• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

ETF, Produk Reksa Dana Baru dari Indopremier

by Sandy Romualdus
31 Oktober 2012 - 00:00
14
VIEWS
Kupong Obligasi Bank Saudara Ditawar 11%-13%
0
SHARES
14
VIEWS

 

Jakarta – PT Indopremier Investment Management (IPIM) meluncurkan produk ETF IDX30 sebagai acuan investasi reksa dana. Produk ini dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (30/10).

  • Baca juga: Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Direktur Utama PT Indo Premier Investment Management (IPIM) John D Item mengatakan fluktuatif perdagangan saham di seluruh bursa global, termasuk BEI, membuat investor sulit mengambil posisi dalam melakukan investasi portofolio. Kehadiran produk Exchange Traded Fund (ETF) dapat menjadi solusi bagi investor untuk berinvestasi secara jangka pendek dan panjang.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Menurut John, investor akan mendapatkan puluhan saham unggulan yang terdapat dalam produk ETF secara online. Dengan demikian, investor dapat meningkatkan atau menurunkan porsi saham dengan cepat ketika kondisi pasar saham naik atau turun secara signifikan. "Investor dapat secara cepat pula merealisasikan keuntungan atau menghindari kerugian. Premier ETF IDX30 dan ETF LQ-45 akan menyederhanakan investasi investor di pasar saham," ujarnya.

Sementara itu, Direktur IPIM Diah Sofiyanti mengatakan untuk ETF IDX30 dijual Rp35 juta per keranjang bagi investor yang ingin membeli di pasar primer. Artinya investor akan mendapatkam 200 lot kumpulan saham yang ada di Indeks IDX30. Sedangkan di pasar sekunder ETF IDX30 dijual Rp190 ribu per satu lot. "Kami sendiri menargetkan dana kelolaan produk ETF IDX30 dapat tumbuh menjadi Rp75 miliar di akhir tahun ini dan Rp100 miliar-Rp150 miliar di akhir 2013. Target investornya beragam dari insitusi hingga investor ritel," terangnya.

  • Baca juga: Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Diah mengungkapkan ETF IDX30 diluncurkan untuk meraih kesuksesan pasca pihaknya meluncurkan ulang ETF LQ-45 di tahun lalu. Sebelumnya, produk tersebut diluncurkan pada 2007, namun likuiditasnya sangat minim. "Pasalnya harganya sangat mahal dimana satu keranjang produk ETF LQ-45 dijual Rp7 miliar, kemudian kami ubah menjadi Rp70 juta per satuan basket produk ETF. Saat ini dana kelolaan produk ETF LQ-45 sudah Rp75 miliar dan diperkirakan akan meningkat menjadi RP100 miliar sampai dengan akhir 2012," terangnya.

Sampai dengan akhir 2012, Indopremier sendiri menargetkan total dana kelolaan untuk semua produk investasinya sekitar Rp 1,2 triliun-Rp1,5 triliun dari posisi saat ini di kisaran Rp 800 miliar. Hingga kini, total dana kelolaan terbesar berasal dari produk Kontrak Pengelolaan Dana sekitar Rp 100 miliar dan sisinya Rp 700 miliar berasal dari produk reksadana konvensional lainnya, dan ETF.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Uriep Budhi Prasetyo menambahkan produk ETF IDX30 merupakan produk ketiga yang bertujuan meningkatkan investor di pasar modal dimana produk sebelumnya kurang likuid karena belum dikenal masyarakat.

  • Baca juga: Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

"Ketika berinvestasi di produk ETF IDX30, investor bisa lebih leluasa dalam melakukan aksi jual dan beli langsung terhadap 30 saham unggulan yang dikelola oleh manager investasi. Jika pada reksa dana biasa investor dapat melakukan pemesanan lewat agen dalam bentuk rupiah, maka melalui produk ini investor dapat berinvestasi langsung layaknya bertransaksi saham," paparnya.

Uriep menjelaskan produk ETF IDX30 mendorong investor melakukan aksi jual dan beli langsung terhadap 30 saham unggulan yang dikelola oleh manager investasi. "Kalau pada reksa dana biasa kita melakukan pemesanan lewat agen dalam bentuk rupiah, kalau ini bisa langsung seperti layaknya main saham," tambahnya.

 
 
 
 
 
Previous Post

Q III, Kimia Farma Cetak Laba Rp148,637 Miliar

Next Post

Indosat Hadirkan Kartu Indosat SUPERGADGET

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:53

Hans Kwee menilai bursa RI mustahil turun kelas ke Standalone Market di tengah pendapatan emiten kuartal II/2026 yang tumbuh 13,31...

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:45

OJK menjatuhkan denda rekor total Rp2,1 triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN atas pelanggaran manipulasi pasar dan penjatahan semu penawaran...

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 11:34

MSCI mengusulkan penurunan status bursa saham Indonesia langsung ke Standalone Market akibat isu transparansi free float dan dugaan transaksi terkoordinasi....

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 10:33

Rupiah terperosok ke level Rp18.000 per dolar AS bersamaan dengan trading halt IHSG, Bank Indonesia gelar intervensi terpadu di pasar...

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 09:19

IHSG dibuka anjlok 8,01 persen ke level 5.393,92 pada Jumat (16/10/2026), memicu penghentian sementara perdagangan BEI akibat sentimen usulan MSCI...

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

Ancam Arus Modal Ratusan Triliun Rupiah: MSCI Konsultasikan Status Bursa Efek Indonesia

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 08:12

MSCI membuka konsultasi usulan penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market yang diputuskan Juni 2027. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Bank Mandiri Dukung Indonesia Investor Day di Hong Kong

Mandiri -Telkom Rilis Paket Hemat Internet

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance