Jakarta – Bank Mandiri bertindak sebagai Mandated Lead Arranger, Book Runner dan Underwriter dalam penyaluran kredit sindikasi sebesar Rp817 miliar kepada anak perusahaan Jasa Marga, PT Margabumi Adhikaraya untuk membiayai pembangunan jalan tol Gempol-Pandaan di Jawa Timur. Kredit sindikasi tersebut disalurkan Bank Mandiri bersama Bank DKI, Bank BJB dan Bank jatim.
Penandatanganan perjanjian Kredit Sindikasi berjangka waktu 15 tahun itu dilakukan oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok, Direktur Bank DKI Mulyatno Wibowo, Direktur Komersial Bank BJB Entis Kushendar, Direktur Utama Bank Jatim Hadi Sukrianto dan Direktur Utama PT Margabumi Adhikaraya Setiyono di Plaza Mandiri Jakarta, Selasa (12/6).
BERITA TERKAIT
Pada pembiayaan sindikasi untuk mendukung pembangunan jalan tol dengan total pembiayaan bank sebesar Rp 817 Milyar tersebut, Bank Mandiri memberikan kontribusi sebesar Rp467 miliar. Porsi kredit yang disalurkan Bank DKI sebesar Rp150 miliar, untuk Bank BJB dan Bank Jatim masing-masing menyalurkan kredit sebesar Rp100 miliar.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok mengatakan sindikasi pembiayaan jalan tol ini menunjukkan komitmen perbankan dalam mendorong sektor riil melalui pengembangan infrastruktur.
“Kami berharap aliansi yang dilakukan perbankan nasional ini dapat membantu mengatasi permasalahan infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia, yang seringkali menjadi hambatan dalam mendorong peningkatan aktivitas ekonomi,” kata Fransisca Nelwan Mok.
Pembangunan jalan tol tersebut akan menambah sarana infrastruktur transportasi yang terintegrasi dengan jalan tol lainnya di wilayah Jawa Timur. Melalui pembangunan jalan tol ini, diharapkan dapat memperlancar arus transportasi yang dapat berdampak pada pertumbuhan sektor rill.
Bank Mandiri memiliki perhatian yang kuat dalam mendukung pembangunan jalan tol. Pasalnya, jalan tol memiliki manfaat ekonomi yang tinggi bagi masyarakat. Hingga Maret 2012, pembiayaan Bank Mandiri di sektor infrastruktur mencapai Rp35,78 triliun, meningkat 29.3% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 27,68 triliun. Dari portofolio kredit tersebut, pembiayaan untuk pembangunan jalan tol mencapai Rp11,02 triliun, tumbuh sekitar 10% dari penyaluran pada Maret 2011 yang sebesar Rp10,02 triliun.
Menurut Direktur Utama PT Margabumi Adhikaraya Setiyono ruas jalan tol Gempol – Pandaan sepanjang 13.61 km ini diharapkan untuk seksi I sudah dapat digunakan pada tahun 2014 sedangkan untuk seksi II diharapkan dapat digunakan 2018. Nantinya, ruas tol ini akan tersambung dengan Tol Gempol – Pasuruan dan Tol Porong – Kejapanan yang merupakan relokasi Tol Surabaya – Gempol akibat terendam lumpur lapindo. Ruas jalan tol Gempol – Pandaan akan memudahkan akses masyarakat maupun industri di wilayah Surabaya dan sekitarnya menuju lokasi-lokasi strategis seperti, Bandara Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak. Sehingga, dapat mendorong peningkatan aktifitas ekonomi di wilayah Jawa Timur.
“Kami optimis pembangunan ruas tol Gempol – Pandaan ini dapat selesai tepat waktu melalui dukungan fasilitas kredit sindikasi yang dipimpin oleh Bank Mandiri ini,” ujar Setiyono.






.jpg)










