• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Perbankan

RUPS LB Bank NTT Perpanjang Jabatan Plt Dirut Yohanis Landu Praing, KUB dengan Bank Jatim Lanjut ke Shareholder Agreement

oleh Sandy Romualdus
18 November 2024 - 10:11
10
Dilihat
RUPS LB Bank NTT Perpanjang Jabatan Plt Dirut Yohanis Landu Praing, KUB dengan Bank Jatim Lanjut ke Shareholder Agreement
0
Bagikan
10
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – PT Bank NTT menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT. secara hybrid pada Sabtu, 16 November lalu di Ruang Rapat Gubernur Gedung Sasando. Hadir dalam rapat tersebut Penjabat Wali Kota Kupang Linus Lusi, Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, Penjabat Bupati Sumba Barat Daya Ir. Yohanes Oktovianus, dan Penjabat Bupati Kupang Alexon Lumba, dengan sejumlah Kepala Daerah lainnya mengikuti secara daring.

RUPS LB yang dipimpin Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P., selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) ini mengesahan kerjasama KUB (Kelompok Usaha Bank) antara Bank NTT dengan Bank Jatim sekaligus memberikan kewenangan kepada PSP untuk menandatangani Shareholder Agreement (SHA), juga kewenangan kepada Plt Dirut Bank NTT untuk valuasi saham dan lain-lain.

RUPS LB juga menyetujui perpanjangan masa jabatan Plt. Direktur Utama Bank NTT Yohanis Landu Praing selama tiga bulan, atau sampai adanya Direktur Utama (Dirut) Bank NTT defenitif. Selain jabatan Plt Dirut Bank NTT yang diperpanjang, masa jabatan Komisaris Independen turut diperpanjang hingga satu periode termasuk Dir IT dan Operasional Bank NTT.

BERITA TERKAIT

Babak Baru Konsolidasi Bank Daerah: Bank Jatim Resmi Suntik Modal, Bank NTT Siap Berbenah

Kinerja Moncer! Bank NTT Perpanjang Masa Jabatan Plt Dirut, Yohanis Landu Kembali Pimpin Hingga 2026

Bank NTT: 63 Tahun Menenun Asa, Membangun Negeri dari Timur

KRN Bank NTT Resmi Usulkan Nama Komisaris dan Direksi ke OJK: Antara Figur Karier Versus ‘Titipan’ Politik

Kepada wartawan usai RUPS LP, Direktur Dana dan Treasury Bank NTT sekaligus Plt Direktur Kredit Bank NTT, Hilarius Minggu mengatakan, proses KUB Bank NTT dengan Bank Jatim akan terus diproses hingga akhir tahun 2024. “Targetnya akhir tahun proses KUB dengan Bank Jatim selesai,” kata Hilarius, seperti dilansir Pos Kupang.

Dia menjelaskan, terkait dengan Share Holder Agreement (SHA) dan sejumlah aturan turunan terkait KUB dengan Bank DKI masih sedang dibahas oleh para pemegang saham. Menurut dia, KUB bersama dengan Bank Jatim akan mendapatkan keuntungan yang baik dalam mendukung peningkatan Bank NTT menjadi lebih baik. “Keuntungan KUB dengan Bank Jatim adalah bahwa kita kalau ada kekurangan, bisa disuplai oleh Bank Jatim,” bebernya.

Hilarius menambahkan, dalam kerja sama KUB tersebut, Bank Jatim meminta jabatan sebagai Direktur Kredit. Yang mana, hal tersebut juga sudah dibahas dalam RUPS LB.

Kinerja Positif

Untuk diketahui, kinerja keuangan Bank NTT hingga September 2024 (triwulan III) menunjukkan hasil yang positif, dengan pencapaian laba bersih yang mengalami pertumbuhan signifikan. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, laba bersih Bank NTT tercatat sebesar Rp134,30 miliar, meningkat 53,20 persen secara tahunan (year on year / yoy) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang hanya mencapai Rp87,66 miliar. Pencapaian ini didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih dan efisiensi operasional yang lebih baik. Pendapatan bunga bersih Bank NTT tercatat sebesar Rp800,25 miliar, naik 4,69 persen yoy.

Selain itu, Bank NTT berhasil menekan beban operasional lainnya yang tercatat turun 4,17 persen menjadi Rp633,01 miliar. Efisiensi operasional ini berkontribusi pada penurunan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) dari 88,70 persen menjadi 87,55 persen. Rasio BOPO yang semakin rendah menunjukkan bahwa Bank NTT semakin efisien dalam menjalankan operasionalnya, yang turut berkontribusi pada peningkatan laba.

Per September 2024, total aset Bank NTT tercatat sebesar Rp17,44 triliun, tumbuh tipis sebesar 0,03 persen yoy. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) juga mencatatkan kenaikan sebesar 0,69 persen, mencapai Rp13,77 triliun. Peningkatan terbesar terjadi pada giro yang naik 29,09 persen, diikuti oleh tabungan yang meningkat 2,40 persen, sementara deposito mengalami penurunan sebesar 16,32 persen. Dengan komposisi DPK yang solid, rasio dana murah (CASA) Bank NTT meningkat signifikan, dari 52,56 persen pada September 2023 menjadi 60,58 persen pada September 2024.

Dalam hal penyaluran kredit, Bank NTT mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,45 persen, dengan total kredit yang disalurkan mencapai Rp12,78 triliun. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross tetap stabil di level 3,39 persen, sementara NPL net mengalami penurunan dari 1,94 persen menjadi 1,43 persen, yang mencerminkan adanya perbaikan kualitas kredit.

Bank NTT juga mencatatkan kecukupan modal yang baik. Modal inti meningkat 7,89 persen menjadi Rp2,37 triliun, sementara rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) naik dari 23,51 persen pada tahun sebelumnya menjadi 25,29 persen, yang jauh di atas ketentuan regulator. Hal ini memberikan dasar yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan.

Dari sisi profitabilitas, Bank NTT mengalami peningkatan yang signifikan. Return on assets (ROA) naik dari 0,94 persen menjadi 1,32 persen, sementara return on equity (ROE) meningkat dari 5,29 persen menjadi 7,63 persen, menunjukkan bahwa bank semakin efektif dalam memanfaatkan aset dan ekuitas untuk menghasilkan laba.

Bank NTT juga menunjukkan likuiditas yang sehat, dengan loan to deposit ratio (LDR) yang naik dari 91,23 persen menjadi 92,83 persen. Angka LDR ini masih berada dalam rentang yang sehat, yaitu antara 78-92 persen, yang menunjukkan bahwa Bank NTT memiliki likuiditas yang cukup untuk memenuhi permintaan kredit, tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.

Dengan kinerja yang solid di seluruh lini, Bank NTT menunjukkan fondasi yang kuat untuk terus berkembang dan mendukung perekonomian di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada masa yang akan datang.***

Tags: Bank NTTKUB Bank NTT
 
 
 
 
Sebelumnya

10 Kiat Rahmat Bastian Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Optimalkan Peran ILUNI FHUI

Selanjutnya

AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan di Kabupaten Rejang Bengkulu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

oleh Stella Gracia
21 Februari 2026 - 22:39

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar rangkaian aksi bersih...

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
21 Februari 2026 - 19:52

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar Customer Gathering Imlek 2026 sebagai ajang silaturahmi sekaligus apresiasi...

Bank Indonesia Tetapkan Jadwal Rapat Dewan Gubernur Bulanan 2026, Fokus Transparansi Kebijakan

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:11

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan ketahanan sektor perbankan nasional tetap kokoh di tengah langkah Moody’s Ratings yang merevisi outlook...

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 10:32

Stabilitas.id – Industri perbankan nasional masih memiliki ruang yang solid untuk menopang pertumbuhan kredit ke depan dengan kondisi likuiditas dan...

Laba Danamon Tumbuh 14% Jadi Rp4 Triliun pada 2025, Kredit Naik 9%

Laba Danamon Tumbuh 14% Jadi Rp4 Triliun pada 2025, Kredit Naik 9%

oleh Sandy Romualdus
19 Februari 2026 - 19:20

Stabilitas.id — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp4 triliun sepanjang 2025, tumbuh 14% secara...

Transaksi SeaBank Tembus 10 Juta per Hari, Deposito Digital Jadi Tren Penahan Konsumsi Gen Z

Transaksi SeaBank Tembus 10 Juta per Hari, Deposito Digital Jadi Tren Penahan Konsumsi Gen Z

oleh Stella Gracia
19 Februari 2026 - 12:11

Stabilitas.id – Tren digitalisasi perbankan yang semakin lekat dengan gaya hidup generasi muda mendorong perbankan digital untuk memperkuat strategi pengelolaan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan di Kabupaten Rejang Bengkulu

AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan di Kabupaten Rejang Bengkulu

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance