• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Figur

Srikandi di Benteng Finansial: Saat Kepemimpinan Intuisi dan Presisi Menjaga Marwah Otoritas

by Sandy Romualdus
10 Agustus 2026 - 20:17
20
VIEWS
Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Tebal
0
SHARES
20
VIEWS

Rupiah melonjak ke level Rp17.753 per dolar AS usai Surpres Gubernur BI diserahkan. Simak analisis lengkap rekam jejak Destry Damayanti dan dampaknya bagi stabilitas ekonomi nasional.

Stabilitas.id – Layar perdagangan valuta asing pada penutupan perdagangan Senin sore (10/8/2026) memancarkan grafik yang mengesankan. Mata uang rupiah yang pada pembukaan perdagangan pagi berada di level Rp17.810 per dolar AS bergerak melonjak menguat tajam. Di pasar spot bursa transaksi finansial, rupiah ditutup melesat menguat hingga 0,71 persen ke posisi Rp17.753 per dolar AS. Respon afirmatif di lantai perdagangan ini terpicu langsung oleh kabar dari Kompleks Parlemen Senayan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyerahkan Surat Presiden (Surpres) ke pimpinan DPR RI. Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengajukan nama tunggal untuk memimpin otoritas moneter tertinggi di tanah air: Destry Damayanti.

  • Baca juga: Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Langkah Presiden mengajukan Destry sebagai Gubernur Bank Indonesia definitif menjadi jawaban yang dinantikan pasar. Sejak akhir Juli 2026, Destry telah memegang kendali sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya. Reaksi instan rupiah yang melonjak di sore hari menunjukkan betapa pasar mengabaikan potensi spekulasi. Pelaku industri perbankan, pasar modal, hingga investor internasional merespons dengan helaan napas lega. Penunjukan nama tunggal ini memberikan sinyal kepastian, keberlanjutan, dan independensi bagi bank sentral di tengah gelombang dinamika makroekonomi global.

Jejak Srikandi di Puncak Otoritas

BERITA TERKAIT

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

Posisi Makanan Halal RI Naik Peringkat Tiga Dunia, BI dan BPJPH Pacu Daya Saing UMKM

Pengajuan nama Destry oleh Presiden tak pelak menghadirkan kilas balik memori yang belum pudar di benak pelaku industri keuangan. Publik belum lupa bagaimana suksesi kepemimpinan berjalan mulus di lantai Gedung Soemitro Djojohadikusumo, markas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketika Mahendra Siregar mengundurkan diri dari kursi Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi—atau yang akrab disapa Bu Kiki—yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, langsung mengambil alih kendali sebagai Pjs.

Tak lama berselang, Kiki resmi dikukuhkan sebagai nakhoda OJK untuk periode 2026–2031. Pengukuhan tersebut mencatatkan sejarah baru sebagai perempuan pertama yang memimpin lembaga regulator yang mengawasi aset perbankan, pasar modal, hingga aset kripto nasional.

Kini, pola suksesi yang matang dan bermartabat itu berulang di Jalan MH Thamrin. Dari seorang Pejabat Sementara yang menjamin fungsi otoritas tetap solid tanpa interupsi, Destry diajukan menjadi gubernur definitif. Fenomena ini menegaskan sebuah pesan filosofis bagi arsitektur keuangan Indonesia: suksesi di puncak otoritas tidak lagi diwarnai oleh drama politik yang menggoncang pasar, melainkan didasarkan pada kompetensi, kontinuitas teknokratis, dan pembuktian kapasitas.

Kehadiran Kiki di OJK dan pengajuan Destry di BI membawa narasi bahwa kepemimpinan perempuan di puncak benteng stabilitas finansial Indonesia bukan lagi sebuah pengecualian, melainkan manifestasi dari keunggulan kapabilitas.

Rekam Jejak Tanpa Celah 

Rasa percaya yang diperlihatkan pasar uang pada sore hari lahir dari perjalanan karier Destry yang utuh di seluruh lanskap perekonomian nasional. Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan pemegang gelar Master of Science dari Cornell University ini mengawali kariernya di lorong akademis sebagai Peneliti di Harvard Institute for International Development (HIID) serta LPEM FEUI. Penguasaan teoritis makronya kian tajam saat ia menjadi Senior Economic Adviser untuk Kedutaan Besar Inggris.

Insting dan pemahamannya akan denyut pasar finansial teruji nyata ketika ia memasuki ranah riset swasta sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas hingga menduduki posisi Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Berada di garda depan analisis perbankan dan pasar modal membuatnya sangat memahami psikologi investor domestik maupun internasional.

  • Baca juga: ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

Pengalaman tersebut makin lengkap saat ia dipanggil memperkuat sektor publik sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Staf Khusus Menteri Keuangan, hingga dipercaya menjadi Ketua Panitia Seleksi KPK. Jam terbang di lembaga regulator kian matang sejak ia dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 2019. Perpaduan antara kedalaman akademis, pemahaman mikro perbankan, insting pasar modal, dan reputasi regulasi publik inilah yang menjadi pertimbangan mendasar Presiden memilihnya sebagai pengawal utama stabilitas moneter.

Inovasi Kepemimpinan

Selama berkiprah di Bank Indonesia, Destry membuktikan bahwa kepemimpinannya mengedepankan terobosan yang relevan dengan tantangan zaman. Di bawah viksasi kepemimpinannya, BI melahirkan instrumen pendalaman pasar uang valuta asing yang krusial, seperti Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI). Gebrakan instrumen ini terbukti efektif menarik aliran modal asing (capital inflow) dan berfungsi sebagai perisai penahan volatilitas nilai tukar rupiah di saat pasar finansial global dilanda ketidakpastian.

Selain mengarsiteki instrumen moneter canggih, ia juga menjadi penggerak utama dalam akselerasi digitalisasi sistem pembayaran nasional, perluasan pembiayaan hijau berbasis ekonomi sirkular, hingga program inovasi pengembangan wirausaha syariah bagi generasi muda. Kepemimpinannya menggabungkan ketegasan regulasi moneter dengan dorongan inklusi ekonomi yang menjangkau sektor riil.

Maternal Authority

Di luar ketajaman analisis teknokratisnya, Destry membawa gaya kepemimpinan keibuannya yang hangat namun tegas (maternal authority). Kebijakan moneter baginya tidak pernah diletakkan sebagai sekumpulan rumus matematika yang dingin dan kaku. Dengan kemampuan komunikasi publik yang inklusif dan empatik, ia mampu menerjemahkan kebijakan suku bunga dan stabilisasi rupiah yang rumit menjadi narasi yang membawa ketenangan bagi masyarakat luas.

Prinsip kepemimpinannya berakar pada filosofi yang selalu ia pegang teguh sepanjang karirnya:

“Kebijakan moneter pada hakikatnya bukan sekadar kalkulasi matematis atas angka inflasi dan tingkat suku bunga, melainkan seni mengelola harapan, menghadirkan rasa aman, dan merawat kepercayaan publik.”

Ia meyakini bahwa kepemimpinan sejati di sektor keuangan adalah kemampuan untuk berdiri teguh dan tenang di tengah badai ketidakpastian. Bagi Destry, pasar yang stabil tidak akan pernah dibangun dari gertakan kebijakan, melainkan dari konsistensi, transparansi, serta empati terhadap apa yang dirasakan oleh para pelaku ekonomi di lapangan.

  • Baca juga: Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

Lompatan rupiah yang menguat signifikan di sore hari saat pengumuman Surpres diserahkan menjadi bukti validasi pasar. Di tengah lautan ketidakpastian global, Indonesia kini menatap masa depan sektor keuangannya dengan rasa percaya yang tinggi—dikawal oleh figur-figur tangguh yang memadukan presisi analisis, integritas tanpa celah, dan intuisi pengayoman yang menenangkan.***

Tags: Bank IndonesiaCalon Gubernur BIDestry DamayantiGubernur Bank IndonesiaPenguatan RupiahPresiden Prabowo SubiantoSurat Presiden BISurpres Gubernur BI
 
 
 
 
 
Previous Post

Sokong Pengembangan Talenta Digital, BNI Tautkan Solusi Keuangan dengan Prasetiya Mulya

Next Post

Fundamental Diklaim Solid, PT Dua Kuda Indonesia Dorong Mekanisme Going Concern

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:45

OJK menjatuhkan denda rekor total Rp2,1 triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN atas pelanggaran manipulasi pasar dan penjatahan semu penawaran...

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Buka Lapak Kuliner Nusantara di Ajang Balap Dunia

Kenalkan Tokenisasi Aset Riil di Unair: OJK Minta Mahasiswa Cermati Prinsip 2L dan Hindari FOMO

by Stella Gracia
14 Oktober 2026 - 09:08

OJK menggelar Digital Financial Literacy 2026 di Unair Surabaya untuk mengedukasi mahasiswa mengenai peluang tokenisasi RWA dan prinsip investasi 2L....

Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

Indonesia Tuan Rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali: Bahas Risiko Kripto hingga Komputasi Kuantum Perbankan

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 23:01

OJK dan BI menjadi tuan rumah BCBS–ICBS 2026 di Bali, mempertemukan 300 pengawas bank dari 60 negara guna membahas risiko...

Meruntuhkan Sekat Laboratorium: Saat Perempuan Memimpin Gelombang Inovasi Digital

Meruntuhkan Sekat Laboratorium: Saat Perempuan Memimpin Gelombang Inovasi Digital

by Sandy Romualdus
12 Oktober 2026 - 11:36

BI dorong talenta digital perempuan lewat ajang PIDI di FEKDI x IFSE 2026. Destry Damayanti tegaskan perempuan harus bertransformasi jadi...

Sekali Pindai Lintas Samudra: Langkah Berani QRIS Menguasai Pasar Pembayaran Antarnegara

Sekali Pindai Lintas Samudra: Langkah Berani QRIS Menguasai Pasar Pembayaran Antarnegara

by Sandy Romualdus
12 Oktober 2026 - 11:33

BI luncurkan Indonesia Travel Pack 2026 dan perkuat QRIS Antarnegara di FEKDI x IFSE. Transaksi tembus Rp6,2 triliun, dorong belanja...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Fundamental Diklaim Solid, PT Dua Kuda Indonesia Dorong Mekanisme Going Concern

Fundamental Diklaim Solid, PT Dua Kuda Indonesia Dorong Mekanisme Going Concern

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance