• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

BI: Efisiensi Melalui Interkoneksi ATM

oleh Sandy Romualdus
17 Januari 2012 - 00:00
26
Dilihat
BI: Efisiensi Melalui Interkoneksi ATM
0
Bagikan
26
Dilihat

Jakarta – Langkah awal Bank Indonesia menggalakkan national payment gateway (NPG) mulai terrwujud dengan proses interkoneksi ATM BCA dan Bank Mandiri lewat keikutsertaan Bank Mandiri dalam jaringan ATM Prima. Diharapkan, interkoneksi tersebut akan mampu mendorong efisiensi lebih jauh dalam investasi infrastruktur ATM.

"Dengan berhasilnya kerja sama ini, akan memberikan kemudahan efisiensi baik pada industri maupun nasabah sendiri. Sebagai regulator, kepentingan utama BI bagaimana menyusun standard yang menjamin sekuriti, efisiensi, tapi juga kenyamanan nasabah," ujar Gubernur BI Darmin Nasution ketika meresmikan interkoneksi ATM BCA dengan Bank Mandiri di Gedung BI, Jakarta, Senin (16/1).

Dijelaskan Darmin, kerja sama ini menjadi ketersambungan tidak hanya nasabah di kedua bank terbesar tersebut, tapi juga 47 bank anggota ATM Prima lainnya. Dengan bergabungnya Bank Mandiri, anggota jaringan ATM yang dikelola PT Rintis Sejahtera menjadi 49 bank. "Ini sudah menyangkut sebagian besar nasabah ATM dan kartu debet," jelas Darmin.

BERITA TERKAIT

Dorong Layanan Modern, Bank Jakarta Transformasi KCP Kebayoran Park Jadi Future Branch

Siap-Siap, LPS Targetkan Penjaminan Polis Asuransi Bisa Aktif April 2027

Pertahankan Kinerja Kinclong Semester I 2026, Bank BSN Gelar Business Review Forum

BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud

Jumlah kartu ATM yang saat ini beredar di masyarakat merupakan 61 juta kartu dengan volume transaksi harian 6,6 juta kali per hari dengan nilai melebihi Rp 7 triliun. "Kita sudah siapkan langkah lanjutan setelah ini. Masih panjang yang harus ita benahi, fondasinya, sekurit, keamanan, efisiensi, daya saing, dan perlindungan perbankan nasional," kata Darmin.

Seperti diketahui, interkoneksi tersebut merupakan kelanjutan nota kesepahaman yang ditandatangani tiga bulan lalu. Sekarang, nasabah Bank Mandiri dapat memanfaatkan 31.700 ATM dalam jaringan ATM Prima, termasuk 8.578 ATM BCA. Sebaliknya, ATM Bank Mandiri yang berjumlh 8.993 dapat tersambung dengan ATM Prima. ATM Bank Mandiri sendiri juga terkoneksi ke lebih dari 21.000 jaringan ATM Link, 30.000 ATM Bersama, dan lebih dari 1,7 juta ATM Visa Internasional.

Mulai dari kemarin, nasabah kedua bank terbesar tersebut dapat saling bertransaksi dengan biaya transfer dan tarik tunai Rp 5.000 sementara cek saldo Rp 3.000.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, kerja sama ini menjadikan efisiensi investasi perbankan lebih baik. Sebab, pembeliaan mesin ATM baru memakan US$7.000 per mesin, sementara pengelolaannya memakan biaya pengelolaan, asuransi, hingga logistik. Dengan kerja sama tersebut, perbankan dapat sama-sama mengefisienkan pengeluaran infrastruktur.

Jahja juga berharap kerja sama ini dapat semakin mengedukasi nasabah untuk menjadi cash-less society. "ATM jangan hanya untuk tarik tunai, tapi transaksi antarbank, pindah buku, cek saldo," katanya. Hal tersebut, lanjut Jahja, dapat mendorong efisiensi dalam hal percetakan uang negara.

Kerja sama ini, dijelaskan Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, akan dilanjutkan dengan masuknya BCA ke jaringan ATM Link, jaringan ATM milik bank-bank BUMN. "Mudah-mudahan proses masuknya BCA ke link dapat segera terlaksana. Ini taap awal kerja sama BCA dengan ATM Link," jelasnya.

BCA belum masuk ke jaringan ATM Link karena terkendala pengelolaan ATM Link yang belum berbadan hukum. Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan, Himpunan Bank-bank milik Negara (Himbara) yang tadinya paguyuban akan dtingkatkan menjadi badan hukum. "Sekarang sudah di Kementerian Hukum dan HAM. Himbara yang kelola (ATM Link), jadi ada unit bisnisnya, ada paguyubannya," jelasnya.

Presiden Direktur PT Rintis Sejahtera Iwan Setiawan mengatakan, ia berharap rencana ketersambungan lewat NPG ini tidak menjadikan perbankan malas berinvestasi dalam infrastruktur. "Jangan sampai persaingan perbankan jadi terganggu. Bank-bank yang rajin nambah ATM dan infrastruktur jadi tidak menambah," jelas Iwan.

BCA sendiri memastikan tetap akan membangun 3.500 mesin ATM baru di seluruh Indonesia untuk 2012. Tahun lalu, bank tersebut membangun sekitar 700 ATM. Zulkifli mengatakan, banknya belum meyelesaikan pembahasan Rencana Bisnis Bank sehingga belum dapat mengatakan jumlah tambahan ATM tahun ini.

Efisiensi Sektor Riil

Selain industri perbankan, Darmin juga meminta sektor riil untuk menerapkan efisiensi. Menurutnya, BI tengah mendorong efisiensi perbankan dari segala sisi, mulai dari menekan rasio beban operasional dengan pendapatan operasional (BOPO), hingga efisiensi sistem pembayaran. "Intinya mengelola ekonomi lebih efisien. Bukan hanya perbankan yang butuh efisiensi. Sektor riil juga perlu ada efisiensi," kata Darmin.

"Efisiensi sektor riil mulai dari perizinan, pengadaan lahan, sektor perlistrikan, pelabuhan, semua. Pelabuhan banyak yang harus diefisienkan. Kita sudah sampaikan ke otoritas untuk melakukan hal yang sama. Jadi perekonomian nggak bisa dilihat sepotong-sepotong: pelabuhan, listrik, bank, sumber daya manusia," papar Darmin.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Launcing Interkoneksi ATM Bank Mandiri & BCA

Selanjutnya

Bank Mandiri Berencana Subdebt Tahun Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dorong Layanan Modern, Bank Jakarta Transformasi KCP Kebayoran Park Jadi Future Branch

Dorong Layanan Modern, Bank Jakarta Transformasi KCP Kebayoran Park Jadi Future Branch

oleh Sandy Romualdus
20 Juli 2026 - 14:08

Bank Jakarta resmi meresmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park sebagai prototipe kantor cabang generasi baru yang modern, accessible, dan...

Pertahankan Kinerja Kinclong Semester I 2026, Bank BSN Gelar Business Review Forum

Pertahankan Kinerja Kinclong Semester I 2026, Bank BSN Gelar Business Review Forum

oleh Sandy Romualdus
19 Juli 2026 - 22:08

Bank BSN menetapkan peta jalan bisnis ekspansif dengan membidik total aset mencapai kisaran Rp87 triliun hingga akhir tahun 2026. Stabilitas.id...

BNI Dukung Kebijakan Pemerintah Tarik Dana Rp200 T untuk Perkuat Likuiditas Perbankan

BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud

oleh Sandy Romualdus
19 Juli 2026 - 12:38

BNI tidak memberikan toleransi terhadap fraud maupun korupsi karena tindakan tersebut berpotensi merugikan perusahaan dan nasabah, sekaligus menggerus kepercayaan masyarakat...

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

oleh Sandy Romualdus
17 Juli 2026 - 08:03

Kemenkomdigi merilis daftar bank dan e-wallet yang melaporkan akun judi online (judol) terbanyak. BCA dan DANA memimpin di masing-masing kategori....

Bank DBS Indonesia-Mirae Asset Sekuritas Luncurkan Online Onboarding RDN, Permudah Akses Investasi Digital

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

oleh Stella Gracia
17 Juli 2026 - 07:24

Segmen Wealth Management Bank DBS Indonesia mencetak pertumbuhan AUM private client sebesar 13% dan lonjakan laba bersih 24% per Juni...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

BI Rate Mendaki, OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Tetap Tebal dan Kredit Tumbuh 11,51%

oleh Stella Gracia
17 Juli 2026 - 07:22

OJK menegaskan likuiditas industri perbankan nasional tetap kokoh dan memadai di tengah volatilitas rupiah dan kenaikan BI Rate. Kredit per...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Dorong Layanan Modern, Bank Jakarta Transformasi KCP Kebayoran Park Jadi Future Branch

Siap-Siap, LPS Targetkan Penjaminan Polis Asuransi Bisa Aktif April 2027

Pertahankan Kinerja Kinclong Semester I 2026, Bank BSN Gelar Business Review Forum

BNI Perkuat Tata Kelola, Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud

HUT ke-56, Jamkrindo Luncurkan Mobil PELITA untuk Jaga Kesehatan Mental Anak

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Kata Kuncinya adalah Inovasi

Kata Kuncinya adalah Inovasi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance