• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Industri Asuransi Optimis Tumbuh Positif Tahun Depan, OJK Ingatkan Soal Laporan Keuangan

Industri asuransi yang mulai bangkit dari dampak pandemi covid akan mencapai kinerja bisnis yang tumbuh lebih baik di tahun depan

by Sandy Romualdus
22 November 2022 - 15:46
76
VIEWS
Industri Asuransi Optimis Tumbuh Positif Tahun Depan, OJK Ingatkan Soal Laporan Keuangan
0
SHARES
76
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – Pelaku industri asuransi di Tanah Air menatap tahun 2023 dengan penuh optimisme. Pemulihan ekonomi yang ditandai dengan pertumbuhan yang positif hingga kuartal III tahun ini diyakini akan berlanjut di tahun depan. Dengan demikian, industri asuransi yang mulai bangkit dari dampak pandemi covid juga akan mencapai kinerja bisnis yang tumbuh lebih baik dari tahun ini.

Optimisme tersebut mengemuka dalam webinar Insurance Outlook 2023 yang diselenggarakan Media Asuransi, Selasa, 22 November 2022.

  • Baca juga: Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) optimistis bisnis asuransi jiwa masih akan tumbuh di tahun 2023 mendatang. Pertumbuhan bisnis asuransi jiwa akan berasal dari kanal distribusi keagenan dan bancassurance. Pertumbuhan bisnis asuransi jiwa melalui dua kanal distribusi konvensional ini, akan mendorong kinerja asuransi jiwa di tahun depan yang semakin baik dibandingkan tahun sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Pengguna Aktif Tumbuh 75 Persen, Tokocrypto Perkuat Kepatuhan dan Perlindungan Konsumen

Jaga Rasionalitas Pasar, OJK dan BEI Serap Masukan Pelaku Pasar Modal

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

“Peluang pertumbuhan ekonomi indonesia yang bisa kita ambil adalah bagaimana me-manage dengan baik kanal distribusi, kemudian dari produk yang akan kita pilih dan akan kita bangun dan kembangkan, kemudian kita jual,” ungkap Ketua Bidang Keuangan, Permodalan, Investasi, dan Pajak AAJI, Simon Imanto dalam webinar tersebut.

Simon juga menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi pada tahun 2022 ini adalah penetrasi jiwa yang masih rendah. Tetapi, di sisi lain, dalam lima tahun terakhir jumlah tertanggung perseorangan industri asuransi jiwa menunjukkan tren peningkatan.

Optimisme akan pertumbuhan yang positif juga datang dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).  Premi industri asuransi umum pada tahun 2023 diperkirakan mencapai 10-15 persen dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 4-5 persen. Mengingat premi asuransi umum masih tumbuh positif hingga kuartal III/2022 ini.

“Premi asuransi umum tumbuh sebesar 19,9 persen, dengan porsi 16,9 persen. Sedang premi reasuransi tumbuh 11,7 persen dengan porsi 4,7 persen,” ungkap Wakil Ketua Bidang Statistik, Riset & Analisa AAUI, Trinita Situmeang di webinar yang sama.

Sejalan pertumbuhan bisnis asuransi umum, klaim industri juga ikut tumbuh. “Klaim industri asuransi tumbuh 25,2 persen dengan porsi 9,6 persen dan klaim reasuransi tumbuh 19,1 persen dengan porsi 3,2 persen,” pungkas Trinita.

Adapun kontribusi premi terbesar sampai kuartal ketiga berasal dari lini bisnis asuransi properti dengan proporsi sebesar 32,5 persen, diikuti dengan lini bisnis asuransi kendaraan sebesar 19 persen. Sedangkan kontribusi klaim terbesar berasal dari lini bisnis asuransi kredit yakni sebesar 26,3 persen dan diikuti oleh lini bisnis asuransi properti sebesar 22,4 persen.

Trinita juga menyampaikan bahwa proyeksi pertumbuhan bisnis asuransi umum hingga akhir tahun 2022 cukup baik. “Proyeksinya cukup baik dan cukup terang, bahkan bisa mencapai 20 persen, lebih tinggi dari pada tahun lalu,” tuturnya.

  • Baca juga: Pengguna Aktif Tumbuh 75 Persen, Tokocrypto Perkuat Kepatuhan dan Perlindungan Konsumen

Dari sisi Syariah, Ketua Bidang Riset dan Inovasi Produk Asuransi Umum Syariah Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), Pristiwanto Bani, juga mengatakan bahwa kinerja asuransi syariah di Indonesia mengalami peningkatan untuk periode Desember 2021 hingga September 2022.

“Aset naik 3 persen, kontribusi bruto naik 18,13 persen, sedang klaim bruto mengalami penurunan 1,58 persen, dan Investasi naik 5,28 persen,” katanya dalam webinar tersebut.

Pristiwanto menambahkan bahwa pertumbuhan ini membuat AASI menjadi optimistis menghadapi 2023 nanti. “Dengan peningkatan saat ini, kita optimistis di tahun 2023 akan mengalami kenaikan untuk aset, kontribusi bruto, serta investasi,” jelasnya.

Namun, dia mengingatkan bahwa ada tantangan di 2023 yang perlu diantisipasi bersama adalah implementasi rencana terkait dengan persiapan untuk lakukan spin off pada tahun 2024.

Perkuat Laporan Keuangan

Sebelumnya Kepala Departemen Pengawas IKNB 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ahmad Nasrullah, dalam sambutan pembuka webinar tersebut mengatakan bahwa tidak semua relaksasi aturan selama pandemi Covid-19 akan dilanjutkan di tahun depan.

Salah satu aturan relaksasi yang rencananya tidak dilanjutkan adalah penyampaian laporan keuangan. Nantinya semua perusahaan asuransi harus on time menyampaikan laporannya.

“Dulu kan pada saat pandemi, asumsinya susah ke kantor, susah nyari data. Sekarang kan sudah bisa. Jadi kalau relaksasi yang gitu-gitu, yang non substansi, kita nggak berikan lagi ya. Jadi ya tetap on time sajalah,” katanya.

  • Baca juga: Jaga Rasionalitas Pasar, OJK dan BEI Serap Masukan Pelaku Pasar Modal

Dia menegaskan, di era kepemimpinan yang baru, OJK akan terus mendukung industri asuransi.

“OJK di era kepemimpinan yang baru ini tetap akan mengacu pada pertumbuhan industri asuransi, tapi kita juga tetap memperhatikan tentang perlindungan konsumen,” katanya.***

Tags: Industri AsuransiojkOutlook Asuransi
 
 
 
 
 
Previous Post

SIG Sabet 19 Penghargaan dari Ajang Indonesia SGDs Award 2022

Next Post

Genjot Penjualan Haji Khusus dan Umrah, Bank Muamalat Gandeng Patuna Tebar Promo Menarik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 17:46

BPA Brokers menghadirkan layanan konsultasi tata kelola DPPK dan DPLK guna membantu korporasi menyusun strategi dana pensiun karyawan yang berkelanjutan....

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 11:53

Dewan Asuransi Indonesia (DAI) dan asosiasi industri asuransi memperingati Hari Asuransi 2026 dengan menggenjot literasi dan inklusi keuangan di 7...

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

by Sandy Romualdus
19 Oktober 2026 - 21:55

AAJI bersama 19 perusahaan anggota dan Yayasan Benih Baik menyalurkan donasi Rp315 juta serta 60 polis asuransi mikro bagi warga...

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:50

IFG Life gandeng Bank Sulselbar perkuat bisnis bancassurance. Sinergi hadirkan proteksi asuransi jiwa terpadu bagi debitur di Sulsel dan Sulbar....

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

by Sandy Romualdus
6 Oktober 2026 - 23:47

Media Asuransi menggelar Top Digital Financial Award dan CFO Award 2026 bagi 82 perusahaan keuangan dan 31 direktur keuangan berprestasi....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Efisiensi, Optimalisasi “Captive Market”, dan Kontribusi Ekonomi

IMF Peringatkan Beban Utang Tinggi dan Defisit Fiskal Batasi Ruang Gerak Ekonomi Global

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

Suku Bunga Bertahan Tinggi, Citi Soroti Ketatnya Perebutan Modal Pemerintah dan Swasta

Pengguna Aktif Tumbuh 75 Persen, Tokocrypto Perkuat Kepatuhan dan Perlindungan Konsumen

Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Strategi 3S, Kopdit Pintu Air Perkuat Jaringan di Jawa Barat

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Genjot Penjualan Haji Khusus dan Umrah, Bank Muamalat Gandeng Patuna Tebar Promo Menarik

Genjot Penjualan Haji Khusus dan Umrah, Bank Muamalat Gandeng Patuna Tebar Promo Menarik

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance