Studi Sun Life mencatat 82 persen perempuan generasi sandwich terkendala membangun ketahanan finansial akibat beban ganda pengasuhan anak dan orang tua.
Stabilitas.id – PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) mengungkap tantangan finansial yang dihadapi generasi sandwich (sandwich generation) di Asia melalui laporan riset Sandwich Generation Special Report 2026. Studi tersebut menunjukkan bahwa perempuan menanggung beban ganda dalam merawat anak serta orang tua lanjut usia, sehingga menghambat langkah mereka dalam memperkuat keamanan finansial masa depan.
Laporan yang menganalisis 2.671 responden generasi sandwich dari total 12.000 responden di enam pasar Asia termasuk Indonesia ini memperlihatkan besarnya peran perempuan dalam pengambilan keputusan keluarga. Tercatat sebanyak 89 persen perempuan generasi sandwich menjadi pengambil keputusan terkait kesehatan anak, dan angkanya meningkat menjadi 93 persen ketika menyangkut perawatan anggota keluarga lanjut usia.
Besarnya tanggung jawab pengasuhan lintas generasi ini berdampak langsung pada kondisi keuangan mereka. Sebanyak 82 persen perempuan generasi sandwich menyebut tanggung jawab rumah tangga sebagai hambatan dalam memperkuat ketahanan finansial pribadi.
BERITA TERKAIT
Untuk memenuhi berbagai kebutuhan keluarga, sebanyak 37 persen responden perempuan terpaksa membatasi investasi dan 26 persen mengambil utang atau pinjaman. Bahkan, sebanyak 79 persen mengaku pernah menunda atau melewatkan perawatan medis demi mendahulukan kebutuhan keluarga.
Presiden Direktur Sun Life Indonesia Albertus Wiroyo menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan keluarga perlu diimbangi dengan perencanaan masa depan yang matang.
“Tanggung jawab terhadap keluarga tidak seharusnya mengorbankan masa depan sendiri. Bagi sandwich generation, ketahanan finansial berarti mampu memenuhi kebutuhan keluarga hari ini tanpa mengesampingkan kesehatan, keamanan finansial, dan rencana masa depan. Sun Life berkomitmen untuk terus membantu masyarakat membangun ketahanan finansial yang lebih kuat melalui edukasi, perlindungan, dan perencanaan yang relevan, sehingga mereka dapat menghadapi berbagai tanggung jawab hari ini sekaligus mempersiapkan masa depan dengan lebih percaya diri,” kata Albertus dalam keterangan resmi, Senin (26/10/2026).
Secara keseluruhan, studi ini mencatat 67 persen responden generasi sandwich telah meningkatkan tabungan dalam setahun terakhir dan 52 persen berinvestasi secara rutin. Kendati demikian, sebanyak 29 persen masih menilai kewajiban keluarga sebagai hambatan untuk memiliki kendali finansial yang lebih besar, sementara 28 persen telah mengurangi atau menghentikan sementara kontribusi dana pensiun akibat beban pengasuhan.
Untuk membantu generasi sandwich menyeimbangkan kebutuhan saat ini dan masa depan, Sun Life menghadirkan platform berbasis digital bertajuk Lighter with Sun Life. Platform ini dirancang guna meningkatkan pemahaman finansial dalam mengelola berbagai prioritas keuangan sehari-hari.
“Melalui Lighter, Sun Life ingin membantu sandwich generation mengambil langkah finansial dengan lebih percaya diri melalui materi pemahaman finansial yang praktis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengguna juga dapat melanjutkan pembelajaran melalui percakapan dengan advisor untuk membantu merencanakan keuangan sesuai kebutuhan mereka,” jelas Albertus.
Platform Lighter menyajikan lima topik interaktif sesuai kebutuhan pengguna, meliputi Invest in Yourself untuk membangun fondasi finansial diri, Find Your Balance guna mengelola pendapatan dan kebutuhan keluarga, A Softer Landing mengenai pentingnya dana darurat dan proteksi, Life’s Chapters untuk menyeimbangkan kebutuhan saat ini dengan tujuan jangka panjang, serta Retirement Starts Today guna mempersiapkan masa pensiun sejak dini. ***

















