• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Figur

Filosofi Antropologi Sang CEO

by Sandy Romualdus
18 Desember 2021 - 10:56
92
VIEWS
Filosofi Antropologi Sang CEO
0
SHARES
92
VIEWS

Saya jalan-jalan di salah satu sungai besar dan menemikan kayu yang sudah puluhan tahun tergerus oleh air dan dalam lumpur. Kayu itu sekarang saya pajang di meja kerja

ANTROPOLOGI. Apa pentingnya ilmu ini bagi seorang bankir? Memang sulit sekali mengaitkan hubungan ilmu tersebut dengan profesi bankir. Namun tidak demikian bagi seorang Yayah Diasmono (68). Malang melintang di dunia keuangan dan perbankan, tidak memudarkan kecintaanya pada budaya, kehidupan sosial masyarakat, dan tentunya keindahan alam Indonesia yang beraneka ragam.

  • Baca juga: Bank Kalteng: Membangun Fondasi Masa Depan, Menjadi Bank Kebanggaan

Meski lulusan Sarjana Muda UGM tahun 1976 ditunjuk menjadi nakhoda bank kebanggaan masyarakat Bumi Tambun Bungai itu, kecintaan akan seni, budaya, dan kekayaan alam tidak pudar.

Profesi bankir yang melekat dengan uang, kurva pertumbuhan ekonomi, neraca perdagangangan, dan prinsip ekonomi lainnya itu kemudian dikolaborasikan dengan filosofi antropologi sosial, budaya, dan ekonomi. Untuk itu, alumni FE Universitas Krisna Dwipayana, Jakarta dan Course Bussines Finance di Melbourne ini selalu memanfaatkan waktu akhir pekannya untuk menyelami keindahan alam Kalteng. Kawasan pertanian di daerah pedesaan, bahkan menyelami indahnya hutan Kalimantan Tengah dengan menggunakan perahu, menyusuri sungai-sungai besar hingga ke pedalaman merupakan pilihan liburannya.

BERITA TERKAIT

Bank Kalteng: Membangun Fondasi Masa Depan, Menjadi Bank Kebanggaan

Bank Kalteng Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi di Ajang Top BUMN Award 2025

Fitur QRIS Hadir di Aplikasi Betang Mobile Bank Kalteng

Tugas Berat di Pundak Benny

“Saya jalan-jalan di salah satu sungai besar dan menemikan kayu yang sudah puluhan tahun tergerus oleh air dan dalam lumpur. Lalu saya tanya teman di Jakarta yang ahli soal kayu, dikatakan umurnya sudah lebih dari 50 tahun. Kayu itu sekarang saya pajang di meja kerja,” ujar penyandang Indonesia Financial Top Leader 2021 dari salah satu majalah ekonomi itu.

Bagi pria kelahiran 4 Agustus 1954, kayu tersebut nyentrik tapi antik. Hal ini melambangkan kekuatan Kalteng yang harus dicerminkan oleh aktivitas ekonomi dan sosial. Tidal tergerus oleh nilai-nilai modernisasi. Kearifan lokal harus menjadi dasar dari pertumbuhan ekonomi, katanya.

Inilah sejatinya filosofi antropologi ekonomi. Seperti diketahui, interdisiplin dari cabang ilmu antropologi ini membahas kaitan antara sejarah, nilai sosial-budaya, dan geografi dari suatu masyarakat terhadap aktivitas atau fenomena ekonomi yang terjadi di dalam masyarakat tersebut.

  • Baca juga: Bank Kalteng Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi di Ajang Top BUMN Award 2025

Sebabnya, pria yang biasa disapa Dias itu memahami betul bahwa suatu aktivitas ekonomi sering kali tidak hanya dipengaruhi faktor-faktor produksi, seperti tenaga kerja, modal, dan sumberdaya alam, melainkan dapat juga dipengaruhi oleh nilai sosial atau tradisi yang berlaku di masyarakat. Pun hal yang sebaliknya dapat terjadi yakni aktivitas ekonomi yang kemudian mempengaruhi tatanan sosial yang berlaku di masyarakat.

Walaupun terjadi perbedaan pendapat tentang relevansi ilmu ekonomi untuk studi antropologi ekonomi, ilmu antropologi ekonomi memperlihatkan keunikan tersendiri dalam mengkaji fenomena ekonomi. Maka peraih The Best CEO Series 2021 dari sebuah majalah perbankan ini  hamper selalu mendatangi masyarakat derah pedalaman, khsusunya para pemilik lahan. Kegiatan itu dimaksudkan guna menjelaskan bahwa mereka dapat meraih penghidupan yang layak dengan mengembangkan sektor pertanian, dikatikan dengan prinsisp sosial atau kebudayaan, dan alam yang kuat.

“Masyarakat Kalteng itu biasanya punya kebun sendri. Saya minta pegawai Bank Kalteng cari mereka dan kumpulkan, apa yang mereka butuhkan, dan kami berikan. Jika bank lain beri modal Rp50 juta, mereka saya kasih Rp100 juta. Lalu kita dampingi, kapan mulai tanam (sawit). Jangan tunggu kebunmu disewa sama perusahaan dari Jakarta. Jadi mereka hidup. Di situlah kekuatan saya, tahun ini saya geber di sektor ini, karena tidak ada yang lirik, padahal ada ratusan ribu hektar tanah masyarakat,” urai peraih Outstanding CEO Regional Bank 2021 dari sebuah Koran bisnis ternama itu.

Penghargaan demi penghargaan memang layak dia terima karena kinerja Bank Kalteng yang terus mengkilap di masa kepemimpinannya. Outstanding CEO Regional Bank 2021 dari Koran Bisnis Indonesia itu memang layak diraih sebagai hasil kerja keras Bank Kalteng di bawah komando Dias, mampu mempertahankan bahkan memperkuat bisnis perusahaan di tengah pandemi.

Pemimpin, ujar dia, harus pandai memilih bisnis secara tepat, serta melanjutkan rencana yang telah ditetapkan. “Ini yang menjadi tumpuan kita dalam menjalankan planning. Penghargaan ini adalah untuk seluruh karyawan bank Kalteng dan terima kasih atas kerja sama yang berjalan bagus selama ini,” pungkas Dias.

  • Baca juga: Fitur QRIS Hadir di Aplikasi Betang Mobile Bank Kalteng

Untuk diketahui, selama semester I/2021, Bank Kalteng mencatatkan pertumbuhan laba bersih tahun berjalan sebesar 5,06 persen pada Semester I/2021 menjadi senilai Rp154,25 miliar, naik Rp7,43 miliar dibandingkan dengan capaian di periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp146,82 miliar.

Hampir semua pos pendapatan mencatatkan kenaikan, yakni pendapatan bunga, pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi serta pendapatan nonoperasional. Perseroan tercatat berhasil menyalurkan kredit hingga mencapai Rp7,15 triliun hingga 30 Juni 2021 dengan kualitas kredit yang baik karena non-performing loan (NPL) baik gross dan net masing-masing berada pada 0,59 persen dan 0,28 persen. ***

Tags: Bank KaltengCEOFigurYayah Diasmono
 
 
 
 
 
Previous Post

Mengukur Dampak POJK 12/2021 pada Bank Syariah

Next Post

Pentingnya Kepemimpinan Tengah yang Efektif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Tebal

Srikandi di Benteng Finansial: Saat Kepemimpinan Intuisi dan Presisi Menjaga Marwah Otoritas

by Sandy Romualdus
10 Agustus 2026 - 20:17

Rupiah melonjak ke level Rp17.753 per dolar AS usai Surpres Gubernur BI diserahkan. Simak analisis lengkap rekam jejak Destry Damayanti...

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

by Sandy Romualdus
3 Juni 2026 - 22:47

Stabilitas.id – Panggung Global Startup Awards (GSA) 2026 di Valletta, Malta, pada 7–8 Mei 2026 menjadi saksi runtuhnya dominasi barat...

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

by Stella Gracia
12 Mei 2026 - 14:14

Stabilitas.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi mengumumkan nakhoda baru untuk memimpin perusahaan pembiayaan ultra mikro tersebut. Kindaris ditunjuk...

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

by Stella Gracia
21 April 2026 - 18:54

Stabilitas.id – Industri semen yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki kini memiliki wajah baru dalam kepemimpinannya. Reni Wulandari, seorang...

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

by Stella Gracia
21 Maret 2026 - 16:49

Stabilitas.id – Dunia usaha Indonesia berduka. Michael Bambang Hartono, salah satu pilar utama di balik imperium bisnis Djarum Group dan...

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

by Sandy Romualdus
12 Maret 2026 - 00:05

Stabilitas.id - Sejarah sering kali ditulis melalui langkah-langkah sunyi yang konsisten sebelum akhirnya meledak dalam sebuah panggung besar. Di lantai...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Pentingnya Kepemimpinan Tengah yang Efektif

Pentingnya Kepemimpinan Tengah yang Efektif

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance