• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Market

IHSG Tergelincir ke 6.308, Rupiah Tembus Rp17.900 Imbas Lonjakan Yield AS

by Sandy Romualdus
24 September 2026 - 22:04
14
VIEWS
Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow
0
SHARES
14
VIEWS

IHSG ditutup melemah 1,04% ke level 6.308,39 dan Rupiah anjlok ke Rp17.905/USD pada Kamis (24/9/2026), tertekan lonjakan yield AS dan aksi jual sektor material.

Stabilitas.id — Setelah sempat mencicipi rebound pada hari sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok ke zona merah pada akhir perdagangan sesi kedua, Kamis (24/9/2026). Indeks ditutup melemah signifikan sebesar 1,04% dan mendarat di level 6.308,39, membalikkan tren optimisme jangka pendek para investor.

  • Baca juga: IHSG Uji Area Kritis 6.460: Cek Peluang Rebound dan Rekomendasi 10 Saham Pilihan

Tekanan berat tidak hanya terjadi di pasar ekuitas, tetapi juga menular cepat ke pasar valuta asing. Mata uang Garuda harus rela terdepresiasi sebesar 0,62%, menyeret nilai tukar Rupiah jatuh menyentuh level Rp17.905 per dolar Amerika Serikat (AS).

Tekanan Yield AS dan Imbas Sektor Material

BERITA TERKAIT

IHSG Uji Area Kritis 6.460: Cek Peluang Rebound dan Rekomendasi 10 Saham Pilihan

Pasar Saham Masuki Kuartal Baru: Pantau Arah IHSG, Komoditas, dan Saham Rekomendasi

Market Briefing Hari Ini: Sinyal Window Dressing, Saham Energi Rebound, dan Uji Resisten 6.152

Menakar Transmisi Moneter, Efek Short Selling Jelang Window Dressing, dan Top 10 Saham

  • Baca juga: Pasar Saham Masuki Kuartal Baru: Pantau Arah IHSG, Komoditas, dan Saham Rekomendasi

Koreksi ganda pada IHSG dan Rupiah hari ini sangat didikte oleh gejolak eksternal, khususnya lonjakan tajam pada imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat (US Treasury). Kenaikan yield tersebut sukses memicu arus keluar likuiditas (capital outflow) dari emerging markets, mengerek nilai indeks dolar AS (DXY), dan mentransmisikan sentimen negatif yang sebelumnya telah mengoreksi bursa Wall Street.

Di bursa domestik, para pelaku pasar cenderung mengambil langkah rasionalisasi portofolio setelah pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) kemarin yang secara resmi menahan BI Rate di level 5,75%. Meski telah diantisipasi, keputusan tersebut tetap membuat para investor, terutama asing, menahan diri. Sehari sebelumnya, tercatat investor asing telah membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp460,78 miliar.

Secara sektoral, kejatuhan IHSG hari ini banyak disumbang oleh kinerja buruk sektor material dasar dan real estate. Aksi jual agresif pada saham-saham andalan di kedua sektor tersebut menjadi beban utama yang menyeret turun indeks. Tekanan tambahan juga datang dari saham-saham perbankan big caps yang mengalami koreksi di awal hingga pertengahan perdagangan.

  • Baca juga: Market Briefing Hari Ini: Sinyal Window Dressing, Saham Energi Rebound, dan Uji Resisten 6.152

Dengan Rupiah yang menembus kisaran Rp17.900/USD, biaya impor dan risiko utang valas korporasi diproyeksikan akan kembali membebani sentimen domestik pada akhir pekan ini.***

Editor: Sandy Romualdus
Tags: BI Rate 5.75%IHSG hari iniIHSG sesi 2Kurs Dolar ASnet sell asingpenutupan IHSGpergerakan Rupiahsaham material dasarsaham real estatestabilitas pasar modal.Wall Streetyield obligasi AS
 
 
 
 
 
Previous Post

Preseden Buruk Iklim Investasi: Aset Rp200 Miliar Diobral Rp16 Miliar Lewat Celah Hukum Kepailitan

Next Post

OJK Dorong Penerapan Tokenisasi Aset, Regulatory Sandbox Siap Masuk Fase Implementasi Penuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Astra (ASII) Tebar Dividen Rp32,7 Triliun, Sisa Rp292 Per Saham Cair 25 Mei 2026

Laba Turun 19 Persen: Astra Tetap Guyur Dividen Interim Rp3,9 Triliun di Tengah Buyback Jumbo

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 14:16

Astra International siap menyalurkan dividen interim 2026 senilai Rp3,9 triliun atau Rp98 per saham di tengah realisasi buyback jumbo Rp8...

Hari Batik Nasional 2026, BNI Kerek Daya Saing UMKM Kriya Menuju Kancah Global

HUT ke 28, Bank Mandiri Guyur Investor dengan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

by Stella Gracia
2 Oktober 2026 - 13:45

Memperingati HUT ke 28, Bank Mandiri membagikan dividen interim Rp6,16 triliun. Kinerja solid ini ditopang lonjakan penyaluran kredit sebesar 17,6...

Hari Ini BEI Mulai Pencatatan Obligasi Tiga Emiten

Pemodal Asing Tarik Dana Jelang Akhir Pekan, IHSG Terpuruk ke Zona Merah Sesi Pagi

by Stella Gracia
2 Oktober 2026 - 11:41

Laju IHSG melemah 0,35 persen ke level 6.439 pada sesi pertama Jumat (2/10/2026). Aksi jual bersih asing pada saham perbankan...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

IHSG Uji Area Kritis 6.460: Cek Peluang Rebound dan Rekomendasi 10 Saham Pilihan

by Sandy Romualdus
2 Oktober 2026 - 08:48

IHSG berpeluang rebound menguji level 6.540–6.580 di tengah pengawalan ketat kurs rupiah dan tingginya harga komoditas energi global. Stabilitas.id — Indeks...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

IHSG Tertahan di Zona Merah Sesi I: Tekanan Jual Asing Bebani Saham Perbankan

by Stella Gracia
1 Oktober 2026 - 12:41

IHSG melemah ke level 6.439 (-0,35%) pada sesi I akibat aksi jual bersih asing pada saham perbankan dan sikap hati-hati...

Hari Ini BEI Mulai Pencatatan Obligasi Tiga Emiten

Pasar Saham Masuki Kuartal Baru: Pantau Arah IHSG, Komoditas, dan Saham Rekomendasi

by Stella Gracia
1 Oktober 2026 - 06:41

IHSG rawan berkonsolidasi di rentang 6.013–6.196 pada awal kuartal IV/2026 di tengah penguatan rupiah ke Rp17.884 per dolar AS. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kerek Cuan Penenun Baduy, BCA Promosikan Wastra Ramah Lingkungan ke Nasabah Kaya

Ubah Sampah Jadi Biogas: DPRD DKI Apresiasi Inovasi Biodigester Bank Jakarta di Rusunawa Rorotan

Inflasi September 2026 Terjaga 3,28 Persen: Bank Indonesia Kunci Target Sasaran 2,5 Persen

Laba Turun 19 Persen: Astra Tetap Guyur Dividen Interim Rp3,9 Triliun di Tengah Buyback Jumbo

Tercepat Sejak Pandemi: Ekonomi Vietnam Tumbuh 9,95 Persen di Kuartal III/2026

Tawarkan 76 Proyek Strategis: Pemerintah Buka Peluang Investasi KPBU Senilai US$63 Miliar

Guyur Stimulus Rp31 Triliun: Prabowo Siapkan Bansos Beras, BSU, dan Diskon Pajak

Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

Targetkan 5 Bank Syariah Jumbo pada 2027: OJK Dorong Konversi dan Wajibkan Merger Bank Kecil

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
OJK Dorong Penerapan Tokenisasi Aset, Regulatory Sandbox Siap Masuk Fase Implementasi Penuh

OJK Dorong Penerapan Tokenisasi Aset, Regulatory Sandbox Siap Masuk Fase Implementasi Penuh

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance