• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home UKM

Titik Balik Sang Petani Perempuan: Menyiasati Cuaca, Mengelola Permodalan

by Stella Gracia
15 September 2026 - 12:12
6
VIEWS
Titik Balik Sang Petani Perempuan: Menyiasati Cuaca, Mengelola Permodalan
0
SHARES
6
VIEWS

Menelusuri perjalanan Mur Dwi Astuti, petani perempuan asal Merauke yang sukses berekspansi hingga tiga hektare lahan berkat evolusi pembiayaan dari gadai emas hingga KUR Mikro BRI

Stabilitas.id – Menggarap lahan pertanian di Merauke, Papua, bukanlah sekadar menabur benih dan menunggu panen. Bagi Mur Dwi Astuti, hamparan sawah adalah arena pertaruhan yang menuntut napas panjang. Di lahan tersebut, ia tak hanya harus berpeluh menjaga kesuburan tanah, tetapi juga berdamai dengan anomali cuaca, keterbatasan pasokan air di musim kemarau, hingga ancaman serangan hama yang sewaktu-waktu bisa memusnahkan harapan.

  • Baca juga: Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Di tengah pusaran ketidakpastian alam tersebut, ada satu variabel penentu yang membuat napas usaha Mur tetap berembus: ketersediaan modal. Namun, perjalanan perempuan tangguh ini dalam membangun fondasi keuangannya tidak terjadi dalam semalam. Semuanya dimulai dari anak tangga yang paling dasar.

Jauh sebelum bersinggungan dengan fasilitas kredit perbankan, pintu masuk Mur menuju inklusi keuangan adalah loket PT Pegadaian. Lewat layanan gadai emas, ia pertama kali mencecap pengalaman mengakses dana segar. Langkah sederhana ini rupanya bukan sekadar instrumen penambal kebutuhan mendesak, melainkan kelas inkubasi pertamanya dalam belajar mengelola kas dan menjaga roda usahanya tetap berputar.

BERITA TERKAIT

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Kick-Off HUT ke-131, BRI Pacu Transformasi BRIvolution Reignite dan Gerakan Ramah Lingkungan

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya jam terbang, ambisi Mur membesar. Skala usaha yang sudah berjalan lebih dari setahun menuntut injeksi modal yang lebih bertenaga. Mur kemudian memutuskan untuk “naik kelas” dengan mengetuk pintu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Ia mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro—sebuah fasilitas pembiayaan tanpa agunan tambahan yang dinilainya paling masuk akal untuk menopang ekspansi.

Keputusannya berbuah manis. Injeksi dana dari KUR Mikro BRI menjadi bahan bakar baru yang mendongkrak kapasitas produksinya. Lahan garapan yang semula hanya sepetak seluas satu hektare, perlahan berekspansi hingga mencapai tiga hektare. Dana tersebut mengalir deras membiayai urat nadi operasional pertaniannya, mulai dari ongkos budidaya, upah tenaga kerja, hingga biaya sewa alat mesin pertanian.

Namun, lahan yang makin luas tak lantas membuat hidupnya nir-masalah. “Kita ini tergantung musim, biasanya ya padi kalau bagus ya kita dapat hasil bagus, kalau jelek ya jelek,” ungkap Mur dengan nada realistis.

  • Baca juga: Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Di sinilah peran pendampingan perbankan menjadi krusial. Kehadiran petugas BRI atau Mantri tidak berhenti sebatas pada pencairan dana. Mur mengakui, pendampingan intensif dari para petugas di lapangan membantunya membongkar kelemahan manajerial yang selama ini menjadi batu sandungan: literasi keuangan.

“Soalnya kan kita ini belum bisa mengelola keuangannya. Nah, terus kita dibantu oleh BRI, jadi kita bisa simpan-simpan uangnya lebih mudah,” kisahnya. Kini, Mur mulai terbiasa menyisihkan sebagian keuntungan sebagai bantalan modal untuk siklus tanam berikutnya, sebuah strategi vital untuk bertahan dari fluktuasi panen akibat cuaca.

Perjalanan Mur dari loket gadai emas hingga menjadi debitur KUR Mikro adalah potret nyata dari cetak biru ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi). Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa sinergi antara BRI, Pegadaian, dan PNM memang dirancang persis seperti lintasan yang dilalui Mur.

“Pengalaman Mur menunjukkan adanya ruang bagi pelaku usaha untuk tumbuh dan naik kelas seiring meningkatnya kebutuhan modal,” tegas Dhanny.

Kini, berdiri di atas lahan tiga hektare miliknya, Mur membuktikan bahwa batas kemandirian ekonomi bisa didobrak. Baginya, gender bukanlah halangan untuk menaklukkan kerasnya sektor pertanian di ujung timur Indonesia. “Yang penting kita tuh mau berusaha, pasti perempuan juga bisa,” pungkasnya mantap, mengirimkan pesan keberanian bagi para pelaku usaha kecil lainnya untuk berani mengambil peluang melangkah maju. ***

  • Baca juga: Kick-Off HUT ke-131, BRI Pacu Transformasi BRIvolution Reignite dan Gerakan Ramah Lingkungan

Editor : Sandy Romualdus

Tags: Bank Rakyat IndonesiaBRIgadai emas PegadaianHolding Ultra Mikroinklusi keuanganKURKUR BRIKUR Mikro BRIMur Dwi Astutipembiayaan pertanianpetani Merauke
 
 
 
 
 
Previous Post

IHSG Fluktuatif: Pasar Cermati Reshuffle Menkeu, Aturan Short Selling, dan Gejolak Minyak Global

Next Post

Jaring Pengaman Korporasi: Cara BNC dan Akulaku Menjawab Krisis Pangan Pascagempa NTT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:34

KPwBI DKI Jakarta memboyong 22 UMKM binaan ke ISEF 2026 dan mencatatkan potensi transaksi ekspor Rp4,4 miliar dengan buyer asal...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Posisi Makanan Halal RI Naik Peringkat Tiga Dunia, BI dan BPJPH Pacu Daya Saing UMKM

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 10:48

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta buka IN2HCC di ISEF 2026, dorong kuliner halal Nusantara naik kelas dan berdaya saing di...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Buka Lapak Kuliner Nusantara di Ajang Balap Dunia

Dari Sanur ke Hamburg: Bakti BCA Antar Batik Gemah Sumilir dan Wastra Tenun Go Global

by Stella Gracia
14 Oktober 2026 - 09:06

BCA dan TULOLA menggelar Kawan Nusantara 2026 di Sanur Bali guna mendorong wastra tenun dan batik binaan menembus pasar global...

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Buka Lapak Kuliner Nusantara di Ajang Balap Dunia

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Buka Lapak Kuliner Nusantara di Ajang Balap Dunia

by Stella Gracia
14 Oktober 2026 - 09:04

BNI memfasilitasi 24 UMKM kuliner lokal dengan menyediakan mesin EDC dan QRIS selama perhelatan MotoGP Mandalika 2026 di Lombok. Stabilitas.id...

Kredit UMKM 2026 Sentuh Rp1.949 Triliun, Sektor Perbankan Kuasai Pangsa Pasar 82 Persen

Kredit UMKM 2026 Sentuh Rp1.949 Triliun, Sektor Perbankan Kuasai Pangsa Pasar 82 Persen

by Sandy Romualdus
7 Oktober 2026 - 08:08

Total penyaluran kredit UMKM sukses menembus Rp1.949 triliun. OJK merilis laporan semesteran guna memperkuat landasan kebijakan ekonomi berbasis data. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Titik Balik Sang Petani Perempuan: Menyiasati Cuaca, Mengelola Permodalan

Jaring Pengaman Korporasi: Cara BNC dan Akulaku Menjawab Krisis Pangan Pascagempa NTT

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance