PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengkaji rencana buyback saham guna merespons dinamika pasar bursa dan memperkuat nilai bagi para pemegang saham.
Stabilitas.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) tengah mengkaji secara mendalam rencana pembelian kembali (buyback) saham di tengah dinamika fluktuasi pasar modal domestik. Rencana aksi korporasi ini disiapkan sebagai bentuk implementasi tata kelola perusahaan yang baik sekaligus upaya menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menyatakan bahwa perseroan terus mencermati pergerakan bursa saham dan siap mengambil langkah terukur, termasuk membuka opsi mengeksekusi buyback saham dengan berpedoman pada kondisi keuangan perseroan serta kerangka regulasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023.
Indrieffouny menegaskan bahwa kajian buyback ini dilandasi oleh keyakinan manajemen terhadap ketahanan fundamental bisnis perseroan yang solid, serta memberikan indikasi kepada investor bahwa valuasi pasar saham SMGR saat ini belum mencerminkan kapasitas fundamental perusahaan yang sesungguhnya.
BERITA TERKAIT
“Kajian atas rencana buyback saham dilakukan secara cermat untuk mendukung kinerja Perusahaan dan menjaga kepentingan pemegang saham. Di tengah dinamika pasar saham domestik, SIG menegaskan keyakinan dan kepercayaan Perusahaan atas fundamental kuat yang dimiliki untuk meningkatkan kinerja dan mencapai pertumbuhan dalam jangka panjang. Di saat yang bersamaan, hal ini menjadi indikasi bagi investor bahwa harga saham saat ini tidak serta merta mencerminkan fundamental SIG yang sesungguhnya,” kata Indrieffouny dalam keterangan resmi, Kamis (29/10/2026).
Indrieffouny menambahkan bahwa holding BUMN semen ini terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan dengan memaksimalkan integrasi operasional dan efisiensi sumber daya guna memperkuat daya saing usaha dalam jangka panjang.
“SIG memiliki beragam solusi bahan bangunan inovatif untuk memenuhi berbagai kebutuhan konstruksi. Operasional Perusahaan juga didukung jaringan produksi dan distribusi yang luas sehingga dapat menjangkau hingga daerah terpencil. Segala keunggulan yang dimiliki menjadi fondasi yang kuat bagi SIG untuk meningkatkan kinerja dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Indrieffouny.
Sebagai penyedia solusi bahan bangunan terdepan di kawasan regional, emiten berkode saham SMGR ini mengintegrasikan enam produsen semen utama, yakni PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB), PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. (SMBR), serta Thang Long Cement Company di Vietnam.
Dengan jaringan produksi dan rantai pasok terintegrasi yang menjangkau pasar Asia, Australia, hingga Oseania, SIG berkomitmen memperkuat keandalan pasokan konstruksi nasional serta memacu inovasi semen ramah lingkungan beremisi rendah demi mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan. ***

















