• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

BI: Efisiensi Melalui Interkoneksi ATM

by Sandy Romualdus
17 Januari 2012 - 00:00
29
VIEWS
BI: Efisiensi Melalui Interkoneksi ATM
0
SHARES
29
VIEWS

Jakarta – Langkah awal Bank Indonesia menggalakkan national payment gateway (NPG) mulai terrwujud dengan proses interkoneksi ATM BCA dan Bank Mandiri lewat keikutsertaan Bank Mandiri dalam jaringan ATM Prima. Diharapkan, interkoneksi tersebut akan mampu mendorong efisiensi lebih jauh dalam investasi infrastruktur ATM.

"Dengan berhasilnya kerja sama ini, akan memberikan kemudahan efisiensi baik pada industri maupun nasabah sendiri. Sebagai regulator, kepentingan utama BI bagaimana menyusun standard yang menjamin sekuriti, efisiensi, tapi juga kenyamanan nasabah," ujar Gubernur BI Darmin Nasution ketika meresmikan interkoneksi ATM BCA dengan Bank Mandiri di Gedung BI, Jakarta, Senin (16/1).

  • Baca juga: BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Dijelaskan Darmin, kerja sama ini menjadi ketersambungan tidak hanya nasabah di kedua bank terbesar tersebut, tapi juga 47 bank anggota ATM Prima lainnya. Dengan bergabungnya Bank Mandiri, anggota jaringan ATM yang dikelola PT Rintis Sejahtera menjadi 49 bank. "Ini sudah menyangkut sebagian besar nasabah ATM dan kartu debet," jelas Darmin.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Jumlah kartu ATM yang saat ini beredar di masyarakat merupakan 61 juta kartu dengan volume transaksi harian 6,6 juta kali per hari dengan nilai melebihi Rp 7 triliun. "Kita sudah siapkan langkah lanjutan setelah ini. Masih panjang yang harus ita benahi, fondasinya, sekurit, keamanan, efisiensi, daya saing, dan perlindungan perbankan nasional," kata Darmin.

Seperti diketahui, interkoneksi tersebut merupakan kelanjutan nota kesepahaman yang ditandatangani tiga bulan lalu. Sekarang, nasabah Bank Mandiri dapat memanfaatkan 31.700 ATM dalam jaringan ATM Prima, termasuk 8.578 ATM BCA. Sebaliknya, ATM Bank Mandiri yang berjumlh 8.993 dapat tersambung dengan ATM Prima. ATM Bank Mandiri sendiri juga terkoneksi ke lebih dari 21.000 jaringan ATM Link, 30.000 ATM Bersama, dan lebih dari 1,7 juta ATM Visa Internasional.

Mulai dari kemarin, nasabah kedua bank terbesar tersebut dapat saling bertransaksi dengan biaya transfer dan tarik tunai Rp 5.000 sementara cek saldo Rp 3.000.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, kerja sama ini menjadikan efisiensi investasi perbankan lebih baik. Sebab, pembeliaan mesin ATM baru memakan US$7.000 per mesin, sementara pengelolaannya memakan biaya pengelolaan, asuransi, hingga logistik. Dengan kerja sama tersebut, perbankan dapat sama-sama mengefisienkan pengeluaran infrastruktur.

  • Baca juga: Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Jahja juga berharap kerja sama ini dapat semakin mengedukasi nasabah untuk menjadi cash-less society. "ATM jangan hanya untuk tarik tunai, tapi transaksi antarbank, pindah buku, cek saldo," katanya. Hal tersebut, lanjut Jahja, dapat mendorong efisiensi dalam hal percetakan uang negara.

Kerja sama ini, dijelaskan Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, akan dilanjutkan dengan masuknya BCA ke jaringan ATM Link, jaringan ATM milik bank-bank BUMN. "Mudah-mudahan proses masuknya BCA ke link dapat segera terlaksana. Ini taap awal kerja sama BCA dengan ATM Link," jelasnya.

BCA belum masuk ke jaringan ATM Link karena terkendala pengelolaan ATM Link yang belum berbadan hukum. Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, Himpunan Bank-bank milik Negara (Himbara) yang tadinya paguyuban akan dtingkatkan menjadi badan hukum. "Sekarang sudah di Kementerian Hukum dan HAM. Himbara yang kelola (ATM Link), jadi ada unit bisnisnya, ada paguyubannya," jelasnya.

Presiden Direktur PT Rintis Sejahtera Iwan Setiawan mengatakan, ia berharap rencana ketersambungan lewat NPG ini tidak menjadikan perbankan malas berinvestasi dalam infrastruktur. "Jangan sampai persaingan perbankan jadi terganggu. Bank-bank yang rajin nambah ATM dan infrastruktur jadi tidak menambah," jelas Iwan.

BCA sendiri memastikan tetap akan membangun 3.500 mesin ATM baru di seluruh Indonesia untuk 2012. Tahun lalu, bank tersebut membangun sekitar 700 ATM. Zulkifli mengatakan, banknya belum meyelesaikan pembahasan Rencana Bisnis Bank sehingga belum dapat mengatakan jumlah tambahan ATM tahun ini.

Efisiensi Sektor Riil

  • Baca juga: Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Selain industri perbankan, Darmin juga meminta sektor riil untuk menerapkan efisiensi. Menurutnya, BI tengah mendorong efisiensi perbankan dari segala sisi, mulai dari menekan rasio beban operasional dengan pendapatan operasional (BOPO), hingga efisiensi sistem pembayaran. "Intinya mengelola ekonomi lebih efisien. Bukan hanya perbankan yang butuh efisiensi. Sektor riil juga perlu ada efisiensi," kata Darmin.

"Efisiensi sektor riil mulai dari perizinan, pengadaan lahan, sektor perlistrikan, pelabuhan, semua. Pelabuhan banyak yang harus diefisienkan. Kita sudah sampaikan ke otoritas untuk melakukan hal yang sama. Jadi perekonomian nggak bisa dilihat sepotong-sepotong: pelabuhan, listrik, bank, sumber daya manusia," papar Darmin.

 
 
 
 
 
Previous Post

Launcing Interkoneksi ATM Bank Mandiri & BCA

Next Post

Bank Mandiri Berencana Subdebt Tahun Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Apresiasi Layanan Pensiun Prima: Dirut Bank BPD Bali Nyoman Sudharma Tegaskan Komitmen Sinergi Digital

by Sandy Romualdus
14 Oktober 2026 - 20:31

Bank BPD Bali meraih predikat Terbaik II Mitra Kerja Pembayaran Pensiun dari PT Taspen dan Ditjen Perbendaharaan atas layanan prima...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Kata Kuncinya adalah Inovasi

Kata Kuncinya adalah Inovasi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance