• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Menakar Realita Digitalisasi Koperasi: Belajar dari Al Ittifaq, Terbentur Kesenjangan Lapangan

by Stella Gracia
27 April 2026 - 12:00
30
VIEWS
Menakar Realita Digitalisasi Koperasi: Belajar dari Al Ittifaq, Terbentur Kesenjangan Lapangan
0
SHARES
30
VIEWS

Stabilitas.id – Upaya pemerintah untuk mempercepat digitalisasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kini menjadi narasi utama dalam menggerakkan ekonomi akar rumput. Dengan janji efisiensi operasional, integrasi rantai pasok, hingga perluasan akses pasar, program ini diproyeksikan mampu menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Namun, di balik optimisme tersebut, tantangan fundamental di lapangan mulai mengemuka. Kesenjangan antara harapan dan realitas menuntut evaluasi mendalam agar program ini tidak sekadar menjadi jargon kebijakan tanpa dampak yang nyata bagi mayoritas koperasi di Tanah Air.

  • Baca juga: Salurkan KUR Rp29,53 Triliun: Bank Mandiri Guyur Sektor Produksi Rp19 Triliun

Digitalisasi sebagai Keharusan

BERITA TERKAIT

Salurkan KUR Rp29,53 Triliun: Bank Mandiri Guyur Sektor Produksi Rp19 Triliun

Bom Waktu Rp240 Triliun: LPEM UI Peringatkan Ancaman Kopdes Merah Putih bagi APBN

Sasar Pelaku UMKM, Kolaborasi BNIdirect Bisnis dan Pajakind Tawarkan Pengelolaan Pajak Terpadu

Satu Dekade Beroperasi, Kredivo Sumbang Rp33 Triliun ke PDB Nasional dan Genjot Kredit Produktif

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan keniscayaan. Saat berkunjung ke Koperasi Al Ittifaq di Ciwidey, Jawa Barat, ia menekankan pentingnya adopsi teknologi bagi koperasi.

“Digitalisasi harus berdampak langsung: lebih efisien, pasar makin luas, dan usaha koperasi makin kuat,” ujar Meutya.

Koperasi Al Ittifaq sering kali dijadikan model sukses. Namun, para pengamat menilai bahwa contoh tersebut belum merepresentasikan kondisi mayoritas koperasi di berbagai pelosok Indonesia. Banyak koperasi saat ini masih terjebak dalam persoalan klasik, mulai dari manajemen yang belum profesional, keterbatasan infrastruktur, hingga rendahnya literasi digital para pengurus dan anggota.

Tiga Hambatan Utama

Pemerintah setidaknya menghadapi tiga tantangan besar dalam upaya digitalisasi ini:

  • Baca juga: Bom Waktu Rp240 Triliun: LPEM UI Peringatkan Ancaman Kopdes Merah Putih bagi APBN
  1. Kesenjangan Infrastruktur: Di banyak daerah, akses internet yang tidak stabil masih menjadi kendala utama. Tanpa fondasi konektivitas yang merata, digitalisasi berisiko hanya menjadi solusi bagi wilayah yang sudah maju, bukan solusi merata bagi seluruh desa di Indonesia.

  2. Kesiapan SDM: Tidak sedikit pengurus koperasi yang belum terbiasa dengan sistem digital. Mengelola data produksi, distribusi, dan keuangan secara terintegrasi memerlukan kapasitas digital yang mumpuni. Jika dipaksakan tanpa pendampingan, sistem baru ini justru berpotensi menambah beban operasional.

  3. Resistensi Rantai Pasok: Mengubah pola distribusi konvensional yang dianggap lebih fleksibel oleh pelaku usaha lokal menjadi sistem digital membutuhkan waktu. Perubahan ini memerlukan proses adaptasi panjang untuk membangun kepercayaan antarpelaku dalam ekosistem digital.

Pentingnya Pendampingan Berkelanjutan

Menanggapi tantangan tersebut, CEO Koperasi Pondok Pesantren Al Ittifaq, Setia Irawan, menegaskan bahwa kuncinya ada pada edukasi generasi muda. “Kami membuka kesempatan bagi generasi muda untuk belajar langsung, sehingga tercipta SDM pertanian yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Meski demikian, tantangan terbesarnya tetap pada bagaimana mereplikasi model tersebut ke ribuan koperasi lain yang memiliki karakteristik sangat beragam. Pemerintah memang telah mendorong kolaborasi antar koperasi dan pelibatan lulusan sekolah kejuruan, namun tanpa skema insentif yang jelas dan pendampingan berkelanjutan, langkah ini berisiko berjalan di tempat.

  • Baca juga: Sasar Pelaku UMKM, Kolaborasi BNIdirect Bisnis dan Pajakind Tawarkan Pengelolaan Pajak Terpadu

Para ahli ekonomi menilai bahwa transformasi digital seharusnya tidak berhenti pada penggunaan teknologi semata, melainkan memastikan kesiapan ekosistemnya. Digitalisasi adalah alat, namun pembenahan mendasar mulai dari tata kelola, infrastruktur, hingga kapasitas SDM adalah fondasi utamanya. Tanpa pembenahan fundamental, target menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dikhawatirkan akan sulit tercapai. ***

Tags: #UMKMAl IttifaqDigitalisasiinfrastruktur digitalKopdes Merah PutihKoperasiliterasi digitalMeutya Hafid
 
 
 
 
 
Previous Post

Bitcoin Rebound ke US$79.500, Investor Institusional Jadi Penopang Utama di Tengah Geopolitik

Next Post

Dampak Ekonomi Talenta Digital Tembus Rp6,5 Triliun, Sektor Non-IT Jadi Penyerap Utama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

Ekonomi RI Kuartal I/2026 Melesat 5,61%, Konsumsi Pemerintah dan Investasi Jadi Motor

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Pemerintah Butuh Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:10

Pemerintah membidik pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027 dengan kebutuhan investasi Rp2.258 triliun yang ditopang transisi energi dan hilirisasi digital....

Dari Helai Benang ke Pasar Global, BI Menganyam Asa Baru Ekonomi Flobamorata

Dari Helai Benang ke Pasar Global, BI Menganyam Asa Baru Ekonomi Flobamorata

by Sandy Romualdus
8 Oktober 2026 - 10:15

BI NTT dan Pemprov gelar Flobamorata Creative Expo 2026 di Kupang. Dorong ekspor kakao Sikka Rp1,1 miliar ke Australia dan...

Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global

Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.353 Triliun: BI Catat Lonjakan Uang Kartal 11,8 Persen

by Sandy Romualdus
7 Oktober 2026 - 18:26

Uang Primer Adjusted Bank Indonesia tumbuh 9,3 persen mencapai Rp2.353,1 triliun pada September 2026 didorong kenaikan uang kartal 11,8 persen....

Cadangan Devisa Maret 2025 Meningkat Jadi 157,1 Miliar Dolar AS

Tahan Gejolak Global: Cadangan Devisa Indonesia Stabil di Angka US$146 Miliar

by Sandy Romualdus
7 Oktober 2026 - 18:24

Cadangan devisa Indonesia September 2026 terjaga di level 146,3 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor dan pembayaran...

Tindak Lanjut Putusan MK: Menaker Beberkan Poin Kunci UU Pelindungan Ketenagakerjaan Anyar

Tindak Lanjut Putusan MK: Menaker Beberkan Poin Kunci UU Pelindungan Ketenagakerjaan Anyar

by Sandy Romualdus
7 Oktober 2026 - 18:16

Menaker Yassierli membeberkan poin kunci UU Pelindungan Ketenagakerjaan mencakup larangan tahan ijazah, uang saku magang, hingga cadangan pesangon PHK. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Gagal Pulihkan Kinerja: OJK Cabut Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital

Lebih dari Lima Tahun Bermitra: BNI Pertegas Dukungan Jangka Panjang Bulu Tangkis Indonesia Menuju LA 2028

Sambut MotoGP Mandalika: BNI Tebar Promo Cashback dan Permudah Transaksi via Wondr

Bukan Cuma Urusan Tim IT: Praktisi Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

Bank Raya Tunjuk Direktur Bisnis Baru di Tengah Pertumbuhan Kredit Digital 22 Persen

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen: Pemerintah Butuh Investasi Rp2.258 Triliun pada 2027

Permintaan Emas RI Melonjak 40 Persen: Bank Mandiri Hadirkan Ekosistem Bulion Terpadu di Aplikasi Livin’

Investor Muda Tembus 55 Persen Tapi Kuasai Aset Minim, Analis Ingatkan Risiko Saham Rp1 dan Short Selling

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Dampak Ekonomi Talenta Digital Tembus Rp6,5 Triliun, Sektor Non-IT Jadi Penyerap Utama

Dampak Ekonomi Talenta Digital Tembus Rp6,5 Triliun, Sektor Non-IT Jadi Penyerap Utama

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance