JAKARTA, Stabilitas.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar “Wonderful Indonesia Co-Branding Forum 2022”. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengembangkan dan memperkuat promosi serta pemasaran sektor parekraf Indonesia bersama para mitra co-branding.
Plt. Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani dalam keterangannya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari arahan Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno terkait pengimplementasian aspek inovasi, adaptasi dan kolaborasi yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2011 mengenai Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional; yaitu pengembangan pasar, pembangunan citra, promosi, dan kemitraan.
“Forum ini diharapkan terus menghangatkan semangat untuk berkolabor-aksi, sekaligus menggali ide-ide program dari setiap mitra co-branding bersama Wonderful Indonesia,” kata Ni Wayan Giri.
BERITA TERKAIT
Acara ini diharapkan dapat semakin memperkuat branding “Wonderful Indonesia” sebagai identitas pariwisata dan ekonomi kreatif bangsa dan menjadi symbol kebangkitan industri yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Program Wonderful Indonesia Co-Branding ini memiliki peranan penting dalam meningkatkan brand awareness dan recognition Wonderful Indonesia yang merupakan brand pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” katanya.
Giri melanjutkan, salah satu dampak dari melesatnya peringkat Indonesia dalam Travel dan Tourism Development Index (TTDI) 2021 yang merupakan referensi untuk penilaian kinerja industri pariwisata dari sebuah negara.
Berdasarkan laporan TTDI yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF), Indonesia berada di peringkat 32 di atas negara tetangga seperti Thailand (36) dan Malaysia (38), di mana pada salah satu indikator individual yaitu Country Branding Strategy Indonesia berada di peringkat ke-25.
“Di era kenormalan baru membutuhkan adaptasi yang tinggi untuk menghadapi berbagai tantangan yang mungkin tidak terbayangkan. Untuk itu kolaborasi yang berujung kepada kolabor-aksi menjadi penting, dan ini harus didukung oleh inovasi-inovasi program yang menarik,” tutup Ni Wayan Giri***





.jpg)










