• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, September 29, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi Industri

MenKopUKM: Pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah Harus Dipercepat

Demi merespons kebutuhan akan minyak goreng di samping minyak makan merah yang potensial memberikan nilai tambah bagi petani sawit

by Stella Gracia
10 Juni 2022 - 13:00
0
VIEWS
MenKopUKM: Pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah Harus Dipercepat
0
SHARES
0
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki melaksanakan Kunjungan Kerja Bersama Stakeholder Kelapa Sawit di Pusat Penelitian Kelapa Sawit, yang bertempat di Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (9/6/22).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Teten menegaskan bahwa saat ini pembangunan pabrik minyak makan merah oleh koperasi harus segera dilakukan demi merespon kebutuhan akan minyak minyak goreng. Selain itu, percepatan ini juga dibutuhkan untuk menambah potensi dari minyak makan mewah dan memberikan nilai tambah bagi petani sawit.

  • Baca juga: Koperasi Harus Bertanggung Jawab Atas Tindakan Pengurusnya

“Minyak makan merah ini lebih sehat dan punya banyak manfaat. Dengan adanya ini juga dapat memecahkan permasalahan pasokan minyak goreng dan dapat menghadirkan minyak goreng yang terjangkau bagi rakyat,” ungkap MenKopUKM Teten Masduki.

BERITA TERKAIT

Koperasi Harus Bertanggung Jawab Atas Tindakan Pengurusnya

Menakar Realita Digitalisasi Koperasi: Belajar dari Al Ittifaq, Terbentur Kesenjangan Lapangan

Analis: Program Koperasi Desa Merah Putih Diproyeksikan Beri Sentimen Positif untuk Koleksi BBRI

Target Pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih Terlampaui, Satgas Siap Kawal Hingga Operasionalnya

Menteri Teten juga mengatakan, pilot project pengembangan minyak makan merah oleh koperasi juga mulai dilakukan di Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan Kalimantan Tengah.

Dalam hal teknologi, Menteri Teten sudah melihat langsung pembuatan minyak makan merah yang dilakukan di Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Ia juga merasa bahwa teknologi ini akan dengan mudah diterapkan pada koperasi dan UMKM.

“Skala ekonomis dari teknologi ini bahkan dapat menghasilkan 500 kg minyak makan merah per jam. Saya akan bicara dengan Menteri BUMN agar memproduksi alat ini lebih banyak, supaya ketika piloting kita dapat dukungan teknologi dari PPKS,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) M. Edwin Syahputra Lubis mengungkapkan bahwa pihaknya telah menghasilkan inovasi yang diharapkan menjadi upaya dan langkah baru dalam rangka pengentasan stunting sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi agar usahanya mampu naik kelas.

  • Baca juga: Menakar Realita Digitalisasi Koperasi: Belajar dari Al Ittifaq, Terbentur Kesenjangan Lapangan

Inovasi tersebut adalah minyak makan merah yang merupakan produk turunan dari minyak kelapa sawit dengan nutrisi berupa fitonutrein (karoten dan vitamin E) yang tinggi serta kualitas asam lemak yang sangat baik bagi kesehatan.

Direktur Riset Perkebunan Nusantara Teguh Wahyudi menambahkan, dari 14,59 juta hektar luas perkebunan sawit di Indonesia, 6,04 juta hektar atau 41% dikelola oleh petani swadaya dan dari total produksi sebanyak 44,8 juta ton, 35% di antaranya adalah hasil dari sawit rakyat.

“Hal yang paling penting kita hadirkan teknologinya untuk digunakan oleh rakyat atau koperasi. Jadi rakyat tidak hanya sampai TBS saja tapi juga mendapatkan nilai tambah,” ungkap Teguh.

Lebih lanjut, MenKopUKM mengatakan, Sumatera Utara telah menjadi salah satu provins penghasil kelapa sawit. Dengan adanya teknologi ini, dapat memberikan nilai tambah pada industri kelapa sawit, khususnya di tingkat perekonomian rakyat melalui koperasi.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menuturkan, dengan inovasi minyak makan merah, TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit dari petani tidak perlu lagi bergantung kepada pabrik minyak goreng.

  • Baca juga: Analis: Program Koperasi Desa Merah Putih Diproyeksikan Beri Sentimen Positif untuk Koleksi BBRI

“TBS yang ada di rakyat kan dibawa ke pabrik biasanya dan ditambah potongan sampai 7%. Kalau begitu caranya, TBS mereka kita kumpulin dan tak usah kita bawa ke pabrik,” jelas Edy.

Edy menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan rapat untuk mengembangkan minyak makan merah di Sumatera Utara.***

Tags: Industri Minyak Makan MerahKelapa Sawit MerahKemenkopUKMKementerian Koperasi dan UKMKoperasiPabrik Minyak Sawit MerahPembangunan Pabrik
 
 
 
 
 
Previous Post

Ini Lima Program Kerja Kemenkeu di Tahun 2023

Next Post

Pandemi Covid-19 Berdampak pada Efisiensi Belanja Kemenkeu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Realokasi Modal Rp14 Triliun, Divestasi Chandra Asri Justru Bawa SCG Rajai Penjualan ASEAN

Realokasi Modal Rp14 Triliun, Divestasi Chandra Asri Justru Bawa SCG Rajai Penjualan ASEAN

by Sandy Romualdus
24 September 2026 - 12:27

Bagi SCG, melepaskan sebagian jangkar di satu sisi (Chandra Asri) ternyata bukan untuk berlayar pergi, melainkan untuk kembali membanjiri pasar...

Konsisten Terapkan ESG, SIG Jaga Profitabilitas Lewat Praktik Tata Kelola Standar ACGS

Konsisten Terapkan ESG, SIG Jaga Profitabilitas Lewat Praktik Tata Kelola Standar ACGS

by Stella Gracia
21 September 2026 - 09:49

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil meraih penghargaan Katadata ESG Insight Award 2026 berkat komitmen kuat dalam penerapan tata...

Taktik Usia Emas Polytron: Dominasi Pasar B2B Lewat Pembuktian Ketangguhan Ekosistem Motor Listrik

Taktik Usia Emas Polytron: Dominasi Pasar B2B Lewat Pembuktian Ketangguhan Ekosistem Motor Listrik

by Sandy Romualdus
20 September 2026 - 19:09

Memasuki usia ke-51, Polytron makin agresif menguasai pasar B2B lewat penambahan suplai motor listrik tangguh bersertifikasi IP67 bagi operasional Rentokil...

Tahan Korosi Abu Vulkanik, Polytron Pamerkan Ketangguhan Baterai IP67 Seri Fox 350

Tahan Korosi Abu Vulkanik, Polytron Pamerkan Ketangguhan Baterai IP67 Seri Fox 350

by Sandy Romualdus
17 September 2026 - 21:25

Polytron memastikan keamanan komponen baterai bersertifikasi IP67 pada motor listriknya dari paparan abu vulkanik korosif, sekaligus membagikan tips pencucian yang...

Mitigasi Risiko Ekonomi Karhutla, Bank Indonesia Kucurkan Dana Darurat Rp2,97 Miliar

Mitigasi Risiko Distribusi Energi, Patra Logistik Gembleng Mahasiswa ITS soal Tata Kelola Supply Chain

by Sandy Romualdus
17 September 2026 - 10:15

PT Patra Logistik mengamankan regenerasi talenta manajemen risiko dan rantai pasok energi melalui ajang edukasi PGTC 2026 di ITS Surabaya....

Titik Balik Sang Petani Perempuan: Menyiasati Cuaca, Mengelola Permodalan

Titik Balik Sang Petani Perempuan: Menyiasati Cuaca, Mengelola Permodalan

by Stella Gracia
15 September 2026 - 12:12

Menelusuri perjalanan Mur Dwi Astuti, petani perempuan asal Merauke yang sukses berekspansi hingga tiga hektare lahan berkat evolusi pembiayaan dari...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
 

Terbaru

Gravitasi Baru Finansial: Menakar Taji Wholesale Banking KB Bank Pacu Rantai Nilai Nasional

Ekspor Lesu & Minyak Naik, Neraca Dagang RI Agustus Diproyeksi Defisit US$ 0,9 Miliar

Menakar Transmisi Moneter, Efek Short Selling Jelang Window Dressing, dan Top 10 Saham

Kucurkan Sindikasi Rp2,11 Triliun: PT SMI dan Bank Jakarta Danai 7 Proyek Prioritas Pemprov DKI

Gagal Menyehatkan Diri: BPRS Musyarakah Ummat Indonesia Dilikuidasi LPS dan Ditutup OJK

Buka Kredit Rp456,5 Miliar: OJK dan Pemprov Jabar Luncurkan Program EGG bagi Ribuan Peternak

Akun Kripto Tembus 22,9 Juta: OJK Perketat Ruang Uji Coba Inovasi Keuangan Digital

Imbal Hasil Tembus 15 Persen: Riset Citi Wealth Ungkap Manuver Agresif Family Office Asia Pasifik

Pionir ATM hingga Bank Online: Rayakan HUT ke-71, CIMB Niaga Pacu Inovasi Digital dan Ekosistem Hijau

STABILITAS CHANNEL

[ytp_channel source="UCHTu82__5wrud9RewxF8aUw" playlist_type="horizontal"]
 
 
Next Post
Pandemi Covid-19 Berdampak pada Efisiensi Belanja Kemenkeu

Pandemi Covid-19 Berdampak pada Efisiensi Belanja Kemenkeu

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance