• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home ESG

Buah Gotong Royong Baru: Saat 16.000 Mangrove Menjadi Jejak Kolaborasi Blibli Tiket Action

by Sandy Romualdus
5 Desember 2025 - 09:53
40
VIEWS
Buah Gotong Royong Baru: Saat 16.000 Mangrove Menjadi Jejak Kolaborasi Blibli Tiket Action
0
SHARES
40
VIEWS

Stabilitas.id – Pada sebuah pagi yang tidak terlalu sunyi di Taman Kota PERURI, Jakarta Selatan, langkah ribuan orang terdengar seperti ritme baru: ritme yang mencoba menyusun ulang hubungan manusia dengan bumi. Festival Langkah Membumi Ecoground 2025 bukanlah sekadar ruang kumpul, tetapi panggung yang menunjukkan bagaimana gagasan keberlanjutan bisa berubah menjadi gerak kolektif. Pada momentum ini, 16.000 mangrove yang akan ditanam di pesisir Indonesia menjadi simbol gotong royong baru—buah dari kombinasi pelanggan, komunitas, bisnis, hingga pemerintah.

Di balik angka itu, terdapat cerita tentang bagaimana partisipasi publik, inovasi teknologi, dan kesadaran baru tentang iklim melebur menjadi satu narasi ekologis. Lisa Widodo, COO dan Co-Founder Blibli, menyebutnya sebagai “buah nyata dari gotong royong.” Dengan nada yang tidak sekadar seremonial, ia menegaskan bahwa “aksi kecil ketika dilakukan secara kolektif—dapat menghadirkan dampak besar bagi bumi.” Dalam festival dua hari itu, jejak kolaboratif itu terlihat kasat mata.

  • Baca juga: Bank Mandiri Angkat Ekonomi Sirkular Lewat Perfume Pop Market 2026

Gerakan mengumpulkan mangrove justru lahir dari rangkaian aktivitas yang tampak biasa: pembelian tiket, fun run komunitas, bersepeda bersama, hingga partisipasi pelari dalam perayaan ulang tahun Ranch Market. Dari aktivitas-aktivitas yang menyatukan hobi dan kepedulian itu, terkumpul 10.500 mangrove, sisanya berasal dari program reguler Blibli seperti Tukar Tambah, Misi Tanam Pohon, hingga take back packaging. Kombinasinya mencerminkan bagaimana gaya hidup urban bisa dihubungkan dengan ekosistem pesisir yang rapuh ratusan kilometer jauhnya.

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Angkat Ekonomi Sirkular Lewat Perfume Pop Market 2026

Menjaga Kepercayaan di Tengah Riuh Inovasi, Cara Blibli Menutup 2025 dengan Prestasi dan Relevansi

Impact Report: Langkah Membumi Menyulam Aksi Kecil untuk Bumi yang Lebih Lestari

Ecoground 2025: Ketika Gerakan untuk Bumi Menjadi Budaya Baru Perkotaan

Ketika fase pertama penanaman dilakukan di Desa Ujung Alang, Segara Anakan, Cilacap, cerita keberlanjutan ini menemukan konteks sosialnya. Kawasan pesisir itu telah lama menghadapi degradasi mangrove yang menggerus perlindungan alami daratan sekaligus menurunkan hasil tangkapan nelayan. Penanaman ribuan mangrove bukan hanya perayaan ekologis, melainkan intervensi yang menyasar ekonomi lokal, biodiversitas, dan mitigasi iklim. Di wilayah seperti Segara Anakan, mangrove adalah pagar hidup terhadap abrasi, tempat ikan kecil berkembang, dan cadangan karbon biru yang menyimpan masa depan.

Festival Langkah Membumi Ecoground sendiri berkembang menjadi semacam laboratorium publik untuk mengukur bagaimana keberlanjutan bisa dipraktikkan dalam tingkatan paling sehari-hari. Dengan mengacu pada ISO 14040/44, lembaga independen Life Cycle Indonesia mengevaluasi dampak penyelenggaraan acara—dari jejak karbon, pengelolaan limbah, hingga kontribusi sosial. Hasil survei menunjukkan 50,26% peserta terdorong mengubah aksi personal setelah mengikuti acara. Dalam sebuah kota yang dibanjiri pilihan gaya hidup konsumtif, angka itu bukan sekadar statistik, melainkan penanda bahwa edukasi lingkungan tidak harus selalu berupa seminar kering di hotel.

  • Baca juga: Menjaga Kepercayaan di Tengah Riuh Inovasi, Cara Blibli Menutup 2025 dengan Prestasi dan Relevansi

Di area festival, sebuah booth keberlanjutan menampilkan contoh nyata bagaimana konsep circularity diterapkan. Seragam dan pakaian bekas karyawan didaur ulang menjadi kain baru sebelum diolah menjadi dekorasi pintu masuk. Di sudut lain, fasilitas daur ulang, eco-packaging, dan fitur edukatif mencoba menghubungkan soal sampah dengan kehidupan urban sehari-hari. Ada pula prototype kinetic floor—lantai yang mengonversi gerakan menjadi energi listrik—yang memberi pengalaman intuitif tentang energi terbarukan. Selama 210 menit sesi Eco Motion dan konser, lantai kinetik itu menjadi titik persilangan teknologi dan aktivisme.

Ecoground juga menjadi arena multisektor. Komunitas olahraga seperti Brodo Active, WCC Seli, hingga para pelari Fresh Track terlibat dalam penggalangan mangrove. Para mitra korporasi dari Samsung, BYD, Acer, Sharp, hingga Modena ikut menampilkan inovasi hijau. Dari sektor finansial, dukungan datang dari BCA, Blu, UOB, hingga SMBC. Sementara itu, Bakti Lingkungan Djarum Foundation menghadirkan pendekatan ekologis dalam edukasi publik. Kerja sama ini menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak lagi menjadi domain eksklusif aktivis lingkungan, tetapi ruang bersama yang melibatkan ritel, teknologi, perbankan, hingga brand gaya hidup.

Gerakan ini bahkan diperluas ke kampus melalui Langkah Membumi Goes to University. Di Universitas Multimedia Nusantara, President University, hingga Universitas Indonesia, lebih dari 800 mahasiswa mengikuti sesi diskusi yang diisi figur seperti Cinta Laura, Enrico Caspar L., hingga Jeany Hartriani. Di sini, isu keberlanjutan didorong masuk ke ruang generasi yang akan mewarisi dampak krisis iklim dalam beberapa dekade mendatang.

Dalam lanskap ESG yang kerap dipenuhi jargon dan laporan tahunan tebal, Blibli Tiket Action mencoba membangun model keberlanjutan yang lebih dekat pada publik. Ia bekerja di ruang paling nyata: gaya hidup, mobilitas, konsumsi, dan komunitas. Langkah kecil yang dibingkai menjadi gerakan ini memberi gambaran bahwa perubahan iklim membutuhkan lebih dari sekadar regulasi—ia menuntut partisipasi.

  • Baca juga: Impact Report: Langkah Membumi Menyulam Aksi Kecil untuk Bumi yang Lebih Lestari

Pada akhir acara, ketika energi publik mulai mereda, Lisa kembali menegaskan gagasan besarnya: “Taman Kota PERURI menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat melahirkan ruang hijau yang hidup, penuh energi, dan berdampak.” Nada ucapannya mengandung optimisme yang jarang muncul dalam wacana krisis iklim. Bahwa mungkin, di antara mobil-mobil yang lalu-lalang dan gedung-gedung kaca yang terus tumbuh, ada ruang bagi harapan.

Dan harapan itu kini berwujud 16.000 mangrove—pengingat bahwa gerak kecil yang dilakukan bersama masih dapat memperbaiki bumi yang rusak perlahan-lahan. ***

Tags: 16.000 mangroveaksi iklim kolektifbiodiversitas pesisircarbon reductioncircular economycommunity cyclingdampak lingkunganeco-packagingEcoground 2025edukasi perubahan iklimenvironmental awarenessESG Bliblifestival keberlanjutangaya hidup berkelanjutangenerasi muda peduli lingkungangerakan menanam mangrovegotong royong pelanggangreen festival Jakartagreen innovationISO 14040/44Jejakinkampanye lingkungankeberlanjutan Bliblikinetic floorkolaborasi komunitaskolaborasi lintas sektorkomunitas larikontribusi pelangganLangkah Membumi EcogroundLife Cycle AssessmentMitigasi Perubahan Iklimpenanaman mangroveprogram ESG IndonesiaRanch MarketSegara Anakan Cilacapsustainable lifestyletake back packagingwaste management
 
 
 
 
 
Previous Post

Dorong Mobilitas dan Ekonomi Batam, SIG Paparkan Inovasi Material Rendah Karbon

Next Post

Maybank Indonesia Genjot Transformasi Digital, M2U ID App Masuki Fase Pengembangan Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

Employee Volunteering Day 2026: Ratusan Karyawan CIMB Niaga Turun Tangan Benahi Ruang Publik

by Stella Gracia
19 Oktober 2026 - 07:43

CIMB Niaga menggelar Employee Volunteering Day 2026 di Jakarta dengan aksi bersih taman, penanaman pohon, dan konversi minyak jelantah untuk...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Buka Lapak Kuliner Nusantara di Ajang Balap Dunia

Dari Sanur ke Hamburg: Bakti BCA Antar Batik Gemah Sumilir dan Wastra Tenun Go Global

by Stella Gracia
14 Oktober 2026 - 09:06

BCA dan TULOLA menggelar Kawan Nusantara 2026 di Sanur Bali guna mendorong wastra tenun dan batik binaan menembus pasar global...

Pilar Pertamina Hijau: Patra Logistik Sulap Sekam dan Jerami Jadi Energi Alternatif

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Padang: BNI Gerak Cepat Pasok Air Bersih dan Sembako Pengungsi

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 10:12

BNI menyalurkan sembako dan 8.000 liter air bersih bagi ratusan warga terdampak banjir di Kuranji dan Koto Tangah, Kota Padang....

Bahas Penjaminan Polis hingga AI, Minat Riset di LPS Call for Research 2026 Tembus 700 Peserta

Sinergikan Visi Asta Cita dan Jana Kerthi, Bank BPD Bali Perkuat SDM dan Digitalisasi Kampus

by Sandy Romualdus
11 Oktober 2026 - 22:43

Bank BPD Bali menyalurkan beasiswa dua semester kepada 100 mahasiswa Politeknik Negeri Bali guna mencegah putus kuliah dan mendukung SDM...

Lebih dari Lima Tahun Bermitra: BNI Pertegas Dukungan Jangka Panjang Bulu Tangkis Indonesia Menuju LA 2028

Lebih dari Lima Tahun Bermitra: BNI Pertegas Dukungan Jangka Panjang Bulu Tangkis Indonesia Menuju LA 2028

by Sandy Romualdus
10 Oktober 2026 - 16:22

PBSI dan BNI menggelar syukuran atas raihan enam medali Asian Games 2026 dan menegaskan target jangka panjang menuju Olimpiade Los...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Efisiensi, Optimalisasi “Captive Market”, dan Kontribusi Ekonomi

IMF Peringatkan Beban Utang Tinggi dan Defisit Fiskal Batasi Ruang Gerak Ekonomi Global

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

Suku Bunga Bertahan Tinggi, Citi Soroti Ketatnya Perebutan Modal Pemerintah dan Swasta

Pengguna Aktif Tumbuh 75 Persen, Tokocrypto Perkuat Kepatuhan dan Perlindungan Konsumen

Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Strategi 3S, Kopdit Pintu Air Perkuat Jaringan di Jawa Barat

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Maybank Indonesia Genjot Transformasi Digital, M2U ID App Masuki Fase Pengembangan Baru

Maybank Indonesia Genjot Transformasi Digital, M2U ID App Masuki Fase Pengembangan Baru

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance