• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 7, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Likuiditas Melimpah, Uang Beredar Mei 2026 Tembus Rp10.451 Triliun

oleh Stella Gracia
24 Juni 2026 - 11:53
24
Dilihat
Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global
0
Bagikan
24
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) merekam lonjakan signifikan pada posisi likuiditas perekonomian nasional sepanjang periode kuartal II/2026. Likuiditas atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Mei 2026 tercatat tumbuh lebih tinggi dan ekspansif dibandingkan pencapaian bulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso memaparkan, posisi agregat M2 pada Mei 2026 resmi menyentuh angka Rp10.451,9 triliun. Realisasi nominal tersebut mencerminkan pertumbuhan solid sebesar 10,8% secara tahunan (year-on-year/yoy).

  • Baca juga: Tok! Paripurna DPR Restui Destry Damayanti Pimpin Bank Indonesia Periode 2026–2031

“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 15,3% yoy dan uang kuasi sebesar 6% yoy,” ujar Ramdan dalam laporan analisis uang beredar komprehensif, dikutip Rabu (24/6/2026).

BERITA TERKAIT

Tok! Paripurna DPR Restui Destry Damayanti Pimpin Bank Indonesia Periode 2026–2031

Prof. Howitt dan Prof. Acemoglu Soroti Peran Bank Sentral dalam Memfasilitasi Inovasi & AI

Kejar Tambahan Relaksasi GWM 2%, Perbankan Nasional Mulai Kaji Ulang Portofolio SBN dan SRBI

Mengubah Sampah Jadi Rupiah: Peluang Ekonomi Sirkular UMKM Indonesia

Kredit Jadi Motor 

Ramdan menjelaskan bahwa akselerasi pertumbuhan M2 pada Mei 2026 utamanya dipicu oleh dua faktor pendorong makro, yakni agresivitas penyaluran kredit perbankan serta pos aktiva luar negeri bersih yang bergerak positif.

Fungsi intermediasi perbankan domestik dilaporkan melesat tumbuh 10,8% (yoy). Angka ini menunjukkan percepatan atau naik kelas dibandingkan performa pertumbuhan pada April 2026 yang tertahan di level 9,4% (yoy).

Di sisi lain, instrumen aktiva luar negeri bersih (net foreign assets) pada Mei 2026 melaju tumbuh 5,2% (yoy). Capaian ini juga tercatat lebih tinggi dan kokoh dari realisasi bulan sebelumnya yang berada di level 3,7% yoy.

  • Baca juga: Prof. Howitt dan Prof. Acemoglu Soroti Peran Bank Sentral dalam Memfasilitasi Inovasi & AI

Jika dibedah berdasarkan komponen pembentuknya, instrumen uang beredar sempit (M1) masih mendominasi struktur likuiditas nasional dengan kontribusi porsi mencapai 57,8% dari total M2.

Komponen Struktur Likuiditas Uang Beredar Domestik

Komponen Moneter Riil Realisasi Nilai / Rasio Mei 2026 Tren Pertumbuhan Tahunan (YoY)
Total Uang Beredar Sempit (M1) Rp6.025 Triliun Tumbuh Agresif 15,3%
Pos Giro Rupiah Bagian dari Komponen M1 Tumbuh 23,9% (Naik dari April sebesar 21,3%).
Uang Kartal (Masyarakat) Di luar Bank Umum & BPR Tumbuh Meningkat 16,6% (Bulan lalu 15,7%).
Tabungan Rupiah Dapat ditarik sewaktu-waktu Tumbuh Menguat 8,3% (Bulan lalu 7,1%).
Uang Kuasi Bagian dari Komponen M2 Tumbuh Stabil 6%

Uang Primer Tembus Rp2.214 Triliun

Bergerak selaras, BI melaporkan posisi uang primer atau monetary base (M0) adjusted tetap mempertahankan tren pertumbuhan tinggi sebesar 14,2% (yoy) pada Mei 2026. Capaian ini sekaligus melanjutkan konsistensi tren April 2026 yang tumbuh 14,3% yoy.

Dengan dinamika tersebut, total nominal uang primer nasional saat ini bertengger di level Rp2.214,6 triliun. Pergerakan pos M0 ini sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 17,4% (yoy) serta volume uang kartal yang diedarkan ke masyarakat yang naik 15,8% (yoy).

  • Baca juga: Kejar Tambahan Relaksasi GWM 2%, Perbankan Nasional Mulai Kaji Ulang Portofolio SBN dan SRBI

Manajemen Bank Indonesia menegaskan, seluruh kalkulasi pertumbuhan uang primer dan ekspansi likuiditas nasional ini telah memperhitungkan secara cermat dampak dari pemberian insentif likuiditas makroprudensial. Formulasi ini sengaja dijaga guna memastikan kebijakan pengendalian moneter tetap berjalan seimbang dalam menyokong pertumbuhan ekonomi riil sekaligus membendung risiko volatilitas pasar. ***

Tags: BIGiro Rupiah DomestikPenyaluran Kredit PerbankanPertumbuhan Likuiditas PerekonomianPorsi Uang SempitRasio Uang PrimerUang Beredar Mei 2026
 
 
 
 
 
Sebelumnya

NII Melonjak 97,28%, Inisiatif Transformasi KB Bank (BBKP) Mulai Panen Hasil

Selanjutnya

Pangkas 1.600 Jabatan Direksi-Komisaris, Prabowo Target Tutup 800 BUMN Korup

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Perkuat Strategi Ritel Mikro, SIG Luncurkan Semen Kujang Berteknologi Active Micro Particle

oleh Stella Gracia
4 September 2026 - 09:40

SIG resmi menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang untuk menguasai pasar ritel Jawa Barat, ditopang teknologi Active Micro Particle buatan...

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Dorong Konsep Total Building Solution, SIG Buka Prospek Positif Pasar Semen 2H26

oleh Stella Gracia
3 September 2026 - 22:37

SIG mencatatkan lonjakan laba bersih 471% yoy menjadi Rp228 miliar pada Semester I/2026, ditopang kenaikan pendapatan Rp17,65 triliun dan penurunan...

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

oleh Sandy Romualdus
3 September 2026 - 17:20

Office of Chief Economist Bank Mandiri memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,3%-5,4% pada 2026, ditopang belanja pemerintah di tengah pengetatan likuiditas...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:15

IHSG ditutup menguat 1,14% ke level 6.599,9 pada Selasa (1/9/2026) didorong net buy asing Rp2,03 triliun, di mana saham BBRI...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Tekan Kerugian Bencana Rp22,85 Triliun, Kemenkeu Dorong Strategi Pre-Disaster Planning

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Kemenkeu merilis sistem ARISE bersama UNDRR dan ITB untuk membantu pemda mengidentifikasi dan mengantisipasi dampak fiskal dari risiko bencana. Stabilitas.id...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Wamenkeu Suahasil Nazara menegaskan resiliensi APBN dan memaparkan asumsi makro RAPBN 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi 6% serta defisit 2,4%...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sinyal Hawkish The Fed Membingungkan Pasar, Keputusan Suku Bunga September Bergantung Data Inflasi

MARKET INSIGHT : IHSG Melesat ke 6.667 & Emas Antam Tembus Rp 2,71 Juta

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 Triliun, KSSK Minta Perbankan Genjot Kredit UMKM

RUPSLB BTN Rombak Lima Kursi Direksi, Nixon Napitupulu Tetap Menjabat Dirut

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Kekayaan RI US$343 Miliar Lari ke LN, Presiden Prabowo Tabuh Genderang Perang Lawan Fraud Ekspor

Pangkas 1.600 Jabatan Direksi-Komisaris, Prabowo Target Tutup 800 BUMN Korup

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance