JAKARTA, Stabilitas.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus menyerap aspirasi sekaligus berdiskusi mengenai industri tekstil Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Anggito Abimanyu, saat melakukan pertemuan dengan asosiasi pengusaha tekstil dalam acara “Kemenkeu Mendengar”, pada Rabu (20/11/24).
“Diskusi ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kami di Kementerian Keuangan untuk terus-menerus melakukan perbaikan dengan mendengarkan saran dan masukan dari para pemangku kepentingan,” ungkap Wamenkeu Anggito.
Wamenkeu Anggito menilai, industri tekstil memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, serta memenuhi kebutuhan sandang dan menyumbang devisa Indonesia.
“Dialog kami berjalan konstruktif demi satu tujuan besar yang sama, yaitu memperkuat sektor industri tekstil,” lanjut Wamenkeu Anggito.
Apresiasi disampaikan Wamenkeu Anggito kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan masukan untuk kemajuan industri tekstil Indonesia.
“Sinergi ini adalah modal berharga untuk mewujudkan industri tekstil yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan,” ungkap Wamenkeu Anggito.
Sebagai informasi, program “Kemenkeu Mendengar” merupakan bentuk komitmen Kementerian Keuangan untuk menjalin dialog terbuka dan mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, serta menerapkan pendekatan multikanal yang memperluas keterlibatan publik dalam proses perumusan kebijakan ekonomi dan fiskal.***





.jpg)










