Stabilitas.id — PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi merilis laporan total kepemilikan saham investor dengan porsi di atas 1% untuk seluruh perusahaan terbuka per tanggal 27 Februari 2026. Langkah ini merupakan implementasi dari Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 1/KDK.04/2026 yang mewajibkan penyediaan data kepemilikan saham emiten kepada publik secara berkala.
Direktur KSEI menjelaskan bahwa data yang disajikan mencakup kepemilikan saham baik dalam bentuk scripless (tanpa warkat) maupun saham scrip (warkat) yang tercatat dalam sistem C-BEST dan eBAE. Penetapan ini bertujuan untuk meningkatkan integritas pasar dan memudahkan pengawasan publik terhadap struktur kendali emiten.
Berdasarkan dokumen yang dirilis, terlihat beberapa nama investor besar yang menguasai porsi signifikan di emiten ritel dan teknologi. Di PT Mega Perintis Tbk. (ZONE), misalnya, nama Vanda Gunawan tercatat menggenggam 12,21% saham, diikuti oleh Ganesh Subash dengan kepemilikan 8,57%.
BERITA TERKAIT
Selain investor individu, lembaga keuangan internasional seperti UOB Kay Hian Private Limited juga terpantau memiliki porsi saham sebesar 4,82% di emiten yang sama. Pergerakan angka kepemilikan ini menjadi indikator penting bagi pelaku pasar untuk melihat arah kebijakan strategis perusahaan ke depan.
Dalam laporan tersebut, KSEI menegaskan bahwa perhitungan kepemilikan didasarkan pada Sub Rekening Efek (SRE) yang telah terhubung dengan Single Investor Identification (SID) maupun yang belum terhubung. Pengintegrasian data ini memastikan bahwa profil setiap investor yang memiliki saham di atas batas minimal dapat terpantau secara akurat oleh otoritas dan masyarakat.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya telah menetapkan KSEI bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai penyedia data resmi kepemilikan saham publik melalui surat S-20/PM.1/2026. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan potensi transaksi semu dan memperkuat tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) di pasar modal Indonesia.
Untuk mengakses Data Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka di atas 1% danpat mengunjungi link berikut : https://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202603/95f8c4c8bc_848269e900.pdf
***
















