• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Bank Mandiri dan Bank Jateng Terbitkan Kartu Kredit Co-Branding

by Sandy Romualdus
26 April 2015 - 00:00
22
VIEWS
Bank Mandiri dan Bank Jateng Terbitkan Kartu Kredit Co-Branding
0
SHARES
22
VIEWS

Semarang – Bank Jateng dan Bank Mandiri menerbitkan kartu e-money dan kartu kredit co-branding untuk mengembangkan bisnis. Kartu e-money dan kartu kredit co-branding yang diluncurkan pada 25 April 2015 ini, ditargetkan dapat meningkatkan penetrasi kartu mandiri di wilayah Jawa Tengah. Sementara bagi Bank Jateng, kerjasama ini merupakan perluasan layanan dan fasilitas pembayaran dan transaksi bagi nasabah.

Peluncuran kartu kredit dan e-money co-branding yang bertepatan dengan hari ulang tahun Bank Jateng ke-62 ini dilakukan oleh Senior Vice President Transaction Banking Retail Bank Mandiri Rahmat Broto Triaji, Senior Vice President Consumer Card Bank Mandiri Boyke Yurista dan Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/4).

  • Baca juga: CBI Luncurkan Empat Solusi Credit Intelligence, Perluas Akses Kredit bagi 137 Juta Calon Debitur

Kartu e-money co-branding bertajuk e-bima card. Kartu ini dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di seluruh merchant mandiri e-money seperti tol, bus trans, toko retail, dan beberapa restoran serta tempat rekreasi.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Untuk kartu kredit co-branding menggunakan desain Candi Borobudur, salah satu icon pariwisata Jawa Tengah. Hal ini sejalan dengan motto Bank Jateng untuk menjadi Banknya orang Jawa Tengah dan semangat Bank Mandiri untuk meningkatkan financial inclusion masyarakat Indonesia. Kartu kredit co-branding tersebut dilengkapi fitur umum mandiri kartu kredit seperti powercash, powerbill, powerpoint, powerbuy dan fitur umum lainnya.

Sementara bagi pemegang kartu Platinum, selain fitur layanan tersebut, nasabah juga dapat menggunakan fasilitas airport lounge dan asuransi perjalanan gratis untuk setiap tiket yang pembeliannya menggunakan kartu kredit ini.

Menurut Boyke Yurista, Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan kartu e-money. Berdasarkan data BPS, wilayah Jawa Tengah dengan total populasi lebih dari 33 Juta jiwa merupakan pasar yang besar dengan rata-rata pengeluaran rumah tangga mencapai Rp 65 Juta per tahun. Dari data tersebut, kartu e-bima card dan mandiri kartu kredit di Jawa tengah dapat lebih melengkapi kebutuhan finansial masyarakat.

Perkembangan berbagai bisnis di Jawa Tengah seperti industri kerajinan dan manufaktur untuk ekspor terus diikuti dengan pertumbuhan kelas menengah yang signifikan. “Sektor perdagangan umum di Jawa Tengah juga berkembang sangat baik. “Hal ini, menguatkan komitmen kami untuk bersama-sama dengan Bank Jateng mengembangkan kartu kredit di provinsi ini,” kata Boyke.

Hingga Maret 2015, Bank Mandiri telah menerbitkan mandiri e-money sebanyak lebih dari 5,4 juta. Jumlah tersebut meningkat 48% dibandingkan dengan posisi Maret 2014. Adapun merchant yang menerima transaksi mandiri e-money sebanyak 917 merchant dengan 39.250 outlet yang tersebar di Indonesia.

  • Baca juga: Salurkan KUR Rp144,59 Triliun hingga Agustus 2026, BRI Fokus Biayai Sektor Produksi

Sedangkan untuk kartu kredit, Bank Mandiri telah menerbitkan sebanyak 3,7 juta kartu. Dari jumlah tersebut, transaksi yang dilakukan pengguna kartu kredit Bank Mandiri mencapai 8,1 juta transaksi, naik 9 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 7,5 juta transaksi.

Sementara itu, nilai transaksi penggunaan kartu kredit Bank Mandiri hingga Maret 2015 mencapai Rp. 6,5 Triliun, tumbuh 20% dibandingkan periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp. 5,4 Triliun

Menurut Regional CEO Bank Mandiri wilayah VII Semarang Jacob Maitimu, Bank Jateng saat ini merupakan Bank Daerah yang memiliki basis nasabah yang sangat potensial yang tersebar di kota kabupaten, dan bahkan kecamatan di seluruh Jawa Tengah. “Kami optimis melalui kerjasama ini, penetrasi bisnis kartu kredit dan e-money dapat berkembang secara signifikan,” ujar Jacob.

Semangat kerjasama co branding ini adalah tumbuh dan berkembang bersama. Bank Jateng bertanggungjawab di garda depan untuk pemasaran kartu dan juga program-program khusus untuk kartu e-bima card dan mandiri kartu kredit, sedangkan seluruh operasional seperti proses pengiriman dan pencetakan kartu, layanan call center 24 jam dan underwriting akan ditangani oleh Bank Mandiri.

Melalui kerjasama co-branding ini, kami yakin bisnis kartu kredit dapat terus tumbuh secara berkelanjutan serta dapat memberikan nilai tambah yang baik bagi nasabah,” ujar Jacob.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengemukakan, penerbitan kartu kredit co-branding dengan Bank Mandiri merupakan sinergi yang dapat membantu pengembangan bisnis Bank Jateng.

  • Baca juga: Pendaftar Haji Tumbuh 64 Persen, CIMB Niaga Syariah Perkuat Layanan Nasabah di Surabaya

Dengan jaringan, pengalaman dan infrastruktur yang dimiliki Bank Mandiri, kami optimis bisnis e-bima card juga Bank Jateng dapat tumbuh signifikan, dan dapat memberikan nilai tambah yang lebih baik bagi masyarakat Jawa Tengah,” ujar Rahmat.

Peluncuran kartu kredit Co-Branding ini juga sejalan dengan program pemerintah melalui Bank Indonesia yang telah mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Pencanangan tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat, pelaku bisnis, dan juga lembaga-lembaga pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran non-tunai dalam melakukan transaksi keuangan yang mudah, aman, dan efisien. Dengan adanya kartu ini diharapkan kepuasan, kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi nasabah Bank Jateng dan Bank Mandiri akan semakin meningkat.

Tags: bank mandiri,bank jateng
 
 
 
 
 
Previous Post

Lee Westwood Ukir Rekor Di CIMB Niaga Indonesian Masters

Next Post

Kuartal Pertama 2015, BTN Raup Laba Rp 402 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

CBI Luncurkan Empat Solusi Credit Intelligence, Perluas Akses Kredit bagi 137 Juta Calon Debitur

CBI Luncurkan Empat Solusi Credit Intelligence, Perluas Akses Kredit bagi 137 Juta Calon Debitur

by Stella Gracia
26 Oktober 2026 - 17:16

Credit Bureau Indonesia (CBI) meluncurkan empat solusi credit intelligence berbasis data dan AI untuk memperluas akses kredit bagi 137 juta...

Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

Salurkan KUR Rp144,59 Triliun hingga Agustus 2026, BRI Fokus Biayai Sektor Produksi

by Stella Gracia
26 Oktober 2026 - 16:15

BRI menyalurkan KUR sebesar Rp144,59 triliun kepada 2,76 juta debitur hingga Agustus 2026, dengan 68,38 persen pembiayaan mengalir ke sektor...

Pendaftar Haji Tumbuh 64 Persen, CIMB Niaga Syariah Perkuat Layanan Nasabah di Surabaya

Pendaftar Haji Tumbuh 64 Persen, CIMB Niaga Syariah Perkuat Layanan Nasabah di Surabaya

by Stella Gracia
26 Oktober 2026 - 15:13

CIMB Niaga Syariah menggelar Kajian Ruang Bermakna di Surabaya dan mencatat pertumbuhan pendaftar haji 64 persen hingga menempati peringkat tiga...

Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

Pembiayaan Pindar Tembus Rp106,94 Triliun, OJK Edukasi Generasi Muda Soal Risiko Kredit Digital

by Stella Gracia
26 Oktober 2026 - 09:13

OJK mengedukasi mahasiswa mengenai manfaat dan risiko pembiayaan digital di tengah lonjakan outstanding pindar Rp106,94 triliun dan BNPL Rp13,61 triliun....

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

by Sandy Romualdus
25 Oktober 2026 - 08:06

OJK mengapresiasi kesuksesan FinFest 2026 yang menghimpun dana Rp5 miliar, di mana Bank Jakarta menyabet predikat Booth Teredukatif dan Teratraktif....

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

by Sandy Romualdus
24 Oktober 2026 - 15:20

Bank Jakarta meraih Anugerah Digitalisasi Pasar Inklusif 4.0 sebagai PUJK Literasi Keuangan Teraktif 1 pada ajang Jakarta Financial Festival 2026...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

IHSG Bangkit 4,9 Persen, OJK Perpanjang Relaksasi Buyback Saham dan Perketat Deteksi Transaksi

CBI Luncurkan Empat Solusi Credit Intelligence, Perluas Akses Kredit bagi 137 Juta Calon Debitur

Salurkan KUR Rp144,59 Triliun hingga Agustus 2026, BRI Fokus Biayai Sektor Produksi

Pendaftar Haji Tumbuh 64 Persen, CIMB Niaga Syariah Perkuat Layanan Nasabah di Surabaya

Hampir 30 Tahun Terjebak Middle Income Trap, Kepala Bappenas Dorong Inovasi dan Industri Semikonduktor

Studi Sun Life: 82 Persen Perempuan Generasi Sandwich Terhambat Bangun Ketahanan Finansial

Pembiayaan Pindar Tembus Rp106,94 Triliun, OJK Edukasi Generasi Muda Soal Risiko Kredit Digital

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Kuartal Pertama 2015, BTN Raup Laba Rp 402 Miliar

Kuartal Pertama 2015, BTN Raup Laba Rp 402 Miliar

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance