JAKARTA, Stabilitas– Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemenlu) menggandeng Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank dalam rangka mendukung pelaksanaan mandat untuk mendorong peningkatan ekspor Indonesia serta memperkuat kerjasama kelembagaan dengan menandatangani 2 (dua) Nota Kesepahaman Bersama. Nota yang ditandatangani adalah Nota Kesepahaman Bersama antara Kementerian Luar Negeri dengan Universitas Indonesia dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia tentang Kerjasama Pengembangan Kapasitas untuk menunjang Diplomasi Ekonomi, serta Nota Kesepahaman Bersama antara Kementerian Luar Negeri RI dengan LPEI tentang Pengembangan Kapasitas Pelaku Usaha dan Pemangku Kepentingan Ekspor dan Impor melalui Pendidikan dan Pelatihan Teknis Kepada Negara-Negara Berkembang dalam Kerangka Kerjasama Selatan Selatan.
Penandatanganan ini dilakukan di sela-sela acara Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2020 pada tanggal 8 Januari 2020 di kantor pusat Kementerian Luar Negeri RI.
Direktur Eksekutif LPEI Daniel James Rompas di Jakarta mengatakan, pada Nota Kesepahaman Bersama tentang Pengembangan Kapasitas untuk Menunjang Diplomasi Ekonomi, ruang lingkup yang dikerjasamakan antara Kementerian Luar Negeri RI, Universitas Indonesia dan LPEI adalah Pembuatan Kajian dan penyusunan rekomendasi kebijakan mengenai potensi kerjasama perdagangan untuk menunjang diplomasi ekonomi, Analisis, pengolahan, dan perlindungan data serta rekomendasi kebijakan terkait outbound investment Indonesia.
“Dan Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan analisis pejabat/staf Kementerian Luar Negeri RI dalam rangka menunjang diplomasi ekonomi,”kata Daniel.
Kerja sama ini ditandatangani Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri RI Mayerfas, Rektor Universitas Indonesia Prof Ari Kuncoro, dan Direktur Eksekutif LPEI Daniel James Rompas.
Melalui Nota Kesepahaman ini, LPEI diharapkan mampu membantu Pemerintah untuk memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia baik melaui rekomendasi kebijakan maupun pelatihan peningkatan kapasitas.
Selain itu akses kerjasama dengan sejumlah negara yang dimiliki oleh Kementerian Luar Negeri RI serta diplomasi ekonomi yang baik dapat dimanfaatkan LPEI untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke berbagai negara. LPEI selama ini telah menghasilkan sejumlah kajian terkait peluang dan potensi ekspor ke beberapa wilayah seperti Afrika, Amerika Latin dan Karibia (Road to Africa dan Road to Latin America and The Caribbean) serta pengalaman dalam membantu BUMN untuk melakukan penetrasi pasar ke negara tujuan ekspor baru.
Dalam rangka menjalankan peran itu, LPEI bersama Kemlu RI memberikan sejumlah pelatihan yang akan meningkatkan kapasitas baik importir maupun eksportir di luar negeri.
“Selain itu, kerjasama ini juga membuka ruang bagi LPEI untuk dapat meningkatkan ekspor dan investasi ke sejumlah negara,”pungkasnya.

















