• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Figur

Kerja Keras dan Semangat Norlent

oleh Sandy Romualdus
16 Januari 2012 - 00:00
48
Dilihat
Kerja Keras dan Semangat Norlent
0
Bagikan
48
Dilihat

Patah arang tidak pernah ada dalam kamus hidup seorang Norlent Pasaribu. Jika ada, tentulah dia tidak akan sampai kepada posisinya sekarang ini. Terlahir dari keluarga yang serba tak berkecukupan tak lantas membuat Norlent putus asa. Bahkan hal itu memacunya untuk terus berupaya keras dan pantang menyerah.

Tidak mengherankan jika sejak kecil anak kelima dari sepuluh bersaudara itu sudah akrab dengan yang namanya kerja keras. Menjadi buruh tani, menggembala kerbau hingga menjual es lilin sudah mewarnai hari-harinya di usia yang sepantasnya diisi dengan bermain. Malahan saat Norlent di sekolah menengah, dia membantu guru memasang instalasi listrik di proyek bangunan sehingga dapat membantu uang sekolahnya hingga tamat. ”Kalau saya tidak fight, tidak mungkin saya bisa seperti sekarang ini,” ujar Norlent.

Setelah selama 20 tahun lebih bekerja di berbagai perusahaan di bidang pertambangan, manufaktur, pengiriman barang, dan logistik, akhirnya pria kelahiran Kampung Pon, Deli Serdang, Sumatra Utara menikmati hasil jerih payahnya.

BERITA TERKAIT

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Tahun lalu, Norlent diangkat sebagai Direktur Cigading International Bulk Company (CIBT), perusahaan pengelola terminal batubara yang terletak di Provinsi Banten. CIBT mengelola terminal batubara terbesar di Indonesia yang terletak di kawasan tak jauh dari Krakatau Steel, perusahaan baja nasional terkemuka.

Secara geografis, terminal batubara ini sangat strategis karena terletak di antara dua pulau penghasil batubara terbesar yakni Sumatra dan Kalimantan. CIBT sendiri anak dari Malayan Tin Dredging (MTD), salah satu perusahaan di bidang infrastruktur asal Malaysia.

“Di Kalimantan terdapat 51 miliar metric ton batubara, sedangkan di Sumatra 52 miliar metric ton. Dua pulau ini penghasil batubara terbanyak di Indonesia disusul kemudian Sulawesi dengan 23 juta metric ton batubara dan Papua 15 juta metric ton. Untuk itulah CIBT kami ciptakan di tengah-tengah Sumatra dan Kalimantan untuk para buyer dan negara-negara buyer,” ujar lulusan manajemen, hukum dan bisnis administrasi ini.

Sosok Norlent yang pekerja keras dan pantang menyerah memang bisa terlihat dari kegiatan CIBT. Perusahaan itu memang tak pernah libur, beroperasi 24 jam sehari, 30 hari sebulan dan 365 hari pertahun. Hal itu demi memenuhi permintaan pembeli batubara dari negara-negara luar, terutama China dan India yang sangat antusias. “Saking antusiasnya kami tidak bisa menampung semua kebutuhan mereka. Sehingga kami harus memilih perusahaan yang mampu membuat kontrak jangka panjang dengan kami,” ujar Norlent.

Dia mengatakan, CIBT yang beroperasi saat ini masih dalam tahap awal. Ke depannya kapasitas bongkar muat batubara dari Indonesia ke negara-negara pengimpor akan terus ditingkatkan. “Bisnis ini masih dalam tahap awal. Jika pada tahun 2011 kami melakukan bongkar muat sebanyak 6 juta metric ton, maka di 2012 rencana kami akan bertambah menjadi 10 juta metric ton,” kata bapak dari tiga orang anak ini.

Motivator Ulung

Namun ada sisi lain dari kerja keras dan semangat yang membuat Norlent jadi seseorang from nothing to something. Norlent adalah seorang motivator sekaligus pembicara handal tentang membangun bisnis. Kerapkali pria kelahiran 22 Februari 1966 ini megadakan pelatihan dan seminar di dalam maupun luar negeri untuk menjelaskan kiat membangun bisnis dan sukses dalam pekerjaan.

Bahkan di sela-sela kesibukannya, Norlent masih sempat menelurkan karya tulisan. Salah satu bukunya yang berjudul “Find Your Diamond” berisi sejumlah tulisan yang menginspirasi dan memotivasi siapa pun yang ingin meraih sukses dalam hidup. “Dalam buku saya menggambarkan karier maupun pengalaman saya dalam dunia pekerjaan. Apa yang saya sudah lakukan itu sangat relevan dengan apa yang ditulis di buku ini.”

Bagi Norlent, hidup adalah sebuah perjuangan yang harus dilalui semua orang. Akan menjadi kebahagiaan apabila disyukuri setiap saat. Bagi dia, apapun yang didapat manusia, jika dipelihara, dihargai dan dijaga maka semua itu akan terus meningkat. “Bagaimana mungkin Anda mendapatkan hal-hal yang lebih besar jika Anda tidak bersyukur atas hal-hal yang kecil yang Anda miliki sekarang?”

Setelah rasa syukur, Norlent mengatakan bahwa seseorang harus mengenali diri sendiri dan selalu menjadi yang terbaik. “Menjadi apapun, jadilah yang terbaik, jadi tukang becak jadilah tukang becak yang terbaik,”

Seseorang juga harus memiliki visi yang diibaratkannya sebagai kompas yang menunjukkan arah. “Tentunya harus dibarengi dengan keahlian. Awalnya keahlian saya bisa berbahasa Inggris dan komputer. Dua modal itu membuat saya bekerja di Freeport. Kalau kita hanya bawa ijazah, tanpa keahlian terus mau bagaimana?” ujar pria yang menguasai beberapa bahasa di antaranya China dan India ini. Menurutnya, jika seseorang sudah menguasai bahasa, maka 50 persen ilmu sudah dikuasai.

Selama ini Norlent selalu memegang teguh tiga kata dari China yang selalu menginspirasinya dalam memimpin yaitu 3C, cuan, cengli dan cincai. Pertama cuan, harus ada untung. “Kalau kita dipercaya untuk mengelola perusahaan maka kita harus bisa membuktikan untungnya, kalau ga ada untung saya taruh saja di bank.”

Kedua cengli, yang artinya harus berbuat adil atau fair. “Jangan terlalu banyak keuntungan. Kalau sudah ada keuntungan banyak ya bagi-bagi lah.”

Ketiga cincai, jangan kaku. “Dalam berhubungan dengan customer maupun anak buah jangan terlalu kaku. Kalau kamu tidak kaku, maka orang lain tidak akan kaku.”

Terakhir dia mengatakan, kita boleh kehilangan apapun dalam hidup, namun yang satu ini jangan pernah hilang yaitu semangat. “Kita sering kehilangan sesuatu dalam hidup, tapi tetaplah semangat. Kalau kita dilihat semangat oleh karyawanmu maka karyawanmu akan semangat, kalau anakmu melihatmu semangat, maka dia akan semangat. Tetaplah tegar. Itu yang akan membuatmu akan diapresiasi dengan baik.” SP

 

 
 
 
 
Sebelumnya

Menyelamatkan Asuransi Umum

Selanjutnya

Wajah Ganda Investment Grade

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

oleh Stella Gracia
23 Januari 2026 - 16:39

Stabilitas.id — Panji Irawan resmi mengemban jabatan Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) setelah dinyatakan lulus uji kelayakan...

RUPSLB CIMB Niaga Sekuritas Angkat Nieko Kusuma sebagai Presiden Direktur

RUPSLB CIMB Niaga Sekuritas Angkat Nieko Kusuma sebagai Presiden Direktur

oleh Stella Gracia
16 Desember 2025 - 10:59

Stabilitas.id — PT CIMB Niaga Sekuritas (CNS) resmi menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham...

Togar Pasaribu Purna Tugas, AAJI Tunjuk Emira E. Oepangat sebagai Direktur Eksekutif Baru

Togar Pasaribu Purna Tugas, AAJI Tunjuk Emira E. Oepangat sebagai Direktur Eksekutif Baru

oleh Sandy Romualdus
2 Desember 2025 - 15:45

Stabilitas.id - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) resmi mengumumkan pengangkatan Emira E. Oepangat sebagai Direktur Eksekutif baru, efektif 1 Desember 2025....

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Gantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, Simak Profilnya!

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Gantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, Simak Profilnya!

oleh Stella Gracia
8 September 2025 - 19:00

JAKARTA, Stabilitas.id – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan...

Anggoro Eko Cahyo Resmi Jabat Dirut BSI Usai Kantongi Restu OJK

Anggoro Eko Cahyo Resmi Jabat Dirut BSI Usai Kantongi Restu OJK

oleh Stella Gracia
3 September 2025 - 14:40

JAKARTA, Stabilitas.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengumumkan bahwa Anggoro Eko Cahyo kini resmi menjabat sebagai Direktur Utama...

Kwik Kian Gie: Pilar Nasionalisme dalam Badai Ekonomi Indonesia

Kwik Kian Gie: Pilar Nasionalisme dalam Badai Ekonomi Indonesia

oleh Sandy Romualdus
31 Juli 2025 - 12:31

JAKARTA, Stabilitas.id - Di tengah pusaran dinamika ekonomi Indonesia yang penuh gejolak, nama Kwik Kian Gie bagaikan bintang utara—tetap teguh,...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
BI: Efisiensi Melalui Interkoneksi ATM

BI: Efisiensi Melalui Interkoneksi ATM

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance