Stabilitas.id – Merayakan 31 tahun perjalanannya di Indonesia, PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) membukukan kinerja solid pada kuartal I/2026. Perusahaan mencatatkan pertumbuhan premi bisnis baru sebesar 41% dengan lonjakan laba bersih mencapai 236% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Capaian positif ini didorong oleh kuatnya kanal distribusi, baik melalui kemitraan perbankan (bancassurance) maupun keagenan. Momentum pertumbuhan ini dibarengi dengan peluncuran produk Salam Healthier Future Assurance (SHIFA) Signature, sebuah solusi perlindungan kesehatan berbasis syariah yang komprehensif.
Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, menyatakan bahwa kinerja ini merupakan refleksi kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh di tengah industri yang dinamis.
BERITA TERKAIT
“Kinerja ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus menghadirkan solusi yang relevan. Melalui SHIFA Signature, kami menghadirkan perlindungan kesehatan yang tidak hanya menjangkau kebutuhan medis umum, tetapi juga solusi modern dan tradisional,” ujar Albertus dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Respons Inflasi Medis
Peluncuran SHIFA Signature menjadi langkah strategis Sun Life dalam merespons inflasi biaya medis di Indonesia yang tercatat melonjak hingga 19,8% pada 2025. Di sisi lain, penetrasi asuransi jiwa di tanah air masih rendah, yakni di bawah 3% terhadap PDB.
Produk ini menawarkan manfaat kesehatan tahunan hingga Rp15 miliar dengan Limit Booster hingga Rp35 miliar. SHIFA Signature mencakup berbagai layanan mulai dari rawat inap, pembedahan menggunakan teknologi robotik, hingga manfaat unik seperti pengobatan tradisional Tiongkok dan telehealth.
Selain itu, nasabah yang tidak melakukan klaim dapat menikmati fitur No Claim Benefit berupa diskon kontribusi hingga 15%. Produk ini didistribusikan melalui jaringan agen serta mitra perbankan strategis seperti CIMB Niaga, CIMB Niaga Syariah, dan Bank Muamalat.
Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, Sun Life Indonesia juga memperkuat program dampak sosial melalui inisiatif Brighter Financial Futures. Perusahaan bekerja sama dengan Aflatoun untuk meningkatkan literasi keuangan pekerja rumah tangga serta menjalankan program Hoops + Health untuk pemberdayaan generasi muda melalui gaya hidup aktif.
Dari sisi ketahanan finansial, Sun Life Indonesia tetap menjaga posisi modal yang sangat kuat. Per 31 Desember 2025, tingkat Risk Based Capital (RBC) perusahaan tercatat sebesar 505% untuk lini konvensional dan 234% untuk lini syariah, jauh di atas ketentuan minimum regulator sebesar 120%. ***
Capaian Strategis Sun Life Indonesia (Mei 2026):
| Indikator Kinerja | Capaian Q1 2026 (yoy) | Detail Produk SHIFA Signature |
| Premi Bisnis Baru | +41% | Manfaat Tahunan s.d Rp15 Miliar |
| Laba Bersih | +236% | Limit Booster s.d Rp35 Miliar |
| RBC Konvensional | 505% | Wilayah Perlindungan s.d Worldwide |
| RBC Syariah | 234% | Fitur No Claim Benefit (Diskon 15%) |
| Total Aset | Rp20,09 Triliun | Layanan Cashless & Pengobatan Tradisional |






.jpg)










