• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi Properti

Pasar Properti 2026: Stok Rumah Sekunder Melimpah di Tengah Stagnasi Suplai Baru

oleh Stella Gracia
18 Februari 2026 - 11:10
12
Dilihat
Pasar Properti 2026: Stok Rumah Sekunder Melimpah di Tengah Stagnasi Suplai Baru
0
Bagikan
12
Dilihat

Stabilitas.id – Pasar properti residensial Indonesia memasuki babak baru di awal 2026 dengan pergeseran peta kekuatan dari pasar rumah primer ke rumah sekunder. Tekanan ekonomi sepanjang 2025, termasuk gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), memicu lonjakan inventori rumah bekas (sekunder) saat pengembang mulai menahan suplai rumah baru.

Laporan Pinhome Indonesia Residential Market Report Semester 2 2025 & Outlook 2026 mencatat rata-rata penambahan inventori rumah baru bulanan turun hingga 14%. Sebaliknya, pasokan rumah sekunder justru tumbuh rata-rata 5% per bulan, terutama di wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan.

CEO dan Founder Pinhome Dayu Dara Permata mengungkapkan bahwa fenomena meningkatnya stok rumah sekunder merupakan imbas dari dinamika ekonomi nasional. Sebagian pemilik properti memilih melepas aset mereka demi menjaga likuiditas rumah tangga di tengah kenaikan biaya hidup.

BERITA TERKAIT

Harga Properti Residensial Tumbuh 0,83% di Akhir 2025, Penjualan Mulai Bangkit

 Transformasi BTN: Menopang Mimpi Rumah Bangsa Melalui Dana Murah dan Inovasi Digital

Lewat Dialog Akhir Tahun, OJK Tekankan Penguatan UMKM, KPR, dan Digitalisasi Keuangan

Investasi Pintar untuk Gen Z: Dari Gaji UMR Menuju Rumah Pertama

“Tekanan ekonomi mendorong pemilik properti melepas aset hunian. Ini terlihat dari meningkatnya listing dengan label ‘Butuh Uang’ (BU) atau ‘Jual Cepat’ di bawah harga pasar,” ujar Dara dalam diskusi media di Jakarta, dikutip Kamis (19/2/2026).

Pergeseran Preferensi Konsumen

Kondisi ekonomi juga mengubah strategi pembiayaan masyarakat. Data menunjukkan minat terhadap Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk hunian sekunder kini telah melampaui rumah primer. Konsumen cenderung menghindari beban pengeluaran ganda (cicilan dan sewa) yang biasanya terjadi pada sistem rumah inden.

Selain itu, skema Take Over dan Top Up mendominasi transaksi hingga 74%. Masyarakat kini lebih memilih tenor kredit yang lebih panjang dengan plafon yang lebih rendah untuk menjaga fleksibilitas arus kas (cash flow) bulanan.

Chief Economist Bank Permata Josua Pardede menambahkan bahwa meskipun ada perlambatan, sinyal rebound penjualan rumah primer mulai terlihat di penghujung tahun. “Pemulihan akan sangat ditentukan oleh keterjangkauan (affordability), kepastian kebijakan, serta kemampuan pembiayaan untuk menjangkau segmen yang paling membutuhkan,” tuturnya.

Magnet Baru di Luar Jawa

Di tengah tekanan pasar komuter, kawasan industri justru mencatatkan performa positif. Permintaan properti di Cikarang tumbuh 16% pada semester II/2025, berbanding terbalik dengan kawasan residensial seperti Bekasi (Tambun dan Cibitung) yang mengalami koreksi permintaan hingga 22%.

Optimisme pasar tahun ini juga didorong oleh pertumbuhan di luar Pulau Jawa. Hilirisasi sumber daya alam menjadi katalis utama, di mana Maluku Utara mencatatkan kenaikan pencarian rumah sebesar 11% dan Sulawesi Tengah naik 8%, dipicu oleh ekspansi industri nikel di Morowali dan Halmahera.

Pembangunan infrastruktur seperti Kereta Cepat Whoosh dan Tol Getaci juga diprediksi akan terus mengerek nilai properti di koridor Bandung Timur dan sekitarnya pada sisa tahun 2026. ***

Tags: Dayu Dara Permataekonomi makroinventori rumahjosua pardedeKPRPasar properti 2026Pinhomereal estatrumah sekundertren properti
 
 
 
 
Sebelumnya

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026

Selanjutnya

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BTN Incar Pembiayaan 20 Ribu Rumah Rendah Emisi di 2026

BTN Incar Pembiayaan 20 Ribu Rumah Rendah Emisi di 2026

oleh Stella Gracia
5 Februari 2026 - 17:01

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berharap dapat mendukung pembiayaan rumah rendah emisi hingga 20.000 unit pada...

Ambil Posisi sebagai Banknya Para Developer, BSN Gerak Cepat Bangun Ekosistem Perumahan di Indonesia

Ambil Posisi sebagai Banknya Para Developer, BSN Gerak Cepat Bangun Ekosistem Perumahan di Indonesia

oleh Sandy Romualdus
4 Februari 2026 - 20:23

Stabilitas.id - Meski baru beroperasi secara resmi pada tanggal 22 Desember 2025, PT Bank Syariah Nasional (BSN) langsung bergerak cepat...

Tutup BTN Expo 2026, BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

Tutup BTN Expo 2026, BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda Ekosistem Perumahan

oleh Sandy Romualdus
1 Februari 2026 - 14:55

Stabilitas.id – BTN Expo 2026 resmi menjadi penutup rangkaian program BTN Housingpreneur 2025. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero)...

BTN Expo 2026, Etalase Transformasi BTN Menuju Bank Modern

BTN Expo 2026, Etalase Transformasi BTN Menuju Bank Modern

oleh Sandy Romualdus
28 Januari 2026 - 20:34

Stabilitas.id — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) menegaskan arah transformasinya sebagai bank modern berbasis ekosistem terintegrasi melalui pembukaan...

Mencari Tenang di Kota yang Tak Pernah Diam

Mencari Tenang di Kota yang Tak Pernah Diam

oleh Sandy Romualdus
27 Januari 2026 - 13:17

Stabilitas.id - Kota jarang benar-benar berhenti. Bahkan ketika lampu lalu lintas berganti merah dan kantor mulai sepi, layar-layar digital tetap menyala,...

Ketika Resolusi Pulang ke Rumah Kota

Ketika Resolusi Pulang ke Rumah Kota

oleh Sandy Romualdus
27 Januari 2026 - 13:03

Stabilitas.id - Di kota-kota besar, awal tahun sering dimulai dengan ritme yang sama: target baru, kalender yang padat, dan ambisi untuk...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance