• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi Pariwisata

Pesona Alam Nusa Cendana

by Sandy Romualdus
28 Februari 2016 - 00:00
25
VIEWS
Pesona Alam Nusa Cendana
0
SHARES
25
VIEWS

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Sumba telah memikat berbagai bangsa untuk menyambanginya. Kala cendana masih tumbuh di sebagian besar wilayahnya, wilayah ini telah menjadi primadona. Namun kejayaan komoditi cendana telah pudar dimakan waktu. Sekarang tak ada lagi kejayaan cendana di tanah Sumba.
Bagi para pencari kedamaian, Sumba adalah rumah. Bagaimana tidak, pulau seluar 10.700 km2 yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini memiliki beragam pesona alam dari pesisir hingga ke dataran tinggi yang dipenuhi hamparan sabana nan indah. Lihat pula rumah adat yang masih terjaga hingga saat ini, festival Pasola, dan tentunya Merapu, kepercayaan kuno yang hingga kini tetap menjadi dasar kehidupan masyarakat Sumba.
Bila Anda mengunjungi Sumba, jangan lupa mampir ke air terjun Lapopu di Desa Lapopu, Kecamatan Wanokaka, Sumba Barat. Lapopu merupakan lokasi air terjun terindah di Pulua Sumba. Lokasi air terjun Lapopu ini sering dikunjungi wisatawan lokal dan asing.
Selain dimanfaatkan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sumber air terjun itu juga dimanfaatkan oleh investor untuk membangun pembangkit listrik untuk melayani masyarakat daerah itu. Air terjun Lapopu ini bisa membangkitkan tenaga listrik 2×800 kilowatt (kw).
Ada pula air terjun Lokomboro di Sumba Barat Daya. Air terjun Lokomboro ini sudah dimanfaatkan untuk membangkitkan tenaga listrik dengan kapasitas 1×800 kw dan 2×200 kw. Air terjun Lokomboro ini juga sering dijadikan lokasi wisata alam, karena berada di ketinggian yang mencapai 92 meter. Air terjun Lokomboro ini berasal dari dalam gua. Hutan nan indah di sekitar air terjun itu membuat suasana semakin eksotis.
Ingin menikmati keindahan danau air asin dan suasana alam yang elok nan cantik? Kunjungi Danau yang terletak di Kodi Utara, Sumbawa Barat Daya. Untuk mencapainya, kita harus berjalan sekitar 2 jam melewati hutan jati, dan kampung-kampung adat serta bangunan rumah yang khas, serta panorama padang ilalang yang luas tersuguhkan di sepanjang perjalanan menuju tempat ini.
Sumba juga terkenal dengan keindahan pantai-pantainya. Sebut saja Pantai Mandorak di Kecamatan Kodi Utara; Pantai Ratenggaro di Desa Ratenggaro, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya. Jaraknya sekitar 35 km arah barat daya Tambolaka. Dengan bibir pantai melengkung berpasir putih, gulungan ombak menuju pantai Ratenggaro tak lelahnya menderu. Berdekatan dengan kawasan rumah adat pantai yang menghadap laut lepas ini dihampari pasir putih berhiaskan sejumlah kubur batu tua berbentuk menhir bak zaman megalitik; Pantai Mamboro di utara Sumba Barat. .
Sepanjang perjalanan menuju pantai ini pemandangan alamnya sangat spektakuler. Sejauh mata memandang, padang sabana terbentang luas. Sungguh sebuah panorama dan lukisan alam yang cantik; Pantai Pero, berjarak 45 Km dari Tambolaka Ibukota Kabupaten Sumba Barat Daya.
Selain memiliki pantai-pantai elok yang masih perawan, Sumba juga memiliki beberapa potensi wisata lainnya yakni wisata budaya. Di Sumba Barat Daya khususnya terdapat sejumlah perkampungan tradisional. Rumah-rumah di kampung adat ini dipagari dengan tatanan batu karang rapih membentuk lingkaran. Jajaran batu kubur megalitik menghiasi rumah-rumah bermenara dan beratap alang-alang dengan ketinggian 20 meter-an.
Kubur batu dan rumah adat ini merupakan simbol kehidupan dan kematian. Satu diantaranya adalah situs Wainyapu di Kecamatan Kodi Bangedo, dengan jarak sekitar 45 km arah barat Kota Tambolaka.
Di Sumba, Anda juga masih bisa menyaksikan upacara Keagamaan Merapu. Merapu adalah sebuah agama atau kepercayaan lokal yang dianut oleh masyarakat di pulau ini. Lebih dari setengah penduduk Sumba memeluk agama ini. Pemeluk ‘agama’ ini percaya bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara dan setelah akhir zaman mereka akan hidup kekal di dunia roh, yaitu di surga Marapu yang dikenal sebagai Prai Marapu.
Upacara keagamaan marapu seperti upacara kematian dimana seorang yang meninggal dikremasi dan dibungkus dengan kain hasil tenunan dan disemayamkan beberapa hari dengan cara didudukkan, sebelum dikuburkan dalam kubur batu megalitik. Seremoni penguburan, disertai penyembelihan sejumlah hewan (kerbau dan babi) dalam jumlah banyak, setara dengan strata sosial orang yang meninggal tersebut.
Jangan lupa, Sumba juga punya Pasola, sebuah permainan rakyat yang berisiko, dengan masing-masing orang menunggang kudanya dan saling menghajar atau melempar dengan kayu tombak (sola) ke arah tubuh lawannya.
Permainan pasola diadakan pada empat kampung di kabupaten Sumba Barat. Keempat kampung tersebut antara lain Kodi, Lamboya, Wonokaka, dan Gaura. Pelaksanaan pasola di keempat kampung ini dilakukan secara bergiliran, yaitu antara bulan Februari hingga Maret setiap tahunnya.

  • Baca juga: Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores
  • Baca juga: Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi
  • Baca juga: Mulai 23 Februari, Simak Jadwal Lengkap Kereta Panoramic Tambahan Rute Jawa Tengah
 
 
 
 
 
Previous Post

3 SUV Baru di Awal 2016

Next Post

Sony Hi-Res, Car Audio Beresolusi Tinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

Garuda – Citilink Indonesia Kuasai Pangsa Pasar Domestik

Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

by Stella Gracia
5 Oktober 2026 - 13:56

Garuda Indonesia, Kemenpar, dan Mastercard merilis program stopover bebas biaya terbang domestik guna memperluas distribusi turis asing ke daerah prioritas....

Mulai 23 Februari, Simak Jadwal Lengkap Kereta Panoramic Tambahan Rute Jawa Tengah

Mulai 23 Februari, Simak Jadwal Lengkap Kereta Panoramic Tambahan Rute Jawa Tengah

by Stella Gracia
25 Februari 2026 - 12:44

Stabilitas.id — PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) resmi menghadirkan perjalanan tambahan Kereta Panoramic untuk relasi Jakarta–Yogyakarta hingga Solo (PP)...

Kemenhut Pastikan Pembangunan Pulau Padar Sesuai EIA dan Prinsip Konservasi

Kemenhut Pastikan Pembangunan Pulau Padar Sesuai EIA dan Prinsip Konservasi

by Stella Gracia
16 September 2025 - 10:43

JAKARTA, Stabilitas.id – Kementerian Kehutanan menegaskan seluruh kegiatan pembangunan sarana dan prasarana wisata alam di kawasan Taman Nasional Komodo (TN Komodo)...

Kolaborasi BRI dan KAI Mudahkan Transaksi Digital di Loko Café dan Resto on Train

Kolaborasi BRI dan KAI Mudahkan Transaksi Digital di Loko Café dan Resto on Train

by Stella Gracia
23 Desember 2024 - 19:23

JAKARTA, Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan...

Wise Indonesia: Gisella Cindy Berikan Tips Bagi Warga Indonesia Yang Ingin Pindah ke Luar Negeri

Wise Indonesia: Gisella Cindy Berikan Tips Bagi Warga Indonesia Yang Ingin Pindah ke Luar Negeri

by Stella Gracia
18 Desember 2024 - 18:44

JAKARTA, Stabilitas.id – Tingginya gaji, peluang sosial-ekonomi yang lebih baik, serta prestise tinggal di luar negeri terus menarik minat banyak...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Bank Kesejahteraan dan Koperasi Nusantara Kerjasama Pola Channeling

Bank Kesejahteraan dan Koperasi Nusantara Kerjasama Pola Channeling

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance