Stabilitas.id — Maybank Group melalui Maybank Foundation memperkuat komitmennya pada inklusi dan edukasi finansial di kawasan Asia Tenggara dengan menggelar Maybank Regional Financial Education Excellence Awards 2025 (FinEx) ke-4 di Jakarta. Ajang ini menjadi puncak program literasi keuangan Cashville Kidz (CVK) yang membekali anak usia 9–12 tahun dengan keterampilan dasar pengelolaan keuangan.
FinEx memberikan apresiasi dalam empat kategori—Best School, Best Educator, Best Student, dan Best Family—untuk mengakui kontribusi sekolah, pendidik, keluarga, dan siswa yang dinilai berhasil meningkatkan kompetensi finansial melalui CVK.
Acara dihadiri Chairman Maybank Group dan Maybank Foundation Tan Sri Dato’ Sri Ir. Zamzamzairani Mohd Isa, Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan, perwakilan regulator termasuk OJK, serta delegasi diplomatik dari negara-negara ASEAN. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya literasi keuangan sebagai mandat kawasan.
BERITA TERKAIT
Dalam sambutannya, Zamzamzairani menegaskan peran strategis CVK yang telah menjangkau lebih dari 430.000 siswa, 8.200 guru, dan 1.530 sekolah di delapan negara ASEAN sejak 2013. Program tersebut dikembangkan menggunakan pre- dan post-assessment untuk memastikan peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku finansial siswa dapat terukur.
“Pendidikan finansial adalah dasar ketahanan dan pertumbuhan inklusif. Komitmen Maybank adalah memastikan akses literasi keuangan dapat menjangkau lebih banyak komunitas, khususnya kelompok prasejahtera,” ujar Zamzamzairani.
Di Indonesia, CVK telah menjangkau 18.800 siswa di 73 sekolah melalui dukungan OJK dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Steffano Ridwan menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan keterampilan hidup yang menentukan ketahanan finansial jangka panjang.
FinEx, yang mulai digelar pada 2023, kini menjadi platform regional bagi kolaborasi pendidikan dan industri keuangan. Ajang ini juga menguatkan strategi keberlanjutan Maybank di bidang inklusi keuangan, yang menargetkan dampak ke 2 juta rumah tangga di ASEAN pada 2025. ***





.jpg)










