• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Kredit Tembus Rp9.019 Triliun: Likuiditas Bank Mengetat, LDR Riil Sentuh 97 Persen

by Stella Gracia
29 September 2026 - 14:08
19
VIEWS
Geser Pertamina & Astra, Tiga Bank Besar Kuasai Puncak Laba Bersih Fortune Indonesia 100
0
SHARES
19
VIEWS

Kredit perbankan melesat 13,3 persen ke Rp9.019 triliun pada Agustus 2026, memicu pengetatan likuiditas dengan estimasi LDR riil mencapai 97,2 persen.

Stabilitas.id — Likuiditas industri perbankan nasional kian mengetat seiring laju pertumbuhan kredit yang melesat jauh melampaui penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).

  • Baca juga: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Tekanan Global, Kredit Perbankan Tembus Rp9.178 Triliun

Riset Mirae Asset Sekuritas tertanggal 25 September 2026 mencatat total penyaluran kredit perbankan menembus Rp9.019 triliun pada Agustus 2026, tumbuh 13,3 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Laju ekspansi pembiayaan produktif ini memperlebar jurang dengan DPK yang hanya tumbuh 7,7 persen YoY.

Akselerasi kredit perbankan ditopang oleh segmen investasi yang melesat 23,4 persen YoY. Kredit modal kerja turut tumbuh dua digit sebesar 12,3 persen YoY. Sebaliknya, pertumbuhan kredit konsumsi tercatat melandai di level 5 persen YoY.

BERITA TERKAIT

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Tekanan Global, Kredit Perbankan Tembus Rp9.178 Triliun

Agresivitas BNI Amankan Likuiditas: Deposito Meledak 63%, Laba Bersih Tembus Rp14,3 Triliun

Laju Terukur BCA: Tembus Laba Rp40 Triliun di Tengah Limpahan Dana Murah

Kembalinya Short Selling: Karpet Merah yang Memantik Alarm Kewaspadaan

Secara tahun berjalan (year-to-date/YTD), realisasi kredit telah mencapai 6,8 persen. Angka ini masih sejalan dengan rentang target Bank Indonesia sebesar 8–12 persen pada 2026.

Analis Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nurkholis Syafruddin menilai permintaan pembiayaan dunia usaha masih sangat solid meski ruang likuiditas kian terbatas.

  • Baca juga: Agresivitas BNI Amankan Likuiditas: Deposito Meledak 63%, Laba Bersih Tembus Rp14,3 Triliun

“Pertumbuhan kredit investasi dan modal kerja terus mengalami akselerasi, menunjukkan bahwa permintaan kredit tetap sehat meski likuiditas sistem semakin terbatas,” tulis Nurkholis dalam risetnya.

Di sisi simpanan, total DPK perbankan tercatat sebesar Rp9.733 triliun per Agustus 2026. Secara YTD, DPK baru tumbuh 2,8 persen, tertinggal 4 poin persentase dari laju kredit. Lambatnya pertumbuhan DPK terutama dipicu oleh deposito berjangka yang hanya tumbuh 4,7 persen YoY, meski dana murah (CASA) naik 9,5 persen YoY.

Kesenjangan ini memicu pengetatan rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR). Secara headline, LDR tercatat stabil di 92,7 persen. Namun, Mirae Asset memperkirakan LDR riil telah menyentuh 97,2 persen jika likuiditas Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah sekitar Rp451 triliun dikeluarkan dari perhitungan. Angka ini mendekati rekor tertinggi 99,5 persen pada 2019.

Nurkholis mengingatkan bank akan menghadapi persaingan ketat dalam berburu likuiditas, terlebih dana SAL diproyeksikan menyusut menjadi Rp200 triliun pada akhir 2026.

“Bank perlu mengakomodasi permintaan kredit produktif yang terus berlanjut sembari bersaing mendapatkan deposito organik yang relatif terbatas,” tambahnya.

  • Baca juga: Laju Terukur BCA: Tembus Laba Rp40 Triliun di Tengah Limpahan Dana Murah

Merespons kondisi tersebut, Mirae Asset menyukai saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berkat basis pendanaan murah yang solid serta PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) yang terdorong bisnis emas. Sebaliknya, analis bersikap hati-hati terhadap bank besar Himbara terkait risiko kenaikan biaya dana (cost of fund) dan potensi pemburukan kredit konstruksi. ***

Editor : Sandy Romualdus
Tags: DPKKredit PerbankanLDR perbankanlikuiditas bankMirae Asset Sekuritas
 
 
 
 
 
Previous Post

Minyak Tembus US$125 per Barel: Destry Damayanti Kunci Arah Moneter BI Lebih ‘Pro-Stability’

Next Post

Kesiapan Likuiditas Terjaga: Bank BJB Tuntaskan Pokok dan Bunga Obligasi Rp75,62 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Outstanding Tembus Rp4,93 Triliun: Bank BJB Salurkan KPR FLPP ke 41 Ribu Debitur

Outstanding Tembus Rp4,93 Triliun: Bank BJB Salurkan KPR FLPP ke 41 Ribu Debitur

by Sandy Romualdus
8 Oktober 2026 - 16:48

Bank BJB membukukan portofolio KPR FLPP sebesar Rp4,93 triliun untuk 41.383 debitur serta menyalurkan pembiayaan baru Rp404,98 miliar per Oktober...

Manjakan Nasabah Tajir: BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private via Wondr

Manjakan Nasabah Tajir: BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private via Wondr

by Sandy Romualdus
8 Oktober 2026 - 15:10

BNI memperkaya fitur aplikasi wondr by BNI bagi nasabah Emerald dan Private guna mempermudah akses investasi terpadu dan fasilitas global...

Menyatukan Akar Lokal dan Jaringan Global: Lahirnya Bank MUFG Danamon

Menyatukan Akar Lokal dan Jaringan Global: Lahirnya Bank MUFG Danamon

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:54

Danamon dan MUFG Indonesia usulkan nama baru Bank MUFG Danamon. Penyatuan jaringan global dan lokal, layanan nasabah dipastikan tetap berjalan...

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

Oversubscribed 1,73 Kali, Orange Bond PNM Serap Dana Segar Rp2,59 Triliun

by Sandy Romualdus
8 Oktober 2026 - 11:45

PNM serap Rp2,59 triliun lewat Orange Bond dan Sukuk 2026 yang oversubscribed 1,73 kali. Dana perkuat pembiayaan perempuan ultra mikro...

Siapkan 22 Pemimpin Cabang Pembantu: Bank NTT Gandeng LPPI Gelar Pelatihan Manajemen Eksekutif

Gandeng Pelita Jaya Basket: Bank Jakarta Padukan Edukasi Finansial dan Olahraga di SMAK 1 Penabur

by Stella Gracia
7 Oktober 2026 - 18:10

Bank Jakarta menggelar program Goes to School di SMAK 1 Penabur dengan memadukan edukasi literasi Program KEJAR dan coaching clinic...

Siapkan 22 Pemimpin Cabang Pembantu: Bank NTT Gandeng LPPI Gelar Pelatihan Manajemen Eksekutif

Cetak Pemimpin Bank Berwawasan Global: LPPI Resmi Tutup Program Sespibank Angkatan 83

by Stella Gracia
7 Oktober 2026 - 18:09

LPPI resmi menutup program SESPIBANK® Angkatan 83 yang membekali calon pemimpin bank dengan wawasan global Finlandia dan Swedia. Stabilitas.id - Lembaga...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Outstanding Tembus Rp4,93 Triliun: Bank BJB Salurkan KPR FLPP ke 41 Ribu Debitur

Manjakan Nasabah Tajir: BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private via Wondr

Melesat 142 Persen di Tengah Likuiditas Ketat, BEI Tetapkan BSWD Masuk Radar Konsentrasi Tinggi

Menyatukan Akar Lokal dan Jaringan Global: Lahirnya Bank MUFG Danamon

Merambah Wall Street dari Satu Aplikasi: Siasat Ajaib Perluas Akses Saham AS dan ETF

Saham JARR Digadaikan ke Bank Mandiri, Manajemen Pastikan Kendali Tak Bergeser

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

Manfaatkan Alat Otomatis Artex AI: Peretas Tembus Sistem Tujuh Bank Raksasa di Seoul

Oversubscribed 1,73 Kali, Orange Bond PNM Serap Dana Segar Rp2,59 Triliun

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Kredit Konsumer Tumbuh Rapi dengan NPL 0,56%, bank bjb Pacu ‘Growth With Quality’

Kesiapan Likuiditas Terjaga: Bank BJB Tuntaskan Pokok dan Bunga Obligasi Rp75,62 Miliar

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance