelola oleh PT Vale Indonesia (PTVI) sejak 1968.

Pria ramah itu bernama Zulfikar Arna Odenjar. Usianya baru menginjak 42 tahun. Namun sudah empat tahun terakhir, ia dipercaya memimpin Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Anatowa sebagai direktur utama. Bumdesma adalah usaha desa yang melibatkan perwakilan dari Desa Sorowako, Desa Matano, Desa Nuha, Desa Nikkel dan satu kelurahan Magani. Semua desa dan kelurahan ini berada di dalam Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

  • Baca juga: RDP Komisi XII DPR, PT Vale Tegaskan Kepatuhan Operasional dan Hilirisasi Nikel

“Kami memulai usaha ini dari musyawarah desa sekitar enam tahun lalu. Ketika itu saya ditawari oleh lurah Magani dan dipanggil kecamatan untuk menjadi pengurus Bumdesma dan mengelola unit bisnisnya,” kata Zulfikar.

BERITA TERKAIT

RDP Komisi XII DPR, PT Vale Tegaskan Kepatuhan Operasional dan Hilirisasi Nikel

Pakar UI Teliti Awal Kondisi Tumpahan Minyak PT Vale Indonesia

DPR Yakin Direksi Baru PT Vale Indonesia Mampu Menjaga Daya Saing Perusahaan

Pilihan kepada Zulfikar tentunya bukan tanpa alasan. Sebagai ‘pemuda kampung’ di Sorowako, ia bukanlah sosok biasa-biasa saja. Naluri bisnisnya yang moncer telah terendus pejabat pemerintahan desa dan kecamatan.

Setelah sempat menjadi kontraktor di PTVI sekitar tiga tahun, Zulfikar kemudian mengelola usaha mandiri dengan membuka studio foto dan warung kopi. Khusus warung kopi, ia menggunakan mobil semacam food truck dan juga membuka usahanya di tempat permanen. Lalu untuk menu kopi yang disajikannya menyasar pada kelompok remaja dengan cita rasa kopi kekinian. Tapi ia juga mafhum ada kelompok penikmat kopi, maka ia pun menyediakan menu racikan manual brew semacam V60 dengan biji kopi yang didatangkannya dari Sulawesi Barat.

Dari sinilah tampak bahwa Zulfikar memiliki nilai tambah yang membuatnya menjadi terlihat istimewa dibanding ‘pemuda kampung’ lainnya. Ditambah lagi ia memiliki bekal pendidikan di Bandung – salah satu kota di Indonesia yang kesohor dengan kekayaan industri kreatifnya. “Saya memang pernah berkuliah di Bandung. Saya mengambil desain grafis di sana,” ujar pria tersebut.

Semasa menempuh studi ARS University di kawasan Antapani, Bandung, Zulfikar mendapatkan banyak ide yang memupuk kreativitasnya dalam membangun usaha. “Di sana semuanya bisa menjadi usaha. Memang harus ada faktor pembeda dan saya percaya keunikan menjadi kekuatan dalam membangun usaha,” kata pria berjenggot bergaya klingon beard ini.

  • Baca juga: Pakar UI Teliti Awal Kondisi Tumpahan Minyak PT Vale Indonesia

Di awal usaha merintis Bumdesma Anatowa ini, Zulfikar mengaku mendapat suntikan dana dari Desa Nuha, Desa Nikkel dan Kementerian Desa. Lalu pengalamannya pernah menjadi kontraktor, pihak PTVI meliriknya juga untuk dijadikan motor penggerak ekonomi desa. Dari semua sokongan banyak pihak itulah, bisnis Bumdesma dimulai.

“Sekarang ini ada 141 produk UKM. Sebagian besarnya berbentuk makanan ringan seperti keripik. Lalu ada juga minuman herbal dan kerajinan. Sebagian besar produk UKM kami ini diserap oleh karyawan PT Vale melalui kegiatan gathering maupun bingkisan bagi para pensiunan karyawan,” ujarnya.

Hasil penjualan produk UKM ini, diakui Zulfikar, telah mampu menjadi stimulus ekonomi lokal. Ia mengaku saat ini sudah mampu menyisihkan hasil keuntungan usahanya sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada desa yang telah menyuntikkan modal usahanya.

“Secara angka memang belum besar tapi kami sudah bisa memberikan kontribusi buat desa lewat penjualan produk UKM yang dikelola melalui Bumdesma ini,” katanya.

Lantas apa target selanjutnya untuk mengembangkan Bumdesma Anatowa ini? Ia sadar mendongkrak transaksi penjualan secara online menjadi salah satu strategi yang membutuhkan dukungan. Di sisi lain, ia juga melihat adanya tren hidup sehat di masyarakat dalam mengkonsumsi produk herbal.

  • Baca juga: DPR Yakin Direksi Baru PT Vale Indonesia Mampu Menjaga Daya Saing Perusahaan

“Kami sedang menjajaki peluang kolaborasi dengan Rumah Sehat yang dikelola ibu-ibu yang tergabung dalam Himpunan Penggiat Obat Organik (HIPO). Kami melihat tren obat herbal sedang bagus, rasanya ini bisa menjadi peluang bisnis yang akan bisa menguatkan usaha Bumdesma ke depan,” ujarnya.

Kini, senyum Zulfikar memang belum dirasakan semua pihak di tanah kelahirannya. Namun setidaknya, kontribusi nyata dari ‘pemuda kampung’ Sorowako ini telah menjadi konkret bagi pelaku UKM di daerahnya. Ia bukanlah sosok ‘omon-omon’ di tengah menguatnya label generasi instan dan pemalas yang disematkan pada sebagian kelompok remaja masa kini. “Kita harus berani berusaha. Harus berani mencari peluang,” pesan Zulfikar singkat. ***

Tags: Bumdesma AnatowaKampung NikelPT Vale IndonesiaSorowako
 
 
 
 
 
Previous Post

CIMB Niaga Raih Penghargaan FORTUNE Indonesia 100

Next Post

Dana Rp200 Triliun Diguyur ke Bank BUMN, ‘Confidence Push’ untuk Ekonomi Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Payung Hukum Mengacu PMK 11/2016, Kemenkeu Pertahankan Penyaluran Gaji PNS di Perbankan

by Stella Gracia
21 Oktober 2026 - 14:11

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pembayaran gaji PNS tetap disalurkan melalui perbankan sesuai PMK 11/2016 di tengah usulan Koperasi Merah...

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:34

KPwBI DKI Jakarta memboyong 22 UMKM binaan ke ISEF 2026 dan mencatatkan potensi transaksi ekspor Rp4,4 miliar dengan buyer asal...

Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Strategi 3S, Kopdit Pintu Air Perkuat Jaringan di Jawa Barat

Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Strategi 3S, Kopdit Pintu Air Perkuat Jaringan di Jawa Barat

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:07

KSP Kopdit Pintu Air meresmikan cabang ke-78 di Kampung Sawah Bekasi yang melayani 3.000 anggota dan menargetkan total 84 cabang...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

PT SMT Didenda Rp1,5 Triliun di Kasus Saham DSSA, OJK Juga Sanksi AH Ltd dan TC Pte Ltd

Respons Konsultasi MSCI, OJK Sudah Gelar 16 Dialog Investor dan Pacu Aturan Free Float 15 Persen

Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

Saham HSC Keluar dari IHSG, Analis: Investor Asing Butuh Bukti Penegakan Hukum Nyata

BREN, DSSA, hingga BYAN Masuk Daftar 80 Saham HSC yang Dikeluarkan dari IHSG

Payung Hukum Mengacu PMK 11/2016, Kemenkeu Pertahankan Penyaluran Gaji PNS di Perbankan

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK dan DSN-MUI Perkuat Peran Dewan Pengawas

Topang Likuiditas Industri, LPS Jaga Selisih Bunga Penjaminan BPR terhadap Bank Umum

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Dana Rp200 Triliun Diguyur ke Bank BUMN, ‘Confidence Push’ untuk Ekonomi Nasional

Dana Rp200 Triliun Diguyur ke Bank BUMN, 'Confidence Push' untuk Ekonomi Nasional

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance