• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Life Style

Mencari Tenang di Kota yang Tak Pernah Diam

oleh Sandy Romualdus
27 Januari 2026 - 13:17
25
Dilihat
Mencari Tenang di Kota yang Tak Pernah Diam
0
Bagikan
25
Dilihat

Stabilitas.id – Kota jarang benar-benar berhenti. Bahkan ketika lampu lalu lintas berganti merah dan kantor mulai sepi, layar-layar digital tetap menyala, pikiran tetap bekerja, dan tekanan hidup terus mengalir. Di ruang urban yang serba cepat, kelelahan mental kerap hadir tanpa gejala yang kentara—menumpuk perlahan, lalu meledak dalam bentuk kecemasan, sulit tidur, atau rasa hampa yang sulit dijelaskan.

Isu kesehatan mental masyarakat urban kini tidak lagi dapat dipisahkan dari bagaimana kota dirancang dan dialami. Rumah, ruang publik, bahkan koridor-koridor transisi seperti halte dan taman kota, memainkan peran penting dalam membentuk kondisi emosional warganya. Di tengah kesadaran inilah, pendekatan warna dan desain ruang kembali dipertanyakan: mampukah kota menyediakan ruang untuk menurunkan ritme?

  • Baca juga: Integrasikan Digital Banking dan Olahraga, CIMB Niaga Resmikan Vamos Arena by OCTO

Peluncuran Colours of The Year 2026 dari Dulux bertajuk Rhythm of Blues™ hadir dalam konteks tersebut. Lebih dari sekadar tren warna, pendekatan ini berangkat dari riset tentang relasi manusia dengan ruang di tengah tekanan hidup modern. Melalui kampanye #TemukanTenangmu, Dulux mencoba menempatkan warna sebagai medium yang membantu masyarakat menemukan jeda—baik di rumah maupun di ruang publik.

BERITA TERKAIT

Pendekatan ini terasa relevan di kota-kota besar, di mana ruang publik sering kali didesain untuk efisiensi dan pergerakan cepat, bukan untuk berhenti. Padahal, berbagai kajian urban menunjukkan bahwa kota yang sehat membutuhkan ruang-ruang transisi—tempat warga bisa duduk, bernapas, dan menenangkan diri tanpa tuntutan produktivitas.

Dalam Rhythm of Blues™, spektrum biru dihadirkan sebagai respons atas kebutuhan tersebut. Slow Swing™, biru gelap yang menenangkan, memberi rasa teduh dan aman—nuansa yang kerap dibutuhkan di ruang-ruang pemulihan seperti kamar tidur, ruang baca, atau sudut refleksi. Mellow Flow™, biru lembut yang terang, menawarkan keseimbangan yang cocok untuk ruang komunal, baik di rumah maupun fasilitas publik. Sementara Free Groove™, biru yang lebih ekspresif, memberi energi kreatif tanpa menghadirkan stimulasi berlebihan.

Warna biru telah lama dikaitkan dengan stabilitas dan ketenangan emosional. Dalam konteks desain ruang publik, biru membantu menurunkan intensitas visual kota yang kerap dipenuhi warna kontras dan cahaya buatan. Warna menjadi alat yang bekerja halus, tetapi berdampak nyata dalam pengalaman ruang.

Head of Marketing AkzoNobel Decorative Paints Indonesia, Niluh Putu Ayu Setiawati, menyampaikan bahwa pendekatan ini berangkat dari kesadaran akan keberagaman ritme hidup masyarakat urban.

  • Baca juga: BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat

“Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menemukan ketenangan. Melalui Rhythm of Blues™, kami ingin mengajak masyarakat melihat warna sebagai bagian dari solusi ruang—baik di rumah maupun di ruang publik—yang mendukung rasa aman dan seimbang,” ujarnya.

Dari perspektif perancangan kota, Teguh Aryanto, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, menilai bahwa isu kesehatan mental semakin memengaruhi praktik desain ruang publik.

“Kota tidak bisa hanya dirancang untuk bergerak cepat. Kita membutuhkan ruang-ruang yang memungkinkan orang melambat. Warna, termasuk spektrum biru, membantu menurunkan tekanan visual dan menciptakan rasa stabil di tengah hiruk-pikuk kota,” tuturnya.

Kebutuhan ini semakin terasa bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak dan individu dengan neurodiverse. Sylvia M. Siregar, Founder & Board of Patrons Filoksenia Foundation, menekankan bahwa ruang publik yang terlalu bising secara visual dapat memperparah kecemasan.

“Lingkungan visual yang tepat—termasuk penggunaan warna yang menenangkan—dapat membantu meredam overstimulasi. Di ruang publik yang ramah secara emosional, anak-anak dapat merasa lebih aman dan fokus,” ujarnya.

Pendekatan warna juga mendapat perhatian dari sudut pandang feng shui, yang melihat rumah dan kota sebagai sistem energi. Jenie, praktisi feng shui, menilai bahwa warna biru berperan penting dalam membantu masyarakat urban menurunkan ritme hidup.
“Di kota yang penuh tekanan, rumah dan ruang publik idealnya membantu kita ‘turun gigi’. Nuansa biru yang tepat bisa menyeimbangkan energi, membuat ruang terasa lebih tenang tanpa kehilangan vitalitas,” katanya.

  • Baca juga: Dominasi 80% Permintaan, Interior Modern Minimalis Kian Digandrungi Pemilik Hunian

Di tengah meningkatnya diskursus tentang urban mental health, pendekatan desain yang berorientasi pada kesejahteraan menjadi semakin relevan. Warna, sebagai elemen yang paling mudah diakses dalam desain ruang, menawarkan solusi yang sederhana namun berdampak.

Mungkin kota tidak akan pernah benar-benar sunyi. Namun, melalui ruang dan warna yang dirancang dengan kesadaran akan kebutuhan manusia, kota dapat menjadi tempat yang lebih ramah bagi kesehatan mental warganya. Di sanalah, di antara dinding, trotoar, dan ruang terbuka, manusia urban menemukan kembali jeda—dan ketenangan yang selama ini dicari. ***

Tags: arsitektur humanisColours of The Year 2026desain kota berkelanjutanpsikologi warnaRhythm of Blues Duluxruang publik ramah mentalurban mental healthwarna biru
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Ketika Resolusi Pulang ke Rumah Kota

Selanjutnya

Pemerintah Buka Penawaran ORI029, Tawarkan Dua Tenor dengan Kupon hingga 5,80%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Integrasikan Digital Banking dan Olahraga, CIMB Niaga Resmikan Vamos Arena by OCTO

Integrasikan Digital Banking dan Olahraga, CIMB Niaga Resmikan Vamos Arena by OCTO

oleh Sandy Romualdus
19 Agustus 2026 - 14:22

CIMB Niaga luncurkan OCTO Arena di Meruya Jakarta Barat. Hadirkan 10 lapangan padel, fasilitas wellness, serta promo cashback eksklusif nasabah....

BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat

BNI Bawa Danantara Housing Expo Lebih Dekat dengan Masyarakat

oleh Sandy Romualdus
16 Agustus 2026 - 10:52

BNI menghadirkan booth Danantara Housing Expo 2026 di Grha BNI, Jakarta, untuk memperkenalkan program serta solusi pembiayaan perumahan kepada karyawan...

Gandeng Travel Umrah, CIMB Niaga Syariah Tebar Cashback Rp1,5 Juta dan Solusi Transaksi di Arab Saudi

Dominasi 80% Permintaan, Interior Modern Minimalis Kian Digandrungi Pemilik Hunian

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 14:51

Gaya modern minimalis dominasi 80% permintaan interior di Pinhome. CEO Dayu Dara Permata ungkap peluncuran layanan Pinhome Interior dan Renovasi....

Tekan Angka Stunting di Lereng Merapi, BRI Peduli Pugar Posyandu Matahari di Desa Brilian Sleman

Tawarkan Bunga Fixed 2,75% dan DP 1%, BRI Pamerkan 200.000 Unit Hunian di NICE PIK

oleh Stella Gracia
11 Agustus 2026 - 14:40

BRI pimpin Himbara di Danantara Housing Expo 2026 pada 27–30 Agustus di NICE PIK. Tawarkan 200.000 unit rumah, DP 1%,...

BNI Pasarkan 2.600 Aset Agunan, Puncak Lelang Serentak Dijadwalkan 21 Agustus 2026

Akomodir Penghasilan Sampingan Gen Z, Danantara Rancang Skema KPR Adaptif

oleh Stella Gracia
10 Agustus 2026 - 10:31

Danantara rilis ekosistem KPR inklusif sasar Gen Z dan MBR via Danantara Housing Expo 2026. Tawarkan DP mulai 1%, bunga...

Sokong Properti Hijau, Bank Mandiri Serahkan Sertifikat Pengurangan Emisi ke Paramount

Sokong Properti Hijau, Bank Mandiri Serahkan Sertifikat Pengurangan Emisi ke Paramount

oleh Stella Gracia
10 Agustus 2026 - 10:29

Bank Mandiri dan Paramount Enterprise jalin kolaborasi strategis tingkatkan integrasi layanan perbankan, pembiayaan Livin KPR, hingga offset emisi karbon. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BNI Hadirkan Akses Eksklusif Menikmati Andrea Bocelli “Romanza” di Indonesia

Kolaborasi Bank BSN dan BAZNAS, ZIS Bakal Mudah Dibayar Lewat Bale Syariah

Kemenkeu Peduli Salurkan Bantuan Logistik Rp 565,2 Juta untuk Pengungsi Gempa Nusa Tenggara Timur

Komisi XI DPR dan Kemenkeu Tinjau Gempa Flores: Pemulihan Bencana Tidak Berhenti di Fase Tanggap Darurat

RAPBN 2027 Targetkan Ekonomi Tumbuh 6%: Wamenkeu Suahasil Buka-Bukaan Strategi Efisiensi Anggaran

ULN Swasta Masih Kontraksi, Penarikan Utang Pemerintah Kuartal II/2026 Melambat

Sabet IACA Award 2026, BI Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Energi

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

Rasio LaR Turun 145 Bps, BRI Jaga NPL Coverage Tebal di Level 179,45%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Pemerintah Buka Penawaran ORI029, Tawarkan Dua Tenor dengan Kupon hingga 5,80%

Pemerintah Buka Penawaran ORI029, Tawarkan Dua Tenor dengan Kupon hingga 5,80%

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance