• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi Properti

Pasar Properti 2026: Stok Rumah Sekunder Melimpah di Tengah Stagnasi Suplai Baru

oleh Stella Gracia
18 Februari 2026 - 11:10
86
Dilihat
Pasar Properti 2026: Stok Rumah Sekunder Melimpah di Tengah Stagnasi Suplai Baru
0
Bagikan
86
Dilihat

Stabilitas.id – Pasar properti residensial Indonesia memasuki babak baru di awal 2026 dengan pergeseran peta kekuatan dari pasar rumah primer ke rumah sekunder. Tekanan ekonomi sepanjang 2025, termasuk gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), memicu lonjakan inventori rumah bekas (sekunder) saat pengembang mulai menahan suplai rumah baru.

Laporan Pinhome Indonesia Residential Market Report Semester 2 2025 & Outlook 2026 mencatat rata-rata penambahan inventori rumah baru bulanan turun hingga 14%. Sebaliknya, pasokan rumah sekunder justru tumbuh rata-rata 5% per bulan, terutama di wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan.

CEO dan Founder Pinhome Dayu Dara Permata mengungkapkan bahwa fenomena meningkatnya stok rumah sekunder merupakan imbas dari dinamika ekonomi nasional. Sebagian pemilik properti memilih melepas aset mereka demi menjaga likuiditas rumah tangga di tengah kenaikan biaya hidup.

BERITA TERKAIT

BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Tembus Rp9,21 Triliun

BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Jakarta, Tawarkan Promo Menarik untuk Hunian, Kendaraan, hingga Liburan

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

“Tekanan ekonomi mendorong pemilik properti melepas aset hunian. Ini terlihat dari meningkatnya listing dengan label ‘Butuh Uang’ (BU) atau ‘Jual Cepat’ di bawah harga pasar,” ujar Dara dalam diskusi media di Jakarta, dikutip Kamis (19/2/2026).

Pergeseran Preferensi Konsumen

Kondisi ekonomi juga mengubah strategi pembiayaan masyarakat. Data menunjukkan minat terhadap Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk hunian sekunder kini telah melampaui rumah primer. Konsumen cenderung menghindari beban pengeluaran ganda (cicilan dan sewa) yang biasanya terjadi pada sistem rumah inden.

Selain itu, skema Take Over dan Top Up mendominasi transaksi hingga 74%. Masyarakat kini lebih memilih tenor kredit yang lebih panjang dengan plafon yang lebih rendah untuk menjaga fleksibilitas arus kas (cash flow) bulanan.

Chief Economist Bank Permata Josua Pardede menambahkan bahwa meskipun ada perlambatan, sinyal rebound penjualan rumah primer mulai terlihat di penghujung tahun. “Pemulihan akan sangat ditentukan oleh keterjangkauan (affordability), kepastian kebijakan, serta kemampuan pembiayaan untuk menjangkau segmen yang paling membutuhkan,” tuturnya.

Magnet Baru di Luar Jawa

Di tengah tekanan pasar komuter, kawasan industri justru mencatatkan performa positif. Permintaan properti di Cikarang tumbuh 16% pada semester II/2025, berbanding terbalik dengan kawasan residensial seperti Bekasi (Tambun dan Cibitung) yang mengalami koreksi permintaan hingga 22%.

Optimisme pasar tahun ini juga didorong oleh pertumbuhan di luar Pulau Jawa. Hilirisasi sumber daya alam menjadi katalis utama, di mana Maluku Utara mencatatkan kenaikan pencarian rumah sebesar 11% dan Sulawesi Tengah naik 8%, dipicu oleh ekspansi industri nikel di Morowali dan Halmahera.

Pembangunan infrastruktur seperti Kereta Cepat Whoosh dan Tol Getaci juga diprediksi akan terus mengerek nilai properti di koridor Bandung Timur dan sekitarnya pada sisa tahun 2026. ***

Tags: Dayu Dara Permataekonomi makroinventori rumahjosua pardedeKPRPasar properti 2026Pinhomereal estatrumah sekundertren properti
 
 
 
 
 
Sebelumnya

BRI Kembali Gelar Program Desa BRILiaN 2026

Selanjutnya

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lampaui Target, Marketing Sales Summarecon Agung (SMRA) Tembus Rp5,53 Triliun

Lampaui Target, Marketing Sales Summarecon Agung (SMRA) Tembus Rp5,53 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Juni 2026 - 11:08

Stabilitas.id – Emiten properti terkemuka tanah air, PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA), sukses mencetak performa impresif dengan melampaui target prapenjualan...

Public Expose virtual PT Summarecon Agung Tbk.

Laba Bersih Rp1,2 Triliun, RUPST Summarecon Setujui Dividen Rp82,54 Miliar

oleh Stella Gracia
12 Juni 2026 - 14:17

Stabilitas.id – Emiten properti papan atas, PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA), resmi mengantongi restu dari para pemegang saham untuk membagikan...

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

Rumah Impian Anti Ribet, BTN Gandeng Pinhome Hadirkan KPR Digital

oleh Sandy Romualdus
5 Juni 2026 - 13:51

Stabilitas.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan platform properti digital terintegrasi, PT Properti...

Pimpin Pasar Rumah Sekunder, BTN Lepas 10.000 Hunian Diskon hingga 40 Persen

Pimpin Pasar Rumah Sekunder, BTN Lepas 10.000 Hunian Diskon hingga 40 Persen

oleh Sandy Romualdus
25 Mei 2026 - 17:03

Stabilitas.id — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) mengukuhkan dominasinya sebagai nakhoda utama ekosistem rumah lelang nasional. Langkah ini...

Capai 6 Juta Unit, Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan bagi Masyarakat

Capai 6 Juta Unit, Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan bagi Masyarakat

oleh Sandy Romualdus
24 Mei 2026 - 11:23

Stabilitas.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebagai bank plat merah yang berfokus pada pembiayaan rumah telah menyalurkan...

Kawasan Stasiun Manggarai Bakal Dirombak BTN & KAI Jadi Pusat Bisnis Setara SCBD

Kawasan Stasiun Manggarai Bakal Dirombak BTN & KAI Jadi Pusat Bisnis Setara SCBD

oleh Sandy Romualdus
22 Mei 2026 - 17:07

Stabilitas.id — Sinergi kokoh antar-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali terwujud demi mengurai kepadatan perkotaan sekaligus memangkas angka kelangkaan (backlog)...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Strategi Menkeu Purbaya Jinakkan Rupiah Lewat Kerja Sama Kupon Dagang China

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

Resmi! Satgas PASTI Terbitkan SP 10, Tindak KOL Pempromosi Aset Digital Bodong

Laba Bank BSN Mengalir Deras, Tercatat Melampaui 40%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance