Stabilitas.id – PT Bank NTB Syariah mempercepat penetrasi sistem pembayaran digital dan literasi keuangan syariah melalui perhelatan “Gelegar Lentera Ramadhan”. Bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bank pembangunan daerah ini menjadikan momentum Ramadhan sebagai katalis pemberdayaan ekonomi lokal berbasis teknologi.
Pusat kegiatan ini melibatkan puluhan pelaku UMKM binaan yang kini sepenuhnya terintegrasi dengan sistem pembayaran non-tunai menggunakan QRIS Bank NTB Syariah. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan keamanan transaksi bagi para pedagang kecil sekaligus memperkenalkan gaya hidup digital kepada masyarakat luas.
BERITA TERKAIT
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyatakan bahwa digitalisasi adalah kunci bagi UMKM lokal untuk “naik kelas”. “Dengan fasilitas QRIS, transaksi menjadi lebih cepat dan transparan. Kami ingin berkah Ramadhan dirasakan nyata oleh pelaku usaha melalui kemudahan bertransaksi digital,” ujar Nazaruddin dalam keterangan resmi, Senin (2/3/2026).
Literasi Keuangan via Program GERAKS
Selain fokus pada infrastruktur transaksi, Bank NTB Syariah aktif menjalankan edukasi melalui Program GERAKS (Gerakan Keuangan Syariah). Program ini bertujuan meningkatkan inklusi keuangan dengan memberikan pemahaman mendalam mengenai manajemen keuangan berbasis syariah serta produk pembiayaan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Guna merangsang adopsi teknologi, manajemen juga menyiapkan skema apresiasi berupa doorprize menarik bagi para mitra UMKM yang paling aktif menggunakan QRIS selama gelaran berlangsung. Strategi ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan ekosistem digital di pasar rakyat bahkan setelah bulan Ramadhan usai.
Ekspansi ke Wilayah Timur
Rangkaian kegiatan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang berakhir pada 1 Maret lalu tercatat sukses menjaring antusiasme warga. Kesuksesan tersebut kini dilanjutkan dengan ekspansi kegiatan ke wilayah timur NTB.
-
Lokasi Berikutnya: Masjid Agung Al-Muwahiddin, Kota Bima.
-
Jadwal: 2 hingga 3 Maret 2026.
-
Agenda: Bazar UMKM berbasis QRIS, edukasi literasi syariah, dan tausyiah rohani.
Kolaborasi strategis ini diharapkan mampu memperkuat posisi Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah nasional di kuartal I/2026. Dengan menggabungkan syiar agama dan pemberdayaan ekonomi, Bank NTB Syariah optimistis target literasi dan inklusi keuangan daerah dapat tercapai lebih cepat. ***
















