Stabilitas.id – PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO) agresif memperluas penetrasi pasar dan mempertebal basis nasabah sepanjang tahun 2026. Guna memenangkan persaingan di industri bank digital, anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) ini mengandalkan kombinasi masif antara inovasi fitur aplikasi serta program loyalitas terintegrasi.
Direktur Bisnis Bank Raya Kicky Andrie Davetra memaparkan bahwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir, perseroan telah meluncurkan sedikitnya 111 inovasi fitur baru pada aplikasi ‘Raya’. Langkah ini sengaja didesain untuk merespons kebutuhan personalisasi transaksi finansial harian nasabah yang kian dinamis.
“Dalam setahun terakhir ini Bank Raya telah menghadirkan inovasi sekitar 111 fitur pada aplikasi Raya yang relevan dengan kebutuhan nasabah,” ujar Kicky dalam pemaparan publik (public expose) secara daring, dikutip Rabu (10/6/2026).
Dari deretan inovasi tersebut, AGRO menjagokan beberapa fitur utama untuk mengunci loyalitas pengguna. Pada segmen pelaku usaha mandiri dan UMKM, Bank Raya mengandalkan fitur ‘Saku Bisnis’ yang kini telah dipersenjatai dengan menu QRIS Bisnis serta fitur ‘Kasir’ guna mempermudah manajemen arus kas (cash flow) pelaku usaha secara digital.
Sementara untuk segmen ritel keluarga, perseroan merilis fitur ‘Uang Saku’. Inovasi ini memfasilitasi orang tua untuk mengontrol, menjadwalkan, dan mengelola alokasi keuangan anak secara aman melalui pemanfaatan kartu debit digital.
Di samping itu, bank digital bersandi saham AGRO ini terus memperkaya ekosistem pembayaran digitalnya lewat fitur Saku Bareng, Raya PayLater, hingga optimalisasi jalur transaksi remitansi dan kliring nirkabel.
Strategi Insentif lewat ‘Raya Poin’
Tak hanya mengandalkan pembaruan teknologi, Bank Raya juga memacu aktivitas transaksi (user engagement) dengan menggelar rangkaian promosi投放 (marketing campaign) berskala besar. Perseroan aktif menggandeng jaringan merchant lintas sektor, mulai dari lini makanan dan minuman (F&B), transportasi, hiburan, hingga peritel raksasa.
Untuk mengoptimalkan retensi nasabah, Bank Raya menerapkan program loyalitas bertingkat (membership tiering). Melalui program ini, nasabah ditawarkan insentif berupa pembebasan biaya administrasi bulanan, gratis biaya transfer antarabank, hingga cashback instan untuk setiap transaksi menggunakan QRIS di merchant pilihan.
Perseroan juga menggelar program garapan bertajuk ‘Raya Poin’ yang berlaku hingga 31 Januari 2027. Skema ini memungkinkan pengguna mengumpulkan poin dari setiap aktivitas harian seperti pembukaan rekening baru, penambahan saldo tabungan (top-up), transaksi BI-FAST, hingga pengisian dompet digital (e-wallet) untuk ditukarkan dengan beragam hadiah bernilai ekonomis.
“Kami berharap dengan berbagai agenda dan inovasi yang telah kami kembangkan dapat menggaet lebih banyak customer pada tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang,” imbuh Kicky.
Pengguna Tumbuh Di Atas 20%
Strategi jemput bola ini terbukti ampuh mendongkrak kinerja operasional bank. Hingga penutupan kuartal I/2026, Bank Raya sukses mencatatkan pertumbuhan total pengguna aktif mencapai 1,2 juta nasabah, atau melesat di atas 20% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Manajemen menegaskan, kurva pertumbuhan positif ini ditopang kuat oleh kinclongnya performa penghimpunan dana digital (digital saving). Ke depan, perseroan juga bersiap memperluas strategi akuisisi luar ruang (offline) dengan bertindak sebagai sponsor utama di berbagai perhelatan kreatif berskala besar di kota-kota metropolitan tanah air. ***

















