Stabilitas.id — PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. memperkuat penetrasi produk pasar modal syariah dengan meluncurkan program “Investasi Insight, Berkah Dunia & Akhirat”. Melalui inisiatif ini, nasabah tidak hanya mengejar imbal hasil (return), tetapi juga berkontribusi dalam program sosial pemberangkatan umrah bagi masyarakat dhuafa.
Dalam program ini, Bank Muamalat berkolaborasi dengan PT Insight Investments Management (PT IIM) sebagai Manajer Investasi dan FUNDtastic sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD). Produk andalan yang ditawarkan adalah Reksa Dana Insight Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund).
Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, menjelaskan bahwa nasabah dapat mulai berinvestasi dengan nominal yang sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp100.000. Setiap partisipasi nasabah akan disisihkan untuk dana sedekah pemberangkatan umrah jemaah dhuafa yang inspiratif.
BERITA TERKAIT
“Konsep ini menjadikan aktivitas investasi sebagai sarana berbagi. Investasi syariah bukan semata soal angka, tetapi bagaimana harta yang dikelola dapat membawa maslahat dan nilai ibadah,” ujar Ricky dalam keterangan resmi, Selasa (17/2/2026).
Spesifik untuk tahun ini, jemaah dhuafa yang terpilih dijadwalkan akan berangkat ke Tanah Suci pada 1 Ramadan 1447 Hijriah. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang telah memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya namun memiliki keterbatasan finansial untuk beribadah umrah.
Direktur PT IIM, Ria M. Warganda, menambahkan bahwa produk I-Hajj Syariah Fund dirancang untuk membantu nasabah merencanakan target keuangan secara terstruktur. Ia optimistis sinergi ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap instrumen investasi syariah yang aman dan inklusif.
Guna menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas, Direktur Utama FUNDtastic+ Eri Primaria memastikan kemudahan akses pembelian produk melalui jaringan Bank Muamalat.
Integrasi digital menjadi kunci utama, di mana nasabah dapat melakukan pendaftaran, pembelian, hingga pemantauan kinerja investasi secara real-time melalui aplikasi Muamalat DIN (MDIN). Nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang untuk mulai berinvestasi sekaligus bersedekah.
Melalui kolaborasi strategis ini, Bank Muamalat berharap dapat terus meningkatkan literasi investasi syariah di Indonesia, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa profit finansial dapat berjalan beriringan dengan dampak sosial yang luas. ***






.jpg)










