• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi Industri

Saat Kota Mencari Napas Baru: Di Persimpangan Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Sirkular

oleh Sandy Romualdus
11 Oktober 2025 - 11:25
3
Dilihat
Saat Kota Mencari Napas Baru: Di Persimpangan Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Sirkular
0
Bagikan
3
Dilihat

Stabilitas.id – Di kota-kota besar, sampah bukan lagi sekadar persoalan yang dibuang jauh dari pandangan publik. Ia hadir saban hari: menumpuk di pinggir jalan, mengendap di bantaran sungai, dan kadang menciptakan aroma yang mencuri ruang gerak di udara pagi. Bahkan data KLHK menyebutkan bahwa lebih dari 60% sampah di Indonesia berasal dari konsumsi individu dan rumah tangga, dengan 15% plastik dan 12% kertas. Di balik angka itu, terdapat gambaran keseharian yang perlahan berubah menjadi krisis.

Di sebuah gedung kantor pusat Blibli di Jakarta, pemandangan berbeda terjadi pada akhir September lalu. Alih-alih menambah daftar limbah kota, karyawan Blibli—Bliblioneers—membawa pakaian dan material tekstil yang tak terpakai. Dari kegiatan yang bernama Fashion Take Back Program ini terkumpul lebih dari 240 kg limbah tekstil. Alih-alih berakhir sebagai beban kota, bahan-bahan itu diolah menjadi rompi untuk volunteer dan komite Langkah Membumi Ecoground 2025.

Kepedulian ini tumbuh tidak dengan jargon besar, tetapi dari rutinitas sepele: membersihkan lemari, memilah pakaian, membawa sisa material dari kantor. Ada sesuatu yang berubah: gaya hidup sehat dan hidup ramah lingkungan mulai beririsan, bahkan berjalan bersama. Dan Blibli Tiket Action menjadi salah satu ruang di mana keduanya berjumpa.

BERITA TERKAIT

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Buah Gotong Royong Baru: Saat 16.000 Mangrove Menjadi Jejak Kolaborasi Blibli Tiket Action

Program CSR BRI Raih Pengakuan Global Lewat Dua Penghargaan Internasional

Ecoground 2025: Ketika Gerakan untuk Bumi Menjadi Budaya Baru Perkotaan

Ekonomi Sirkular Bukan Lagi Teori

Di kota yang pertumbuhan konsumsinya terus melesat, model ekonomi linear—ambil, pakai, buang—mulai memperlihatkan batasnya. Indonesia bahkan mencatat 2,3 juta ton limbah tekstil pada 2019, angka yang diprediksi melonjak hingga 3,9 juta ton pada 2030. Fakta ini mengingatkan kita bahwa krisis bukan hanya soal tempat pembuangan akhir yang meluber, tetapi pola konsumsi yang tak lagi seimbang dengan daya tampung bumi.

Blibli Tiket Action membaca transformasi ini bukan dengan seminar atau kampanye, tapi melalui praktik. Hasil daur ulang fashion akan kembali digunakan dalam industri acara Langkah Membumi Ecoground (LME) 2025 pada 8–9 November mendatang. Sebuah siklus yang tertutup: limbah diubah menjadi aksesori perhelatan yang sama-sama bertujuan menekan limbah.

Ignacia Chiara Irawan, Head of ESG Blibli, menyebut bahwa hanya kolaborasi lintas sektor yang bisa menciptakan ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

“Blibli Tiket percaya bahwa transisi menuju ekonomi sirkular hanya dapat tercapai melalui kesadaran kolektif dan kolaborasi lintas sektor… Dampak dari setiap aksi pun kami ukur berdasarkan standar internasional ISO 14040/44.”

Pernyataan itu menjadi penanda arah: bahwa sustainability bukan sekadar konsep besar untuk dicatat, tetapi ruang praktik yang melibatkan warga kota, komunitas, UMKM, hingga platform digital.

Lahirnya Ruang Publik Baru

Langkah Membumi Ecoground bukan diciptakan sebagai festival musiman. Ia dirancang seperti ruang publik baru yang hidup berdampingan dengan kota. Cukup berkontribusi satu bibit mangrove, pengunjung dapat mengakses aktivitas sport & wellness, workshop, hingga konser. Kontribusi kemudian dikonversi menjadi aksi ekologis bersama Jejakin.

Di sinilah filosofi kota bertemu keberlanjutan: partisipasi bukan lagi terbatas pada kampanye atau seruan moral, tapi diukur melalui aksi.

Seperti festival-festival sebelumnya, program ini dibangun untuk memecah tembok antara kampanye lingkungan dengan gaya hidup urban. Dari padel friendly match hingga workshop daur ulang, pesan yang hendak dibangun satu: berkelanjutan tidak berarti membatasi diri, tapi memperluas cara kita menjalani hidup.

Tahun ini, festival dipecah dalam empat ruang besar yang berlangsung simultan: Eco Motion (olahraga & wellness), Eco Market (produk berkelanjutan), Eco Labs (eksperimen & workshop), Eco Stage (hiburan & talkshow).

Pengunjung juga akan menemukan kinetic floor, solar-powered charging station, hingga test drive kendaraan listrik. Masing-masing menghadirkan wajah baru kota yang sedang mencari bentuk keberlanjutan.

Rangkaian pre-event adalah cara membangun momentum. Langkah Membumi Networking: Move for Good hingga roadshow kampus menghadirkan pendekatan baru: perubahan gaya hidup dimulai jauh sebelum festival berlangsung.

Gaya hidup sehat yang dulu hanya dikaitkan dengan olahraga, kini bergerak menuju kebiasaan berkelanjutan: memilih produk yang lebih bertanggung jawab, mengurangi sampah rumah tangga, mengevaluasi konsumsi pribadi.

Dan tahun lalu, 350 lebih kolaborator dari korporasi, komunitas, dan UMKM menjadi bagian dari festival ini. Semua bergerak di bawah narasi yang sama: Kota tidak bisa berlari dari masalah lingkungan, maka ia harus bertransformasi bersama.

Sustainability kerap dipahami sebagai tanggung jawab atau beban moral. Namun di Langkah Membumi, keberlanjutan hadir dalam wujud berbeda: sebagai ruang rekreasi, ruang komunitas, dan ruang refleksi hidup kota. Kita melihat gerakan ini bukan sekadar branding, tetapi infrastruktur sosial baru: tempat warga berkumpul, berbudaya, dan belajar.

Seperti banyak gerakan besar kota di dunia, perubahan dimulai dari tempat-tempat kecil—kantor, kampus, komunitas, taman kota. Dan kini, salah satu gerakan itu sedang bertumbuh di Jakarta. Mari jadikan gaya hidup sehat sekaligus sirkular sebagai kebiasaan sehari-hari.

Di kota yang kerap dikejar waktu, gerakan seperti ini memberi jeda: menyatukan kesehatan diri dengan kesehatan bumi.***

Tags: #Perubahan Iklimcreative movementekologi kotaESG movementgaya hidup hijaugerakan hijau perkotaangreen activismgreen artgreen communitygreen cultureGreen Economygreen innovationgreen lifestylekomunitas urbankota ramah lingkunganruang hijau publikSustainabilitysustainable livingsustainable urban cultureurban green movement
 
 
 
 
Sebelumnya

Menyalakan Keadilan dari Timur: Listrik untuk NTT, Maluku, dan Papua

Selanjutnya

BSI Perkuat Pasar Keuangan Syariah Nasional Lewat Tiga Inisiatif Strategis di ISEF 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Hanya Otomotif, Kapal Cepat Besutan Warga Binaaan Sukamiskin Curi Perhatian di IIMS

Tak Hanya Otomotif, Kapal Cepat Besutan Warga Binaaan Sukamiskin Curi Perhatian di IIMS

oleh Stella Gracia
19 Februari 2026 - 11:27

Stabilitas.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin melakukan manuver ekspansi produk hasil pembinaan kemandirian dengan memamerkan Kapal SB-6 (Suka...

Gaya Raya by Blibli Kurasi 20 Brand Modest Wear, Diskon hingga 75% Sambut Ramadan-Lebaran

Gaya Raya by Blibli Kurasi 20 Brand Modest Wear, Diskon hingga 75% Sambut Ramadan-Lebaran

oleh Sandy Romualdus
12 Februari 2026 - 11:46

Stabilitas.id — Menyambut Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026, PT Global Digital Niaga Tbk. (Blibli) menghadirkan Gaya Raya, destinasi kurasi...

HRTA Gold Insights November 2025: Memahami Tren Harga Emas Terkini dan Peluang Ke Depan

Harga Emas Sempat Fluktuatif, HRTA Melihat Permintaan Tetap Kuat

oleh Sandy Romualdus
9 Februari 2026 - 16:14

Stabilitas.id – Harga emas global mencatatkan lonjakan signifikan di awal tahun 2026, di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian kebijakan global....

Bidik Penjualan Otomotif 2026, Danamon dan Adira Finance Hadir di IIMS Jakarta

Bidik Penjualan Otomotif 2026, Danamon dan Adira Finance Hadir di IIMS Jakarta

oleh Stella Gracia
8 Februari 2026 - 18:24

Stabilitas.id — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) bersama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), dengan dukungan MUFG Bank,...

BNI Dorong Edukasi Lingkungan, Fondasi Keberlanjutan Aksi Bersih Pantai di Bali

BNI Dorong Edukasi Lingkungan, Fondasi Keberlanjutan Aksi Bersih Pantai di Bali

oleh Sandy Romualdus
8 Februari 2026 - 14:34

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan upaya menjaga lingkungan tidak cukup dilakukan melalui satu kali...

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai, Perkuat TPS3R Sekar Tanjung di Bali

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai, Perkuat TPS3R Sekar Tanjung di Bali

oleh Sandy Romualdus
7 Februari 2026 - 18:43

Stabilitas.id — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) melanjutkan aksi bersih Pantai Mertasari, Bali, dengan menyalurkan bantuan sarana pengelolaan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
BSI Perkuat Pasar Keuangan Syariah Nasional Lewat Tiga Inisiatif Strategis di ISEF 2025

BSI Perkuat Pasar Keuangan Syariah Nasional Lewat Tiga Inisiatif Strategis di ISEF 2025

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance