JAKARTA, Stabilitas.id – Dewan perusahaan platform sosial media Twitter, menyetujui tawaran pembelian senilai $ 44 miliar (£ 34.5 miliar) daro Elon Musk. Dengan diterimanya tawaran ini, akan terjadi beberapa perubahan dalam kebijakan twitter, salah satunya dengan memungut biaya dari akun bisnis dan pemerintahan.
Namun, Musk mengatakan bahwa situs ini akan tetap di gratiskan untuk pengguna biasa. Sebelumnya, ia mengatakan untuk memperbarui Twitter dengan meningkatkan produk dan membuat fitur-fitur baru.
Dilansir dari BBC.com, hingga kini pihak Twitter belum menanggapi permintaan komentar dari BBC.
Sebelumnya, Musk menyematkan link di cerita CNN yang di dalamnya berisi pernyataan brand besar di AS untuk meboikot Twitter, jika Elon Musk merubah aturan pembatasan tentang ujaran kebencian.
Musk berpendapat bahwa, aturan pembatasan yang dilakukan Twitter adalah ancaman bagi kebebasan berpendapat.
Sejak menyetujui untuk membeli Twitter, Elon Musk menyatakan bahwa ia ingin membuat perbaikan untuk meningkatkan daya tarik dari aplikasi yang dianggap ‘niche’ tersebut.
Ia juga mengatakan akan memperkenalkan fitur baru dan perubahan pada layanan berlangganan premium barunya, Twitter blue, termasuk memotong harga berlanggangan.
Saat menghadiri acara tahunan Met Gala di New York pada Senin (2/5/22), Musk menyatakan bahwa ia akan membuat twitter transparan tentang bagaimana tweet dipromosikan atau diturunkan. Ia ingin membuat platform ini tersedia untuk pengawasan publik.
Menurut Wall Street Journal, berdasarkan dari ahli yang memahami masalah ini, Musk berencana untuk menjual lagi sahamnya dalam jangka waktu tiga tahun setelah membelinya
Proses ambil alih saham Twitter Musk diharapkan akan selesai tahun ini, dengan syarat telah disetujui para pemegang saham dan regulator twitter.
Minggu lalu, Musk menjual sahamnya di Tesla sebesar $ 8,5 miliar. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa, ia akan menggunakan uang itu untuk membiayai pembelian sahamnya di Twitter.
Saham Tesla mengalami pengurangan 20% nilainya pada bulan lalu, ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Musk akan menjual Sebagian besar sahamnya di perusahaan Tesla untuk mendanai kesepakatan ini.
Sebagai informasi, Elon Musk adalah orang terkaya di dunia saat ini, dengan perkiraan kekayaan bersih sebesar $ 250 miliar, yang sebagian besar karena kepemilikan sahamnya di Tesla. Ia juga memiliki saham di perusahaan roket SpaceX, yang diperkirakan bernilai $ 10 miliar.***





.jpg)










