• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home ESG

Buah Gotong Royong Baru: Saat 16.000 Mangrove Menjadi Jejak Kolaborasi Blibli Tiket Action

oleh Sandy Romualdus
5 Desember 2025 - 09:53
35
Dilihat
Buah Gotong Royong Baru: Saat 16.000 Mangrove Menjadi Jejak Kolaborasi Blibli Tiket Action
0
Bagikan
35
Dilihat

Stabilitas.id – Pada sebuah pagi yang tidak terlalu sunyi di Taman Kota PERURI, Jakarta Selatan, langkah ribuan orang terdengar seperti ritme baru: ritme yang mencoba menyusun ulang hubungan manusia dengan bumi. Festival Langkah Membumi Ecoground 2025 bukanlah sekadar ruang kumpul, tetapi panggung yang menunjukkan bagaimana gagasan keberlanjutan bisa berubah menjadi gerak kolektif. Pada momentum ini, 16.000 mangrove yang akan ditanam di pesisir Indonesia menjadi simbol gotong royong baru—buah dari kombinasi pelanggan, komunitas, bisnis, hingga pemerintah.

Di balik angka itu, terdapat cerita tentang bagaimana partisipasi publik, inovasi teknologi, dan kesadaran baru tentang iklim melebur menjadi satu narasi ekologis. Lisa Widodo, COO dan Co-Founder Blibli, menyebutnya sebagai “buah nyata dari gotong royong.” Dengan nada yang tidak sekadar seremonial, ia menegaskan bahwa “aksi kecil ketika dilakukan secara kolektif—dapat menghadirkan dampak besar bagi bumi.” Dalam festival dua hari itu, jejak kolaboratif itu terlihat kasat mata.

  • Baca juga: Bank Mandiri Angkat Ekonomi Sirkular Lewat Perfume Pop Market 2026

Gerakan mengumpulkan mangrove justru lahir dari rangkaian aktivitas yang tampak biasa: pembelian tiket, fun run komunitas, bersepeda bersama, hingga partisipasi pelari dalam perayaan ulang tahun Ranch Market. Dari aktivitas-aktivitas yang menyatukan hobi dan kepedulian itu, terkumpul 10.500 mangrove, sisanya berasal dari program reguler Blibli seperti Tukar Tambah, Misi Tanam Pohon, hingga take back packaging. Kombinasinya mencerminkan bagaimana gaya hidup urban bisa dihubungkan dengan ekosistem pesisir yang rapuh ratusan kilometer jauhnya.

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Angkat Ekonomi Sirkular Lewat Perfume Pop Market 2026

Menjaga Kepercayaan di Tengah Riuh Inovasi, Cara Blibli Menutup 2025 dengan Prestasi dan Relevansi

Impact Report: Langkah Membumi Menyulam Aksi Kecil untuk Bumi yang Lebih Lestari

Ecoground 2025: Ketika Gerakan untuk Bumi Menjadi Budaya Baru Perkotaan

Ketika fase pertama penanaman dilakukan di Desa Ujung Alang, Segara Anakan, Cilacap, cerita keberlanjutan ini menemukan konteks sosialnya. Kawasan pesisir itu telah lama menghadapi degradasi mangrove yang menggerus perlindungan alami daratan sekaligus menurunkan hasil tangkapan nelayan. Penanaman ribuan mangrove bukan hanya perayaan ekologis, melainkan intervensi yang menyasar ekonomi lokal, biodiversitas, dan mitigasi iklim. Di wilayah seperti Segara Anakan, mangrove adalah pagar hidup terhadap abrasi, tempat ikan kecil berkembang, dan cadangan karbon biru yang menyimpan masa depan.

Festival Langkah Membumi Ecoground sendiri berkembang menjadi semacam laboratorium publik untuk mengukur bagaimana keberlanjutan bisa dipraktikkan dalam tingkatan paling sehari-hari. Dengan mengacu pada ISO 14040/44, lembaga independen Life Cycle Indonesia mengevaluasi dampak penyelenggaraan acara—dari jejak karbon, pengelolaan limbah, hingga kontribusi sosial. Hasil survei menunjukkan 50,26% peserta terdorong mengubah aksi personal setelah mengikuti acara. Dalam sebuah kota yang dibanjiri pilihan gaya hidup konsumtif, angka itu bukan sekadar statistik, melainkan penanda bahwa edukasi lingkungan tidak harus selalu berupa seminar kering di hotel.

  • Baca juga: Menjaga Kepercayaan di Tengah Riuh Inovasi, Cara Blibli Menutup 2025 dengan Prestasi dan Relevansi

Di area festival, sebuah booth keberlanjutan menampilkan contoh nyata bagaimana konsep circularity diterapkan. Seragam dan pakaian bekas karyawan didaur ulang menjadi kain baru sebelum diolah menjadi dekorasi pintu masuk. Di sudut lain, fasilitas daur ulang, eco-packaging, dan fitur edukatif mencoba menghubungkan soal sampah dengan kehidupan urban sehari-hari. Ada pula prototype kinetic floor—lantai yang mengonversi gerakan menjadi energi listrik—yang memberi pengalaman intuitif tentang energi terbarukan. Selama 210 menit sesi Eco Motion dan konser, lantai kinetik itu menjadi titik persilangan teknologi dan aktivisme.

Ecoground juga menjadi arena multisektor. Komunitas olahraga seperti Brodo Active, WCC Seli, hingga para pelari Fresh Track terlibat dalam penggalangan mangrove. Para mitra korporasi dari Samsung, BYD, Acer, Sharp, hingga Modena ikut menampilkan inovasi hijau. Dari sektor finansial, dukungan datang dari BCA, Blu, UOB, hingga SMBC. Sementara itu, Bakti Lingkungan Djarum Foundation menghadirkan pendekatan ekologis dalam edukasi publik. Kerja sama ini menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak lagi menjadi domain eksklusif aktivis lingkungan, tetapi ruang bersama yang melibatkan ritel, teknologi, perbankan, hingga brand gaya hidup.

Gerakan ini bahkan diperluas ke kampus melalui Langkah Membumi Goes to University. Di Universitas Multimedia Nusantara, President University, hingga Universitas Indonesia, lebih dari 800 mahasiswa mengikuti sesi diskusi yang diisi figur seperti Cinta Laura, Enrico Caspar L., hingga Jeany Hartriani. Di sini, isu keberlanjutan didorong masuk ke ruang generasi yang akan mewarisi dampak krisis iklim dalam beberapa dekade mendatang.

Dalam lanskap ESG yang kerap dipenuhi jargon dan laporan tahunan tebal, Blibli Tiket Action mencoba membangun model keberlanjutan yang lebih dekat pada publik. Ia bekerja di ruang paling nyata: gaya hidup, mobilitas, konsumsi, dan komunitas. Langkah kecil yang dibingkai menjadi gerakan ini memberi gambaran bahwa perubahan iklim membutuhkan lebih dari sekadar regulasi—ia menuntut partisipasi.

  • Baca juga: Impact Report: Langkah Membumi Menyulam Aksi Kecil untuk Bumi yang Lebih Lestari

Pada akhir acara, ketika energi publik mulai mereda, Lisa kembali menegaskan gagasan besarnya: “Taman Kota PERURI menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat melahirkan ruang hijau yang hidup, penuh energi, dan berdampak.” Nada ucapannya mengandung optimisme yang jarang muncul dalam wacana krisis iklim. Bahwa mungkin, di antara mobil-mobil yang lalu-lalang dan gedung-gedung kaca yang terus tumbuh, ada ruang bagi harapan.

Dan harapan itu kini berwujud 16.000 mangrove—pengingat bahwa gerak kecil yang dilakukan bersama masih dapat memperbaiki bumi yang rusak perlahan-lahan. ***

Tags: 16.000 mangroveaksi iklim kolektifbiodiversitas pesisircarbon reductioncircular economycommunity cyclingdampak lingkunganeco-packagingEcoground 2025edukasi perubahan iklimenvironmental awarenessESG Bliblifestival keberlanjutangaya hidup berkelanjutangenerasi muda peduli lingkungangerakan menanam mangrovegotong royong pelanggangreen festival Jakartagreen innovationISO 14040/44Jejakinkampanye lingkungankeberlanjutan Bliblikinetic floorkolaborasi komunitaskolaborasi lintas sektorkomunitas larikontribusi pelangganLangkah Membumi EcogroundLife Cycle AssessmentMitigasi Perubahan Iklimpenanaman mangroveprogram ESG IndonesiaRanch MarketSegara Anakan Cilacapsustainable lifestyletake back packagingwaste management
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Dorong Mobilitas dan Ekonomi Batam, SIG Paparkan Inovasi Material Rendah Karbon

Selanjutnya

Maybank Indonesia Genjot Transformasi Digital, M2U ID App Masuki Fase Pengembangan Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

oleh Sandy Romualdus
20 Agustus 2026 - 13:50

BNI terus menjalankan peran sosialnya dalam mendukung masyarakat menghadapi kondisi darurat dan proses pemulihan pascabencana. Stabilitas.id - PT Bank Negara...

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

oleh Stella Gracia
20 Agustus 2026 - 07:24

Manulife Indonesia perluas akses air bersih bagi 3.000+ warga Kampung Cigaok, Bogor lewat program Adopt Village dalam rangka memperingati HUT...

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

oleh Stella Gracia
20 Agustus 2026 - 07:22

Semen Gresik raih Top Brand Award 2026 kategori semen. Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni sebut raihan ini bukti kepercayaan publik...

Incar Generasi Muda Perkotaan, BCA Gelar myBCA District One di Blok M

Tanggap Bencana Gempa NTT, BRI Peduli Dirikan 3 Posko Logistik dan Dapur Umum di Flores

oleh Sandy Romualdus
18 Agustus 2026 - 20:49

BRI Peduli bangun 3 posko logistik dan dapur umum di Flores NTT pascagempa. Direksi BRI turun langsung pastikan penyaluran bantuan...

Tanggap Bencana Gempa Bumi Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak

Tanggap Bencana Gempa Bumi Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak

oleh Sandy Romualdus
16 Agustus 2026 - 21:27

BRI Peduli bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap bencana bagi warga terdampak dengan menyalurkan berbagai bantuan seperti ratusan paket makanan cepat...

Angkat Cerita ‘Perwira’ Distribusi BBM, Komunikasi Korporasi Patra Logistik Diganjar Penghargaan

Angkat Cerita ‘Perwira’ Distribusi BBM, Komunikasi Korporasi Patra Logistik Diganjar Penghargaan

oleh Sandy Romualdus
14 Agustus 2026 - 09:11

PT Patra Logistik sabet penghargaan Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Logistic dari The Iconomics berkat strategi komunikasi distribusi energi....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Maybank Indonesia Genjot Transformasi Digital, M2U ID App Masuki Fase Pengembangan Baru

Maybank Indonesia Genjot Transformasi Digital, M2U ID App Masuki Fase Pengembangan Baru

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance