• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Januari 15, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi Industri

Buah Gotong Royong Baru: Saat 16.000 Mangrove Menjadi Jejak Kolaborasi Blibli Tiket Action

oleh Sandy Romualdus
5 Desember 2025 - 09:53
23
Dilihat
Buah Gotong Royong Baru: Saat 16.000 Mangrove Menjadi Jejak Kolaborasi Blibli Tiket Action
0
Bagikan
23
Dilihat

Stabilitas.id – Pada sebuah pagi yang tidak terlalu sunyi di Taman Kota PERURI, Jakarta Selatan, langkah ribuan orang terdengar seperti ritme baru: ritme yang mencoba menyusun ulang hubungan manusia dengan bumi. Festival Langkah Membumi Ecoground 2025 bukanlah sekadar ruang kumpul, tetapi panggung yang menunjukkan bagaimana gagasan keberlanjutan bisa berubah menjadi gerak kolektif. Pada momentum ini, 16.000 mangrove yang akan ditanam di pesisir Indonesia menjadi simbol gotong royong baru—buah dari kombinasi pelanggan, komunitas, bisnis, hingga pemerintah.

Di balik angka itu, terdapat cerita tentang bagaimana partisipasi publik, inovasi teknologi, dan kesadaran baru tentang iklim melebur menjadi satu narasi ekologis. Lisa Widodo, COO dan Co-Founder Blibli, menyebutnya sebagai “buah nyata dari gotong royong.” Dengan nada yang tidak sekadar seremonial, ia menegaskan bahwa “aksi kecil ketika dilakukan secara kolektif—dapat menghadirkan dampak besar bagi bumi.” Dalam festival dua hari itu, jejak kolaboratif itu terlihat kasat mata.

Gerakan mengumpulkan mangrove justru lahir dari rangkaian aktivitas yang tampak biasa: pembelian tiket, fun run komunitas, bersepeda bersama, hingga partisipasi pelari dalam perayaan ulang tahun Ranch Market. Dari aktivitas-aktivitas yang menyatukan hobi dan kepedulian itu, terkumpul 10.500 mangrove, sisanya berasal dari program reguler Blibli seperti Tukar Tambah, Misi Tanam Pohon, hingga take back packaging. Kombinasinya mencerminkan bagaimana gaya hidup urban bisa dihubungkan dengan ekosistem pesisir yang rapuh ratusan kilometer jauhnya.

BERITA TERKAIT

Menjaga Kepercayaan di Tengah Riuh Inovasi, Cara Blibli Menutup 2025 dengan Prestasi dan Relevansi

Impact Report: Langkah Membumi Menyulam Aksi Kecil untuk Bumi yang Lebih Lestari

Ecoground 2025: Ketika Gerakan untuk Bumi Menjadi Budaya Baru Perkotaan

Dari Sport hingga Zero Waste: Konsep Baru Langkah Membumi Ecoground 2025

Ketika fase pertama penanaman dilakukan di Desa Ujung Alang, Segara Anakan, Cilacap, cerita keberlanjutan ini menemukan konteks sosialnya. Kawasan pesisir itu telah lama menghadapi degradasi mangrove yang menggerus perlindungan alami daratan sekaligus menurunkan hasil tangkapan nelayan. Penanaman ribuan mangrove bukan hanya perayaan ekologis, melainkan intervensi yang menyasar ekonomi lokal, biodiversitas, dan mitigasi iklim. Di wilayah seperti Segara Anakan, mangrove adalah pagar hidup terhadap abrasi, tempat ikan kecil berkembang, dan cadangan karbon biru yang menyimpan masa depan.

Festival Langkah Membumi Ecoground sendiri berkembang menjadi semacam laboratorium publik untuk mengukur bagaimana keberlanjutan bisa dipraktikkan dalam tingkatan paling sehari-hari. Dengan mengacu pada ISO 14040/44, lembaga independen Life Cycle Indonesia mengevaluasi dampak penyelenggaraan acara—dari jejak karbon, pengelolaan limbah, hingga kontribusi sosial. Hasil survei menunjukkan 50,26% peserta terdorong mengubah aksi personal setelah mengikuti acara. Dalam sebuah kota yang dibanjiri pilihan gaya hidup konsumtif, angka itu bukan sekadar statistik, melainkan penanda bahwa edukasi lingkungan tidak harus selalu berupa seminar kering di hotel.

Di area festival, sebuah booth keberlanjutan menampilkan contoh nyata bagaimana konsep circularity diterapkan. Seragam dan pakaian bekas karyawan didaur ulang menjadi kain baru sebelum diolah menjadi dekorasi pintu masuk. Di sudut lain, fasilitas daur ulang, eco-packaging, dan fitur edukatif mencoba menghubungkan soal sampah dengan kehidupan urban sehari-hari. Ada pula prototype kinetic floor—lantai yang mengonversi gerakan menjadi energi listrik—yang memberi pengalaman intuitif tentang energi terbarukan. Selama 210 menit sesi Eco Motion dan konser, lantai kinetik itu menjadi titik persilangan teknologi dan aktivisme.

Ecoground juga menjadi arena multisektor. Komunitas olahraga seperti Brodo Active, WCC Seli, hingga para pelari Fresh Track terlibat dalam penggalangan mangrove. Para mitra korporasi dari Samsung, BYD, Acer, Sharp, hingga Modena ikut menampilkan inovasi hijau. Dari sektor finansial, dukungan datang dari BCA, Blu, UOB, hingga SMBC. Sementara itu, Bakti Lingkungan Djarum Foundation menghadirkan pendekatan ekologis dalam edukasi publik. Kerja sama ini menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak lagi menjadi domain eksklusif aktivis lingkungan, tetapi ruang bersama yang melibatkan ritel, teknologi, perbankan, hingga brand gaya hidup.

Gerakan ini bahkan diperluas ke kampus melalui Langkah Membumi Goes to University. Di Universitas Multimedia Nusantara, President University, hingga Universitas Indonesia, lebih dari 800 mahasiswa mengikuti sesi diskusi yang diisi figur seperti Cinta Laura, Enrico Caspar L., hingga Jeany Hartriani. Di sini, isu keberlanjutan didorong masuk ke ruang generasi yang akan mewarisi dampak krisis iklim dalam beberapa dekade mendatang.

Dalam lanskap ESG yang kerap dipenuhi jargon dan laporan tahunan tebal, Blibli Tiket Action mencoba membangun model keberlanjutan yang lebih dekat pada publik. Ia bekerja di ruang paling nyata: gaya hidup, mobilitas, konsumsi, dan komunitas. Langkah kecil yang dibingkai menjadi gerakan ini memberi gambaran bahwa perubahan iklim membutuhkan lebih dari sekadar regulasi—ia menuntut partisipasi.

Pada akhir acara, ketika energi publik mulai mereda, Lisa kembali menegaskan gagasan besarnya: “Taman Kota PERURI menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat melahirkan ruang hijau yang hidup, penuh energi, dan berdampak.” Nada ucapannya mengandung optimisme yang jarang muncul dalam wacana krisis iklim. Bahwa mungkin, di antara mobil-mobil yang lalu-lalang dan gedung-gedung kaca yang terus tumbuh, ada ruang bagi harapan.

Dan harapan itu kini berwujud 16.000 mangrove—pengingat bahwa gerak kecil yang dilakukan bersama masih dapat memperbaiki bumi yang rusak perlahan-lahan. ***

Tags: 16.000 mangroveaksi iklim kolektifbiodiversitas pesisircarbon reductioncircular economycommunity cyclingdampak lingkunganeco-packagingEcoground 2025edukasi perubahan iklimenvironmental awarenessESG Bliblifestival keberlanjutangaya hidup berkelanjutangenerasi muda peduli lingkungangerakan menanam mangrovegotong royong pelanggangreen festival Jakartagreen innovationISO 14040/44Jejakinkampanye lingkungankeberlanjutan Bliblikinetic floorkolaborasi komunitaskolaborasi lintas sektorkomunitas larikontribusi pelangganLangkah Membumi EcogroundLife Cycle AssessmentMitigasi Perubahan Iklimpenanaman mangroveprogram ESG IndonesiaRanch MarketSegara Anakan Cilacapsustainable lifestyletake back packagingwaste management
 
 
 
 
Sebelumnya

Dorong Mobilitas dan Ekonomi Batam, SIG Paparkan Inovasi Material Rendah Karbon

Selanjutnya

Maybank Indonesia Genjot Transformasi Digital, M2U ID App Masuki Fase Pengembangan Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

SIG Bidik Peluang Bisnis 2026 lewat Infrastruktur Berkelanjutan

SIG Bidik Peluang Bisnis 2026 lewat Infrastruktur Berkelanjutan

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 07:41

Stabilitas.id — Di tengah kondisi overcapacity dan perlambatan pertumbuhan pasar semen domestik sepanjang 2025, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)...

BTN Tanam 5.000 Pohon di Depok, Perkuat Ketahanan Lingkungan Kota Penyangga Jakarta

BTN Tanam 5.000 Pohon di Depok, Perkuat Ketahanan Lingkungan Kota Penyangga Jakarta

oleh Stella Gracia
9 Januari 2026 - 07:44

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan melakukan penanaman 5.000 bibit...

HRTA Raih Akreditasi KAN, Tegaskan Komitmen pada Standar Emas Kelas Dunia

HRTA Raih Akreditasi KAN, Tegaskan Komitmen pada Standar Emas Kelas Dunia

oleh Stella Gracia
6 Januari 2026 - 19:41

Stabilitas.id - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), melalui entitas anak perusahaannya PT Emas Murni Abadi (EMA), resmi meraih Akreditasi dari...

Teknologi Radioterapi Presisi Tinggi Buka Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Serviks

Teknologi Radioterapi Presisi Tinggi Buka Harapan Baru Bagi Pasien Kanker Serviks

oleh Stella Gracia
31 Desember 2025 - 11:22

Stabilitas.id - Di tengah masih tingginya angka kanker serviks di Indonesia yang menempati peringkat kedua kanker terbanyak pada perempuan dengan...

Menjaga Kepercayaan di Tengah Riuh Inovasi, Cara Blibli Menutup 2025 dengan Prestasi dan Relevansi

Menjaga Kepercayaan di Tengah Riuh Inovasi, Cara Blibli Menutup 2025 dengan Prestasi dan Relevansi

oleh Sandy Romualdus
30 Desember 2025 - 11:14

Stabilitas.id - Di tengah lanskap industri digital yang bergerak cepat—di mana inovasi bisa usang dalam hitungan bulan dan loyalitas pelanggan semakin...

Impact Report: Langkah Membumi Menyulam Aksi Kecil untuk Bumi yang Lebih Lestari

Impact Report: Langkah Membumi Menyulam Aksi Kecil untuk Bumi yang Lebih Lestari

oleh Sandy Romualdus
30 Desember 2025 - 11:00

Stabilitas.id - Di tengah banjir yang datang tak lagi mengenal musim dan suhu udara yang kian terasa menyengat, krisis iklim berhenti...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPSLB Bank Mandiri Tegaskan Dukungan Pemegang Saham dan Penguatan Strategi Menuju 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Umumkan Dividen Interim Rp137 per Saham Tahun Buku 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Terbitkan POJK 32/2025 tentang Penyelenggaraan Buy Now Pay Later

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Natal dan Akhir Tahun, BI Perpanjang Jam BI-RTGS hingga 23.55 WIB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam – Sumatera Barat

Penjualan Eceran Masih Tumbuh, BI Waspadai Tekanan Harga Ramadan

Insentif Perpajakan Dinilai Dukung Daya Beli dan Daya Saing Usaha

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

OJK Dorong Keterbukaan Informasi Pasar Modal lewat Akses AKSes KSEI

POJK 35/2025 Terbit, OJK Longgarkan Aturan Perusahaan Pembiayaan

OJK Terbitkan POJK 31/2025, Perkuat Tata Kelola SRO Pasar Keuangan

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Maybank Indonesia Genjot Transformasi Digital, M2U ID App Masuki Fase Pengembangan Baru

Maybank Indonesia Genjot Transformasi Digital, M2U ID App Masuki Fase Pengembangan Baru

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance