• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Laba Bersih BII Melonjak 34 Persen

by Sandy Romualdus
1 November 2011 - 00:00
19
VIEWS
BII Dukung Program Rehabilitasi Padang dan Mentawai
0
SHARES
19
VIEWS

Jakarta – PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) hari ini mengumumkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp555 miliar pada sembilan bulan pertama yang berakhir pada 30 September 2011, naik sebesar 34 persen dari Rp415 miliar pada periode sebelumnya yang berakhir pada 30 September 2010.  Keberhasilan ini terutama didukung oleh pertumbuhan pada seluruh bisnis inti BII dan perbaikan pada semua kegiatan operasional.

Menurut Rahardja Alimhamzah, Pjs Presiden Direktur BII di Jakarta, Senin (31/10), BII membukukan pertumbuhan kredit konsolidasi sebesar 22 persen dari Rp50,8 triliun pada September 2010 menjadi Rp61,9 triliun pada September 2011.

  • Baca juga: BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

“Pertumbuhan kredit UKM & Komersial memberikan kontribusi terbesar sebesar 26 persen dari Rp17,6 triliun pada September 2010 menjadi Rp22,2 triliun pada September 2011, diikuti oleh kredit Korporasi dan Konsumer yang naik masing-masing sebesar 23 persen dan 19 persen dibandingkan dengan sembilan bulan pertama periode yang sama tahun 2010,” katanya.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Adapun kredit Korporasi memberikan kontribusi sebesar 24 persen terhadap total kredit, sedangkan kredit UKM & Komersial dan kredit Konsumer memberikan kontribusi masing-masing sebesar 36 persen dan  40 persen. Total aset BII per 30 September 2011 naik sebesar 26 persen menjadi Rp90,9 triliun dari Rp72,2 triliun per 30 September 2010.

Sementara, jumlah simpanan nasabah meningkat sebesar 20 persen menjadi Rp66,6 triliun per 30 September 2011, naik dari Rp55,4 triliun pada 30 September 2010. Giro naik sebesar 17 persen menjadi Rp10,8 triliun per 30 September 2011 dari Rp9,2 triliun per 30 September 2010, sedangkan Tabungan meningkat sebesar 18 persen menjadi Rp14,8 triliun dari Rp12,5 triliun dan Deposito naik 22 persen menjadi Rp41,1 triliun dari Rp33,6 triliun. Loan to deposit ratio (LDR) tetap berada pada level sebesar 92,6 persen per 30 September 2011.

"Bank terus melakukan serangkaian inisiatif yang inovatif untuk lebih meningkatkan komposisi pendanaan. Ekspansi cabang dan jaringan elektronik, program loyalitas yang inovatif dan program akuisisi, serta  peluncuran produk baru dengan  didukung oleh kualitas layanan prima akan memberikan dukungan dan kontribusi terhadap perbaikan komposisi pendanaan serta pertumbuhan simpanan nasabah Bank "tambah Rahardja.

  • Baca juga: Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Pertumbuhan BII pada semua segmen bisnis diikuti dengan perbaikan kualitas aset.  Kredit bermasalah gross BII (NPL gross) turun menjadi 2,54 persen per September 2011 dari 3,52 persen per September 2010 dan NPL net membaik menjadi 1,37 persen dari 1,97 persen. Peningkatan kualitas aset dicapai melalui upaya BII yang berkelanjutan dalam memperkuat manajemen risiko dan pemrosesan kredit, sementara itu pelaksanaan program restrukturisasi kredit dilakukan lebih cepat dan dengan tetap melakukan pemantauan yang lebih ketat terhadap debitur yang ada.

Total penyisihan kerugian penurunan nilai atas kredit pada September 2011 meningkat sebesar 8 persen dari Rp854 miliar pada September 2010 menjadi Rp921 miliar pada September 2011 dikarenakan adanya biaya provisi yang lebih tinggi pada portofolio WOM terutama terkait pembiayaan sepeda motor bekas.

Pendapatan bunga bersih (NII) BII meningkat sebesar 16 persen dari Rp2.548 miliar pada September 2010 menjadi Rp2.946 miliar pada September 2011 sedangkan Net Interest Margin (NIM) BII per September 2011 sebesar 5,28 persen dari 5,78 persen periode yang sama tahun sebelumnya. Persaingan yang ketat di industri perbankan telah memberikan tekanan terhadap Net Interest Margin (NIM) seluruh industri perbankan.

Pendapatan operasional lainnya (fee based income) per 30 September 2011 meningkat 17 persen menjadi Rp1.766 miliar dibandingkan dengan Rp1.515 miliar pada periode yang sama tahun lalu yang memberikan kontribusi sebesar 37 persen dari total pendapatan BII. Fee based income BII terutama berasal peningkatan fee dari corporate deals, transaksi tresuri, kartu kredit, trade finance, remittances, dan fee jasa perbankan lainnya.

  • Baca juga: Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Biaya overhead meningkat sebesar 20 persen dari Rp2.596 miliar menjadi Rp3.128 miliar mencerminkan ekspansi jaringan BII yang agresif dan investasi sumber daya manusia serta infrastruktur Teknologi Informasi (TI) selama semester pertama 2011. Saat ini BII memiliki 346 kantor (termasuk cabang Syariah dan luar negeri) dan 1.088 ATM termasuk 51 CDM.

Rasio Kecukupan Modal (CAR) untuk risiko kredit, risiko pasar dan risiko operasional berada pada level 12,33 persen per September 2011 dengan total tier 1 (modal Inti) sebesar Rp7,3 triliun dan tier 2 (modal tambahan) sebesar Rp1,8 triliun. BII saat ini sedang melihat peluang di pasar untuk menambah Tier 2 capital.

 
 
 
 
 
Previous Post

Pembiayaan WOM Turun 12 Persen

Next Post

BII Kembali Rilis Obilagsi Rp 4 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Apresiasi Layanan Pensiun Prima: Dirut Bank BPD Bali Nyoman Sudharma Tegaskan Komitmen Sinergi Digital

by Sandy Romualdus
14 Oktober 2026 - 20:31

Bank BPD Bali meraih predikat Terbaik II Mitra Kerja Pembayaran Pensiun dari PT Taspen dan Ditjen Perbendaharaan atas layanan prima...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BII Dukung Program Rehabilitasi Padang dan Mentawai

BII Kembali Rilis Obilagsi Rp 4 Triliun

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance