• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

BNI Tebar Dividen Rp13,03 Triliun, Analis Nilai Sinyal Stabilitas di Tengah Gejolak Global

oleh Sandy Romualdus
10 Maret 2026 - 14:05
31
Dilihat
BNI Dukung Kebijakan Pemerintah Tarik Dana Rp200 T untuk Perkuat Likuiditas Perbankan
0
Bagikan
31
Dilihat

Stabilitas.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun untuk tahun buku 2025. Jumlah tersebut setara dengan 65% dari total laba bersih perseroan yang mencapai Rp20,04 triliun.

Kebijakan dividend payout ratio sebesar 65% ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara hak pemegang saham dan penguatan struktur permodalan internal. Sisa laba bersih sebesar 35% atau sekitar Rp7,01 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Analis Politik Ekonomi dari Lab 45, Nadia Restu Utami, menyebutkan bahwa konsistensi BNI dalam membagikan dividen merupakan indikator kuat bahwa bank dikelola secara profesional. “Kebijakan ini memberi sinyal bahwa kinerja bank cukup kuat untuk memberikan return kepada investor, sekaligus menyisakan ruang modal untuk pertumbuhan jangka panjang,” ujar Nadia, Senin (9/3/2026).

BERITA TERKAIT

Dihantam Sentimen ‘Freeze’ MSCI, 54 Saham Blue Chip Ini Jadi Benteng Arus Modal Asing

Data OJK Maret 2026: Intip Peta Persaingan Sengit Sektor Perbankan Digital vs Konvensional

Investasi Olahraga BNI Berbuah Manis, Ganda Putra Indonesia Rajai Thailand Open 2026

Perkuat Prinsip ESG, BNI (BBNI) Guyur Dana Konservasi Orangutan dan Badak Jawa

Optimisme terhadap kinerja perbankan seperti BNI juga sejalan dengan kondisi moneter nasional yang tetap suportif. Berdasarkan data Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI), posisi Uang Primer Adjusted nasional per akhir 2024 telah menembus Rp2.027,32 triliun.

Pertumbuhan likuiditas primer sebesar 9,35% (YoY) ini memastikan bahwa sistem perbankan memiliki bantalan yang kuat untuk mendukung aktivitas intermediasi dan distribusi keuntungan kepada pemegang saham. Melimpahnya uang primer di sistem perbankan juga tecermin dari saldo giro bank di BI yang stabil di level Rp570,15 triliun, yang memberikan fleksibilitas bagi bank besar seperti BNI dalam mengelola struktur modalnya.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa keputusan RUPST ini merupakan cermin komitmen perseroan untuk memberikan nilai optimal kepada para pemegang saham, termasuk Pemerintah Republik Indonesia sebagai pemegang saham mayoritas.

“Keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kinerja berkelanjutan serta memperkuat fondasi permodalan perseroan ke depan. Dana laba ditahan akan kami gunakan untuk memperkuat kapasitas permodalan di tengah dinamika industri yang menantang,” kata Okki.

Langkah BNI ini diprediksi akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap saham sektor perbankan di bursa, terutama bagi mereka yang mencari instrumen investasi dengan imbal hasil dividen (dividend yield) yang menarik namun tetap memiliki fundamental yang kokoh. ***

Tags: BBNIDividen BNIDividen Payout RatioLab 45laba bersih BNIOkki Rushartomoperbankan IndonesiaRUPST 2026Saham Blue Chipuang primer adjusted
 
 
 
 
Sebelumnya

Modal Asing Banjiri KFLN Indonesia, Posisi Investasi Internasional Tetap Resilien di 18,8% PDB

Selanjutnya

Sinergi SMGR-Taiheiyo: Incar Pasar Soil Stabilization, Intip Prospeknya!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

oleh Sandy Romualdus
20 Mei 2026 - 21:00

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat basis investor domestik dengan membidik generasi muda sebagai motor penggerak utama pasar...

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

oleh Sandy Romualdus
20 Mei 2026 - 19:46

Stabilitas.id — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) atau Bank Jatim mencatatkan lompatan aset konsolidasi yang signifikan mencapai...

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

oleh Sandy Romualdus
20 Mei 2026 - 19:17

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan cetak biru manfaat strategis dari pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) bagi penguatan jangkar...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

oleh Sandy Romualdus
20 Mei 2026 - 19:05

Stabilitas.id — Emiten bank digital milik Kredivo Group, PT Krom Bank Indonesia Tbk (IDX: BBSI), memutuskan untuk tidak membagikan dividen...

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

oleh Sandy Romualdus
19 Mei 2026 - 19:49

Stabilitas.id — Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) DKI Jakarta 2026 yang diorkestrasi oleh Bank Jakarta bersama Otoritas Jasa Keuangan...

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

oleh Sandy Romualdus
19 Mei 2026 - 16:34

Stabilitas.id - Bank Mandiri memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Sinergi SMGR-Taiheiyo: Incar Pasar Soil Stabilization, Intip Prospeknya!

Sinergi SMGR-Taiheiyo: Incar Pasar Soil Stabilization, Intip Prospeknya!

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance