• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home BUMN

Garuda Anggarkan Rp 1,43 T Untuk 18 Pesawat Baru

oleh Sandy Romualdus
13 Januari 2012 - 00:00
3
Dilihat
Garuda Anggarkan Rp 1,43 T Untuk 18 Pesawat Baru
0
Bagikan
3
Dilihat

Jakarta – PT Garuda Indonesia Tbk (GA) berencana memperkuat armadanya dengan menambah 18 pesawat baru di tahun ini. Aksi korporasi tersebut berkaitan dengan proses peremajaan pesawat-pesawat GA, di samping untuk memperdalam penetrasi jumlah penumpang.

Menurut Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, dengan penambahan sekitar 18 pesawat baru maka total armada yang siap melayani rute perjalanan penumpang menjadi 105 pesawat. "Dalam rencana kerja tahun 2012 ini, kami akan menambah jumlah pesawat sebanyak 18 pesawat. Rencananya, kami akan membeli jenis pesawat Airbus 300-200," kata Emirsyah Satar dalam pemaparan publiknya di Jakarta, Kamis, (12/1).

Dijelaskan Emirsyah, tahun ini, perseroan menargetkan dapat mengangkut jumlah penumpang sebanyak 22 juta penumpang atau lebih tinggi sebesar 30 persen dibanding tahun 2011 sebanyak 17,1 juta penumpang. Selain itu, perseroan juga akan meremajakan usia pesawatnya dari umur 6,5 tahun di tahun 2011 menjadi 5,8 tahun di tahun ini.

BERITA TERKAIT

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

"Pesawat-pesawat yang telah berusia tua akan dikembalikan ke perusahaan leasing (lesior) atau menjualnya. Sebagai gantinya, kami datangkan pesawat baru dan membeli pesawat-pesawat yang berusia muda," katanya.

Adapun investasi yang disipakan untuk menambah jumlah pesawat baru tersebut, kata Emirsyah, perseroan telah menyiapkan dana belanja modal tahun ini sebesar Rp1,433 triliun. Dana tersebut bersumber dari kas internal perseroan. Di samping untuk membeli pesawat baru tersebut, belanja modal ini juga akan digunakan untuk biaya operasional perusaan.

"Upaya-upaya kerja ini ditujukan untuk peningkatan pendapatan perusahaan. Kami menargetkan terjadi kenaikan pendapatan di tahun ini sebesar 21 persen dari pencapaian pendapatan di tahun 2011 sebesar Rp27,1 triliun.

Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan juga menambahkan, ada beberapa manfaat yang diperoleh perseroan dengan penggunaan pesawat baru. Salah satunya, mempermudah pengoperasian karena Garuda hanya akan mengoperasikan armada B737-800NG, Airbus A330, dan Boeing 999.

Selain itu, dari sisi biaya juga akan lebih murah karena konsumsi bahan bakar yang lebih efisien dan biaya perawatannya lebih murah. "Dari sisi kepuasan konsumen, kami akan mendapatkan pesawat yang interiornya dan perlengkapan lebih modern," tutur Elisa.

Rencananya, kata Elisa, Garuda akan membuka rute intrenasional baru ke India dan Taiwan . Untuk domestik perusahaan ini melirik rute ke Jakarta-Gorontalo dan penambahan frekuensi di jalur-jalur yang sudah ada. Khusus rute Jakarta-Amsterdam, hingga saat ini tercatat masih merugi.

Selain pembelian pesawat, Emirsyah lebih lanjut mengatakan perseoran juga berencana akan membayar utang perusahaan sebesar 131 juta dollar AS. Dengan pelunasan utang tersebut, utang perusahaan akan menjadi sebesar 400 juta dollar AS. "Posisi utang perseroan hingga akhir tahun 2011 sebesar 512 juta dollar AS. Kami akan melunasi sebagian utang tersebut sebesar 131 juta dollar AS," kata Emirsyah.

Menurut Emirsyah, pelunasan utang ini seiring dengan kinerja positif yang diraih perusahaan di tahun 2011. "Dengan pelunasan utang tersebut tentu akan mengurangi beban usaha perusahaan. Kami optimis akan terus meraih kinerja positif di tahun ini," tandasnya.

Dari laporan tahunan sebelum diaudit, GA meraih pendapatan di tahun 2011 sebesar Rp27,1 triliun atau naik sebesar 39 persen dibanding tahun 2010 sebesar 19,5 persen. Jumlah penumpang GA juga mengalami lonjakan menjadi 17,1 juta penumpang.

 
 
 
 
Sebelumnya

Masih Harap-Harap Cemas

Selanjutnya

BI: Tak Ada Tanda-tanda Overheating

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

oleh Sandy Romualdus
17 Februari 2026 - 13:51

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama anak usahanya, BNI Ventures, memperkuat komitmen keberlanjutan melalui peluncuran...

Jasa Marga Kenalkan Ekosistem Travoy di IIMS 2026, Siap Kawal Mudik Lebaran

Jasa Marga Kenalkan Ekosistem Travoy di IIMS 2026, Siap Kawal Mudik Lebaran

oleh Stella Gracia
12 Februari 2026 - 12:08

Stabilitas.id — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memperkenalkan ekosistem aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) dalam ajang Indonesia International...

Bangkit dari PHK, UMKM Binaan BRI Rolly Bakery Tembus Pasar Global

Bangkit dari PHK, UMKM Binaan BRI Rolly Bakery Tembus Pasar Global

oleh Stella Gracia
11 Februari 2026 - 12:47

Stabilitas.id — Berawal dari pemutusan hubungan kerja (PHK), Natali berhasil membangun usaha roti dan kue kering rumahan bernama Rolly Bakery...

Permudah Pembayaran, BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap

Permudah Pembayaran, BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap

oleh Stella Gracia
9 Februari 2026 - 09:07

JAKARTA, Stabilitas.id – Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperluas kemudahan transaksi digital untuk mendukung mobilitas harian masyarakat Jakarta melalui pengembangan...

BNI Dorong Edukasi Lingkungan, Fondasi Keberlanjutan Aksi Bersih Pantai di Bali

BNI Dorong Edukasi Lingkungan, Fondasi Keberlanjutan Aksi Bersih Pantai di Bali

oleh Sandy Romualdus
8 Februari 2026 - 14:34

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan upaya menjaga lingkungan tidak cukup dilakukan melalui satu kali...

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai, Perkuat TPS3R Sekar Tanjung di Bali

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai, Perkuat TPS3R Sekar Tanjung di Bali

oleh Sandy Romualdus
7 Februari 2026 - 18:43

Stabilitas.id — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) melanjutkan aksi bersih Pantai Mertasari, Bali, dengan menyalurkan bantuan sarana pengelolaan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Biar Outsourcing Tak Lagi Bikin Pusing

Biar Outsourcing Tak Lagi Bikin Pusing

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance