• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus

Chief Risk Officer & Stress Testing

oleh Sandy Romualdus
31 Mei 2015 - 00:00
151
Dilihat
Chief Risk Officer & Stress Testing
0
Bagikan
151
Dilihat

BERITA TERKAIT

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Peran penting CRO (Chief Risk Officer) dalam manajemen organisasi tidak diragukan lagi. Hanya saja, peran penting CRO tersebut juga terus mengalami perubahan sejalan dengan tantangan besar yang dihadapi bisnis, khususnya akibat krisis ekonomi. Sebagai contoh, laporan riset yang dipublikasikan Ernst & Young (EY) tahun 2008 –bersamaan dengan krisis ekonomi yang melanda Amerika Serikat dan Eropa– menyebutkan peran CRO adalah “menyusun kerangka agenda risiko bagi manajemen senior dan bertindak sebagai pemimpin utama bagi para profesional risiko di lini depan perusahaan”.
Namun, setelah 2008, peran penting CRO telah berubah. Kendati masih memainkan beberapa peran dalam manajemen risiko, tetapi kebanyakan CRO tidak lagi terlibat secara penuh dalam keputusan terkait risiko. Saat ini, CRO bersama-sama dengan tim pakar risiko umumnya terlibat melalui rantai pelaporan. Hal itu tercermin pada hasil survey Ernst & Young 2012, di mana 58 persen mengatakan harus menyampaikan laporan kepada Chief Executive Officer dan Komite Risiko (dual reporting). Sebanyak 90 persen CRO memiliki akses langsung kepada Dewan Komite Risiko, dan 89 persen CRO bertemu secara regular dengan Dewan Komite Risiko. Kebanyakan staf risiko di unit bisnis kini melapor kepada Group Risk – satu hal yang juga sangat berbeda dibandingkan era sebelum krisis.
Tanggung jawab dan keterlibatan CRO mencakup seluruh aspek bisnis, termasuk strategi, pengembangan produk, akuisisi, dan kompensasi. Adapun risiko kredit, risiko likuiditas, dan selera risiko (risk appetite) dilaporkan menjadi prioritas utama mereka. Secara umum ada 15 daftar risiko yang menjadi fokus perhatian para CRO setiap saat, di mana 3 besarnya diduduki oleh 3 risiko di atas. (lihat tabel)
Dalam manajemen risiko, para CRO menggunakan uji tekanan (stress testing) sebagai sebuah alat manajemen strategis. Para CRO harus mampu memperkuat strategi, sistem, dan prosedur dari uji tekanan tersebut. Mereka mengakui bahwa uji tekanan merupakan alat bantu yang sangat berharga dalam mengendalikan bisnis menghadapi kondisi ekonomi global yang bergejolak. Uji tekanan ini, bahkan, mereka lakukan melampaui persyaratan yang ditetapkan oleh regulator.
Sebagian besar CRO memfokuskan pekerjaan untuk mengintegrasikan uji tekanan pada level grup dari organisasi. Mereka juga mengembangkan inisiatif untuk bergerak ke luar dari uji tekanan yang bersifat terpisah-pisah menjadi model terpadu dengan membuat skenario tekanan terhadap seluruh kelas risiko secara global dengan konsisten.
Hal ini bertujuan untuk melakukan uji tekanan dari aktivitas yang bersifat ad hoc menjadi lebih terlembagakan. Selama ini, uji tekanan paling lazim dilakukan terhadap risiko kredit, tetapi belakangan ini meluas kepada risiko likuiditas, risiko pasar, risiko terkait mitra, dan risiko operasional. Kebanyakan CRO kini menggunakan beberapa metode dalam uji tekanan.
Sebanyak 76 persen CRO mengaku menyusun rencana skenario mencakup negara-negara dan unit-unit bisnis serta menghitung pengaruhnya terhadap setiap portofolio dan lini bisnis. Sementara itu 55 persen melakukan uji tekanan menggunakan model Internal-Rating Based (IRB) untuk portofolio kredit; 48 persen menggunakan model IRB untuk sub-portofolio, dan 29 persen menggunakan model modal ekonomi (economic capital model) untuk mendapatkan keyakinan pada level yang lebih tinggi.
Perencanaan skenario makin menjadi alat penting bagi dewan direksi dan manajemen senior untuk asesmen keseluruhan faktor pasar dan stabilitas ekonomi makro. Para eksekutif meyakini bahwa penggunaan output dari proses perencanaan skenario merupakan komponen sangat penting dari perencanaan bisnis. Mayoritas CRO mengindikasikan bahwa mereka telah meningkatkan derajat pentingnya seluruh aspek risiko potensial terkait dengan tipe, bisnis, dan geografis.
Para eksekutif perusahaan melihat pentingnya kolaborasi unit bisnis untuk bisa dengan tepat mengidentifikasi tekanan-tekanan utama yang perlu diketahui dari setiap unit. Bentuk kolaborasinya bisa dengan membuat grup dan forum lintas fungsi secara khusus, yang berfungsi pula sebagai pemikir terhadap semua keadaan yang terus berubah.
Mereka menggunakan uji tekanan terbalik untuk menguji kombinasi dari faktor-faktor yang bisa menyebabkan kegagalan bisnis. Uji tekanan, menurut para eksekutif, sangat membantu dalam mengidentifikasi konsentrasi risiko dan interaksi antar risiko serta paparan risiko yang bisa mengancam keberlangsungan
perusahaan.
Atas dasar itu pula, mendesain dan melaksanakan uji tekanan menjadi tantangan utama bagi CRO dan para eksekutif perusahaan. Skenario yang dibuat jangan mengada-ada, terlalu kompleks, tidak realistis, dan terlalu sulit untuk dianalisis serta dimanfaatkan secara efektif.
“Tantangan utama yang kami hadapi adalah menetapkan skenario-skenario yang bertanggung jawab terhadap pencapaian outcome, dan melakukan asesmen saling keterkaitan atau kondisi alamiah sistemik dari sebuah kejadian yang bisa menghasilkan beberapa kejadian yang tidak diharapkan atau hal-hal merugikan lainnya,” ujar seorang CRO kepada EY.

 
 
 
 
Sebelumnya

Strategi Menyerang Sumsel Babel

Selanjutnya

Musim Efisiensi Bank

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Banyak Suka Menjadi Mandirians

Banyak Suka Menjadi Mandirians

oleh Sandy Romualdus
4 Februari 2020 - 17:25

Bekerja di Bank Mandiri berarti mendapatkan gaji mentereng, masa depan terjamin dan banyak ilmu dan pengetahuan yang didapat.

Rahasia Membentuk Mandirian Tangguh

Rahasia Membentuk Mandirian Tangguh

oleh Sandy Romualdus
4 Februari 2020 - 17:17

Strategi pengembangan pegawai yang dilakukan Bank Mandiri tahun-tahun sebelumnya telah membuahkan hasil fantastis.

Ketika Mandirians Mengambil Alih Panggung

Ketika Mandirians Mengambil Alih Panggung

oleh Sandy Romualdus
4 Februari 2020 - 17:08

Satu dekade belakangan banyak perusahaan di industri keuangan mengincar lulusan Bank Mandiri.

Gadai Emas Syariah

Inovasi Gadai Emas “Zaman Now”

oleh Sandy Romualdus
7 Maret 2018 - 00:00

Tidak mau tergilas zaman, Pegadaian berbenah dan meluncurkan aplikasi online untuk bisnis gadai emas serta inovasi lainnya. 

Sistem Pembayaran Tunai Dominasi Transaksi Harbolnas

Sistem Pembayaran Tunai Dominasi Transaksi Harbolnas

oleh Stella Gracia
16 Desember 2016 - 00:00

Jumlah transaksi tunai melalui ATM dan cash on delivery (COD) masih besar, sebab masih ada ketakutan yang besar pada masyarakat...

Panggung Fiskal yang Menantang

oleh Sandy Romualdus
24 November 2016 - 00:00

Kebijakan fskal saat ini kembali mendapat tantangan berat, terutama meningkatnya defsit anggaran negara.

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
BTN Layani Transaksi Pendaftaran Dan Iuran BPJS

BTN Layani Transaksi Pendaftaran Dan Iuran BPJS

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance