• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

IHSG Awali 2026 dengan Reli, Asing Catat Inflow Rp1,1 Triliun

by Stella Gracia
5 Januari 2026 - 09:58
43
VIEWS
IHSG Awali 2026 dengan Reli, Asing Catat Inflow Rp1,1 Triliun
0
SHARES
43
VIEWS

Stabilitas.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan tahun 2026 dengan penguatan signifikan. Pada hari perdagangan pertama tahun ini, IHSG dibuka menguat 1,17% ke level 8.748,13, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek pasar saham Indonesia.

Chief Economist IQI Global Shan Saeed menilai lonjakan indeks di awal tahun menjadi sinyal positif bagi sentimen investor, sekaligus menetapkan nada optimistis untuk pasar sepanjang 2026.

  • Baca juga: Tahan Banting Hadapi Gejolak Global, OJK Catat Kredit Bank Tembus Rp9.135 Triliun

“Pasar saham Indonesia telah memberikan sinyal yang sangat jelas. Pada hari perdagangan pertama 2026, IHSG melonjak 1,17% ke level 8.748,13, dan ini menetapkan nada optimistis untuk tahun yang berpotensi menjadi tahun terobosan,” kata Shan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (2/1).

BERITA TERKAIT

Tahan Banting Hadapi Gejolak Global, OJK Catat Kredit Bank Tembus Rp9.135 Triliun

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

Saham Blue Chip dan Komoditas Jadi Pemain Utama, Ini Top 10 Saham Pilihan Mandiri Sekuritas

Surplus Neraca Dagang RI Menyusut Jadi US$90 Juta Akibat Lonjakan Impor

Menurutnya, penguatan tersebut memperkuat keyakinan bahwa Indonesia memasuki 2026 dengan fondasi fundamental yang solid, didukung membaiknya sentimen global dan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko.

Shan menambahkan, prospek pasar saham Indonesia ke depan dinilai semakin menarik. Konsensus pasar saat ini memperkirakan potensi kenaikan IHSG sebesar 8–10% sepanjang 2026, ditopang oleh permintaan domestik yang tetap tangguh dan meningkatnya kepercayaan investor.

  • Baca juga: JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

Dari sisi valuasi, Shan menilai pasar saham Indonesia masih berada di bawah rata-rata historis, sehingga relatif atraktif bagi investor global. “Bagi investor global yang selektif, Indonesia semakin menjadi pilar utama pasar berkembang dengan kualitas tinggi,” ujarnya.

Optimisme tersebut sejalan dengan pandangan Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro yang melihat penguatan IHSG sebagai bagian dari reli regional Asia. Ia mencatat IHSG naik sekitar 1,2% ke level 8.748, seiring dengan penguatan bursa saham Asia yang dipicu oleh aksi beli kembali saham setelah profit taking pada akhir 2025.

Dari sisi makroekonomi, Andry menilai kondisi domestik masih terjaga. PMI manufaktur Indonesia memang melandai ke level 51,2 pada Desember 2025, namun tetap berada di zona ekspansi, dengan permintaan domestik sebagai penopang utama.

Sementara itu, dari sisi aliran dana, investor asing tercatat membukukan arus masuk bersih sekitar Rp1,1 triliun ke pasar saham. Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun turun ke level 6,05%.

  • Baca juga: Saham Blue Chip dan Komoditas Jadi Pemain Utama, Ini Top 10 Saham Pilihan Mandiri Sekuritas

“Kombinasi penguatan pasar saham, masuknya dana asing, dan penurunan yield obligasi mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap stabilitas makro Indonesia,” ujar Andry.

Dengan dukungan kebijakan yang dinilai kredibel, permintaan domestik yang solid, serta valuasi pasar yang masih atraktif, Indonesia dipandang memulai 2026 dari posisi yang kuat. Menurut Andry, kondisi tersebut memperkuat persepsi Indonesia sebagai tujuan investasi utama di Asia Tenggara, tidak sekadar reli jangka pendek, melainkan fase penguatan pasar yang lebih berkelanjutan. ***

Tags: ekonomi Indonesia 2026IHSG 2026inflow asingkepercayaan investorpasar saham Indonesiavaluasi saham Indonesiayield obligasi 10 tahun
 
 
 
 
 
Previous Post

LPDB Koperasi Salurkan Dana Bergulir Rp1,7 Triliun Sepanjang 2025, Lampaui Target

Next Post

Manufaktur Dorong Ekonomi Singapura Tumbuh 5,7% pada Akhir 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

Jaga Rasionalitas Pasar, OJK dan BEI Serap Masukan Pelaku Pasar Modal

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 08:43

OJK dan SRO menggelar dialog konsolidasi bersama pelaku pasar modal, analis, dan finfluencer guna memperkuat integritas pasar dan rasionalitas investor....

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:53

Hans Kwee menilai bursa RI mustahil turun kelas ke Standalone Market di tengah pendapatan emiten kuartal II/2026 yang tumbuh 13,31...

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 19:45

OJK menjatuhkan denda rekor total Rp2,1 triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN atas pelanggaran manipulasi pasar dan penjatahan semu penawaran...

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 11:34

MSCI mengusulkan penurunan status bursa saham Indonesia langsung ke Standalone Market akibat isu transparansi free float dan dugaan transaksi terkoordinasi....

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 10:33

Rupiah terperosok ke level Rp18.000 per dolar AS bersamaan dengan trading halt IHSG, Bank Indonesia gelar intervensi terpadu di pasar...

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 09:19

IHSG dibuka anjlok 8,01 persen ke level 5.393,92 pada Jumat (16/10/2026), memicu penghentian sementara perdagangan BEI akibat sentimen usulan MSCI...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Danantara Inisiasi DTIIF 2026, Tarik Modal Global dan Pacu Transformasi 6 Sektor Industri

Sasar Pekerja Muda, Bank BSN Rilis KPR DP 1 Persen dengan Tenor 40 Tahun

Masuk 3 Besar BUMN Layanan Terbaik, BRI Pacu Transformasi BRIVolution Reignite

Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

Dorong Generasi Muda Cermat Berfinansial, BRI Hadirkan Gerai CERDAS PeKA di FEB Unair

Dukung Pertumbuhan Korporasi, CIMB Niaga Rilis OCTOBIZ di Business Summit 2026

Jaga Rasionalitas Pasar, OJK dan BEI Serap Masukan Pelaku Pasar Modal

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Manufaktur Dorong Ekonomi Singapura Tumbuh 5,7% pada Akhir 2025

Manufaktur Dorong Ekonomi Singapura Tumbuh 5,7% pada Akhir 2025

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance