• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Surplus Neraca Dagang RI Menyusut Jadi US$90 Juta Akibat Lonjakan Impor

by Stella Gracia
3 Juni 2026 - 15:42
41
VIEWS
Kontribusi Fiskal Melejit, Pelindo Terminal Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara

default

0
SHARES
41
VIEWS

Stabilitas.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada April 2026 kembali membukukan surplus sebesar US$90 juta. Kendati performa ekspor masih berada di zona positif, angka surplus ini menyusut tajam dibandingkan dengan realisasi bulan sebelumnya.

Pencapaian pada April 2026 tersebut memperpanjang rekor impresif performa sektor eksternal nasional, di mana Indonesia berhasil mempertahankan tren surplus neraca perdagangan selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

  • Baca juga: Ekspor Lesu & Minyak Naik, Neraca Dagang RI Agustus Diproyeksi Defisit US$ 0,9 Miliar

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini memaparkan bahwa posisi surplus yang menipis ini dipicu oleh lonjakan aktivitas impor yang tumbuh signifikan, menahan laju akumulasi modal dari sektor ekspor.

BERITA TERKAIT

Ekspor Lesu & Minyak Naik, Neraca Dagang RI Agustus Diproyeksi Defisit US$ 0,9 Miliar

Tahan Banting Hadapi Gejolak Global, OJK Catat Kredit Bank Tembus Rp9.135 Triliun

Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Tegaskan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat

Defisit Transaksi Berjalan Terkendali 1,1% PDB, Investasi Langsung Asing Tetap Betah di Indonesia

Sepanjang April 2026, nilai ekspor Indonesia tercatat sebesar US$25,30 miliar. Namun, pada saat yang sama, kinerja impor melesat hingga menyentuh angka US$25,21 miliar.

“Pada April 2026, nilai impor mencapai US$25,21 miliar atau meningkat hingga 22,49%,” ungkap Pudji dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, dikutip Rabu (3/6/2026).

Tekanan Impor Gerus Akumulasi Surplus

  • Baca juga: Tahan Banting Hadapi Gejolak Global, OJK Catat Kredit Bank Tembus Rp9.135 Triliun

Sebagai perbandingan, posisi surplus pada April 2026 yang senilai US$90 juta tersebut mengalami kontraksi hebat jika disandingkan dengan performa Maret 2026 yang sempat mengamankan surplus jumbo sebesar US$3,32 miliar.

Akselerasi impor pada awal kuartal II/2026 ini berdampak langsung pada penurunan performa kumulatif tahun berjalan (year-to-date).

BPS mencatat secara kumulatif sepanjang periode Januari–April 2026, total surplus neraca perdagangan Indonesia berada di level US$5,64 miliar. Realisasi ini merosot hampir separuh dari capaian periode yang sama tahun lalu yang mampu mengantongi surplus sebesar US$11,07 miliar.

Implikasi Terhadap Transaksi Berjalan

Analis makroekonomi menilai menyusutnya surplus perdagangan ini menjadi sinyal pengetatan pada pos transaksi berjalan (current account). Kenaikan impor sebesar 22,49% mengindikasikan adanya peningkatan permintaan bahan baku dan barang modal domestik, namun di sisi lain memberi tekanan jangka pendek pada pasokan valuta asing.

  • Baca juga: Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Tegaskan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat

Meskipun demikian, keberlanjutan surplus selama 6 tahun terakhir ini diharapkan tetap menjadi bantalan (buffer) bagi ketahanan nilai tukar rupiah dan mempertebal cadangan devisa negara di tengah tingginya ketidakpastian geopolitik global.***

Tags: Data Impor BPSekonomi Indonesia 2026eksporImporKinerja Ekspor KomoditasNeraca Dagang April 2026Pudji Ismartini BPSSurplus Perdagangan IndonesiaTransaksi Berjalan
 
 
 
 
 
Previous Post

OJK Dorong Reformasi Asuransi 2026, Siapkan Skema Tiering Modal Minimum

Next Post

BPS: Kelompok Pangan dan Emas Pacu Laju Inflasi Tahunan ke Level 3,08%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 12:21

Survei Konsumen BI September 2026 mencatat IKK tetap optimis di level 118,1 di tengah kenaikan rasio belanja konsumsi masyarakat menjadi...

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Ekonomi RI Kuartal I/2026 Melesat 5,61%, Konsumsi Pemerintah dan Investasi Jadi Motor

BPS: Kelompok Pangan dan Emas Pacu Laju Inflasi Tahunan ke Level 3,08%

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance