• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, Juni 8, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Asuransi

Mitigasi Risiko Klaim, Tugure Ingatkan Bahaya Salah Hitung Nilai Pertanggungan Bisnis

oleh Stella Gracia
2 Juni 2026 - 10:54
48
Dilihat
Mitigasi Risiko Klaim, Tugure Ingatkan Bahaya Salah Hitung Nilai Pertanggungan Bisnis
0
Bagikan
48
Dilihat

Stabilitas.id – Perusahaan reasuransi nasional, PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure), mengingatkan pentingnya ketepatan teknis dalam penetapan nilai pertanggungan (sum insured) pada asuransi gangguan usaha atau Business Interruption Insurance (BI). Langkah ini krusial guna menghindari sengketa finansial saat terjadi klaim besar.

Hal tersebut menjadi benang merah dalam agenda tahunan Tugure Academy Sharing Session 2026 bertajuk “Business Interruption: Gross Profit vs Revenue: Avoiding the Pitfalls of Misdeclared Sum Insured” yang digelar di atas Kereta Api Wisata milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Property and Engineering Group Head Tugure Aries Karyadi menegaskan bahwa ketidaktepatan dalam mendeklarasikan nilai pertanggungan pada polis BI berpotensi memicu kesenjangan perlindungan (under-insurance) maupun kelebihan pertanggungan (over-insured). Efek domino dari kesalahan ini akan langsung memengaruhi kalkulasi besaran penggantian klaim yang diterima nasabah.

BERITA TERKAIT

Aries memaparkan, formulasi sum insured pada Business Interruption Insurance idealnya didasarkan pada laba kotor (gross profit) yang dapat dipertanggungkan, bukan mengacu semata-mata pada pendapatan kotor (revenue atau turnover).

“Kecermatan dan ketepatan penentuan BI akan mereduksi kesalahan penentuan dari under ataupun over insured. Hal ini tentunya akan membuat penentuan jumlah pertanggungan lebih presisi,” jelas Aries di hadapan perwakilan 18 perusahaan mitra cedant, dikutip dari rilis resminya, Selasa (2/6/2026).

Ancaman Penerapan Average Clause

Dalam lanskap manajemen risiko, ketidaktepatan deklarasi nilai pertanggungan berisiko mengaktifkan klausul rata-rata (average clause) saat proses likuidasi klaim berjalan. Jika hal itu terjadi, perusahaan asuransi hanya akan membayar ganti rugi secara proporsional, sehingga memicu financial gap bagi tertanggung.

Oleh sebab itu, Tugure mendorong pelaku industri untuk memperketat akurasi underwriting dengan wajib mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan usaha (business growth projection) serta penentuan periode ganti rugi (indemnity period) yang akurat.

Sebagai bagian dari pengelolaan risiko (risk management), Tugure juga membagikan studi kasus berbasis data historis terkait klaim-klaim BI berskala jumbo di pasar global maupun domestik. Langkah mitigasi ini diharapkan mampu meminimalkan potensi sengketa hukum (dispute) antara perusahaan asuransi, pialang berjangka (broker), dan reasuransi ketika terjadi kerugian katastropik pada operasional bisnis mitra.

Strategi Kolaborasi Lewat Tugure Academy

Sementara itu, Investment Group Head Tugure Nur Falah menjelaskan bahwa program Tugure Academy dirancang sebagai wadah edukasi berkala guna meningkatkan kapabilitas teknis para pelaku industri perasuransian di Indonesia.

“Acara sharing session ini merupakan agenda rutin dari Tugure yang diselenggarakan setiap tahun. Kami berupaya menghadirkan suasana yang berbeda untuk menunjang kegiatan ini. Pada pelaksanaan kali ini, kami ingin memberikan pengalaman sharing session yang dilakukan di Kereta Api Wisata dari KAI,” tutur Nur Falah.

Lewat penguatan kompetensi teknis cedant, emiten reasuransi ini berupaya memosisikan diri sebagai mitra strategis (strategic partner) yang tidak hanya menyediakan kapasitas tampung risiko (reinsurance capacity), melainkan juga membangun ekosistem industri keuangan non-bank (IKNB) yang lebih resilien terhadap volatilitas makro. ***

Tags: Business Interruption InsuranceKlaim ReasuransiRisiko Under InsuranceSum Insured AsuransiTugu Reasuransi IndonesiaTugure AcademyUnderwriting Asuransi Umum
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Fee-Based Income Tumbuh 39,8%, Laba Bersih Maybank (BNII) Sentuh Rp308,77 Miliar

Selanjutnya

Aturan Baru DHE SDA Berlaku, Tiga Bank Himbara Siap Tampung Likuiditas Valas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

Pendapatan Premi Prudential Indonesia Naik Rp21,1 Triliun, Produk Tradisional Melesat 16%

oleh Sandy Romualdus
4 Juni 2026 - 10:21

Stabilitas.id – Raksasa asuransi jiwa, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), membukukan total pendapatan premi sebesar Rp21,1 triliun sepanjang tahun...

Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun

Pendapatan Premi Rp47,27 Triliun, Aset Industri Asuransi Jiwa Melesat Jadi Rp652,89 Triliun

oleh Sandy Romualdus
4 Juni 2026 - 09:39

Stabilitas.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja keuangan industri asuransi jiwa nasional menunjukkan resiliensi yang kokoh pada kuartal...

OJK Dorong Reformasi Asuransi 2026, Siapkan Skema Tiering Modal Minimum

OJK Dorong Reformasi Asuransi 2026, Siapkan Skema Tiering Modal Minimum

oleh Stella Gracia
3 Juni 2026 - 14:38

Stabilitas dan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengakselerasi program reformasi total pada sektor industri asuransi dan reasuransi nasional. Langkah...

Transformasi Industri Asuransi Belum Komprehensif, OJK akan Perketat Ketentuan Modal Minimum

Data OJK Maret 2026: Kanal Bancassurance Kuasai 40,4 Persen Premi Asuransi Jiwa

oleh Sandy Romualdus
29 Mei 2026 - 15:59

Stabilitas.id — Kanal distribusi kerja sama perbankan atau bancassurance kukuh mempertahankan posisinya sebagai mesin pertumbuhan utama dalam struktur pendapatan premi...

Asuransi Parametrik Relevan, Unitlink Perlu Transparansi di Tengah Konflik Global

Kabar Baik Asuransi Jiwa: Klaim Unitlink Turun 7,99% Per Maret 2026 Menyentuh Rp13,3 Triliun

oleh Sandy Romualdus
22 Mei 2026 - 09:34

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tren perlambatan pertumbuhan pada kinerja pendapatan premi produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan...

QIII 2014, Premi Prudential Tumbuh 13%

Fokus ke Produk Tradisional, Aset Kelolaan Prudential Syariah Melesat Jadi Rp8 Triliun

oleh Sandy Romualdus
18 Mei 2026 - 09:43

Stabilitas.id — PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) menorehkan rapor biru sepanjang tahun buku 2025. Penguasa pangsa pasar (market...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kedok Koperasi BLN Dibongkar, Satgas PASTI Tangkap Nicholas Nyoto Terkait Investasi Ilegal Bunga 4,17% per Bulan

Langkah Raymond/Joaquin di Final BWF Super 1000 Perkuat Optimisme Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia

BNI Raih Predikat Best Companies to Work for in Asia untuk Ketiga Kalinya

BNI-PBSI Cetak Generasi Baru Juara, Raymond/Joaquin Melaju ke Final Indonesia Open 2026

Pasar Global Tembus US$6,8 Triliun, BRI (BBRI) Pacu Kredit UMKM Sektor Wellness

Buntut Aduan Konsumen, OJK Instruksikan Solusiku Setop Sementara Penagihan Bermasalah

Rapor Sektor Keuangan Mei 2026: Pasar Saham Konsolidasi, Intermediasi Perbankan Tetap Solid

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

Direktur Utama BRI Sebut Adopsi Kecerdasan Buatan Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

Aturan Baru DHE SDA Berlaku, Tiga Bank Himbara Siap Tampung Likuiditas Valas

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance