• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Internasional

Kemendag Percepat Implementasi Teknologi CAS

oleh Stella Gracia
16 Januari 2020 - 12:23
16
Dilihat
Kemendag Percepat Implementasi Teknologi CAS
0
Bagikan
16
Dilihat

JAKARTA, STabilitas– Kementerian Perdagangan mempercepat implementasi teknologi mesin penyimpanan produk hortikultura (controlled atmosphere storage/CAS) untuk akselerasi penerapan sistem resi gudang (SRG) bawang merah di Brebes, Jawa Tengah. Implementasi dilakukan sesuai dengan amanah Undang-Undang No 9 Tahun 2011 tentang Sistem Resi Gudang.

“Implementasi teknologi CAS dilakukan untuk menjaga komposisi kandungan udara dan kualitas produk bawang merah dalam waktu yang lama. Teknologi CAS mengurangi kandungan O2, CO2, N2, dan ethylene guna memperlambat penuaan komoditas yang disimpan di dalam gudang SRG,”ujar Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Tjahya Widayanti.

  • Baca juga: Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Menurut Tjahya, penggunaan teknologi CAS merupakan penerapan teknologi 4.0 berupa sistem kontrol dengan mengondisikan kandungan udara pada sistem gudang SRG. “Implementasi tersebut merupakan salah satu upaya Kemendag dalam berinovasi menerapkan teknologi 4.0 pada SRG untuk penyimpanan produk bawang merah,”jelasnya.

BERITA TERKAIT

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Berburu 380 Debitur Mikro, Menolak Godaan Kerja Sama Gelap Lintah Darat

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Ironi Dana Daerah Rp195,2 Triliun: Tertidur di Bank Saat Ekonomi Butuh Stimulus

Selain menggunakan teknologi CAS, gudang SRG dilengkapi dengan berbagai fasilitas, di antaranya kantor pengelola gudang, ruang jaga, tempat parkir, toilet, tempat sandar dan bongkar muat, instalasi dan saluran air, instalasi listrik dan generator, kopel, serta gudang utama.

“Gudang SRG dipersiapkan untuk menampung bawang merah yang telah memenuhi standar atau kualitas yang telah ditetapkan dari para petani saat panen raya. Saat ini, gudang SRG sudah siap menampung bawang merah di wilayah Brebes dan sekitarnya,”imbuh Tjahya.

  • Baca juga: Gugatan Monopoli Berita Online Ditolak, Hakim AS Menangkan Google

Di samping itu, lanjut Tjahya, gudang SRG membutuhkan pengelola gudang yang profesional, kompeten, dan handal. Pengelola gudang SRG memegang peranan penting dalam mendorong optimalisasi pemanfaatan SRG oleh para petani.

“Pemberian nilai tambah dan layanan jasa pengelola gudang akan menjadi daya tarik SRG, sehingga SRG tidak hanya sekadar tunda-jual. Pengelola gudang diharapkan mampu mengelola dan mengatur gudang SRG dengan baik sehingga gudang SRG mampu menjadi stabilisator harga bawang merah di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya,”tutur Tjahya.

Tjahya menambahkan, untuk keperluan pengujian mutu bawang, Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Jawa Tengah akan menjadi Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) Uji Mutu SRG bawang. LPK berperan menentukan jenis bawang merah yang memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan untuk bisa mengisi gudang SRG di wilayah Brebes.

  • Baca juga: Sinyal Hawkish The Fed Membingungkan Pasar, Keputusan Suku Bunga September Bergantung Data Inflasi

Gudang SRG Brebes merupakan milik Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes. Gudang ini terletak di Jalan Raya Klampok, Ruko Pasar Bawang, Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kapasitas gudang SRG sebanyak 60 ton yang terdiri dari lima kopel dengan masing masing kopel mempunyai kapasitas sebanyak 12 ton.

“Gudang SRG diharapkan mampu mengamankan pasokan kebutuhan bawang merah sebelum panen raya atau menjadi gudang keperluan ekspor,” pungkas Tjahya.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Industri TPT Jadi Sektor Strategis dan Prioritas

Selanjutnya

Citi Infonesia Raih Dua Penghargaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Deeskalasi Timur Tengah: Trump Tangguhkan Serangan, Iran Ajukan Proposal 10 Poin

Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

oleh Stella Gracia
14 September 2026 - 14:48

Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengambil alih kendali minyak Iran mengadopsi skenario kesepakatan Venezuela, di tengah memanasnya konflik Selat...

Gugatan Monopoli Berita Online Ditolak, Hakim AS Menangkan Google

Gugatan Monopoli Berita Online Ditolak, Hakim AS Menangkan Google

oleh Stella Gracia
14 September 2026 - 14:03

Hakim Distrik AS, Amit Mehta, menolak gugatan antitrust dari penerbit berita Arkansas yang menuduh Google memonopoli pasar berita online dan...

Inflasi di Atas Target, The Fed Didesak Tunda Akselerasi Pemangkasan Suku Bunga

Sinyal Hawkish The Fed Membingungkan Pasar, Keputusan Suku Bunga September Bergantung Data Inflasi

oleh Stella Gracia
5 September 2026 - 14:09

Deputi Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan arah suku bunga September sangat bergantung pada data inflasi Agustus. Pasar pangkas probabilitas...

Laporan LSEG: Saham Sektor Hijau Melesat, Margin Keuntungan Lampaui Pasar Global

Laporan LSEG: Saham Sektor Hijau Melesat, Margin Keuntungan Lampaui Pasar Global

oleh Sandy Romualdus
28 Agustus 2026 - 11:23

Laporan LSEG mencatat nilai pasar ekonomi hijau global menembus US$10 triliun, menjadikannya sektor terbesar ketiga di dunia melampaui sektor kesehatan....

Ekonomi RI Kuartal I/2026 Melesat 5,61%, Konsumsi Pemerintah dan Investasi Jadi Motor

Pasar Properti Rebound: Volume Investasi Hotel Asia Pasifik Catat Kinerja Terbaik dalam 7 Tahun

oleh Stella Gracia
26 Agustus 2026 - 10:51

Transaksi hotel Asia Pasifik Semester I-2026 tembus US$ 6,8 miliar (naik 54%), tertinggi sejak 2019 disokong pasar Jepang, Tiongkok, &...

Laba AI Naik tapi Saham Terkoreksi? ECB Buka-Bukaan Paradoks Risiko Pasar Keuangan

Laba AI Naik tapi Saham Terkoreksi? ECB Buka-Bukaan Paradoks Risiko Pasar Keuangan

oleh Stella Gracia
24 Agustus 2026 - 22:28

Ekonom Bank Sentral Eropa (ECB) ingatkan risiko koreksi saham teknologi AI global. Lonjakan valuasi dinilai mirip pola bubble dot-com dan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Estafet Mendadak di Lapangan Banteng: Suahasil Nazara Naik Kelas Pegang Kendali Fiskal

Berburu 380 Debitur Mikro, Menolak Godaan Kerja Sama Gelap Lintah Darat

Banjir Modal Asing dan Benteng Fiskal di Tengah Gejolak Global

Ironi Dana Daerah Rp195,2 Triliun: Tertidur di Bank Saat Ekonomi Butuh Stimulus

Ambisi Trump di Ladang Emas Hitam: Bayang-Bayang Skenario Venezuela di Tanah Persia

Nakhoda Baru di Tubuh SMF: Manuver Purbaya Susun Ulang Barisan Direksi

Benteng Devisa Menuju US$ 147,5 Miliar: Gubernur BI “Menagih” Kemenkeu di Senayan

Lelang SUN Rp32 Triliun, Panggung Pertaruhan Yield di Kuartal Ketiga

Satu Tahun Kemudi Fiskal Purbaya: Taruhan Ratusan Triliun Mendobrak Stagnasi

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Citi Infonesia Raih Dua Penghargaan

Citi Infonesia Raih Dua Penghargaan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance