• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Kolom

85th Birtday

by Sandy Romualdus
25 April 2017 - 00:00
24
VIEWS
Penghargaan Wirausaha Mikro
0
SHARES
24
VIEWS

Di masa lalu, ketika saya menjadi fasilitator dan berbicara di depan peserta sebuah acara pelatihan SDM, salah satu modul favorit saya yaitu The 7 Habits of Highly Effective People. Ketika membawakan modul itu, saya seperti menemukan satu bagian yang sangat menggugah hati saya sehingga ketika membawakan bagian itu saya merasakan gairah yang luar biasa.
Dalam melaksanakan tugas itu, beberapa kali saya ditugaskan untuk tandem atau berduet dengan rekan fasilitator lain. Dan ketika itu pula saya selalu minta agar diizinkan untuk membawakan bagian Habit 2 : Begin with the End in Mind (Mulailah dengan Tujuan Akhir), khususnya di sesi membuat Misi Pribadi (Mission Statement). Perumusan Misi Pribadi, harus dipusatkan pada nilai-nilai benar dan penting dalam hidup Anda agar tercipta fondasi yang kokoh. Contohnya, kesehatan, kebahagiaan, kebenaran, keluarga, cinta, kasih, dan lain-lain.
Dalam bagian itu pula ada satu video clip, yang membuat saya sangat berkesan ketika membawakannya: yaitu 80th birthday. Ringkasannya begini. Dalam materi itu saya meminta para peserta untuk membayangkan apabila diberi karunia umur hingga 80 tahun dan akan mengadakan perayaan tersebut dengan penuh khidmat, siapakah yang akan hadir di pesta tersebut ?
Apakah teman-teman Anda? Kalaupun toh masih ada, mungkin hanya tinggal segelintir, itupun belum tentu masih cukup sehat untuk memenuhi undangan dari Anda. Mantan anak buah ? besar kemungkinan mereka sudah memiliki kehidupan sendiri yang merupakan prioritas utama mereka. Malahan apabila mereka memiliki pengalaman buruk selama menjadi anak buah Anda, jangan pernah berpikir mereka akan hadir memenuhi undangan Anda. Lalu bagaimana dengan mantan bos, mantan klien, mantan mitra kerja, mantan sejawat? Sangat mungkin mereka sudah lupa kepada Anda. Kemungkinan besar, satu-satunya
harapan yang bisa hadir akan Anda letakkan pada keluarga inti.

  • Baca juga: Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Lalu siapakah mereka? Anak-anak Anda? Besar kemungkinan mereka sedang sibuk mempersiapkan kehidupan setelah pensiun, mungkin mereka sendiri tengah berada dalam kebingungan dengan kecukupan modal (baca : tabungan) untuk melanjutkan hidup setelah tidak ada yang menggaji lagi. Sebagian dari mereka mungkin mengalami post power syndrome ditambah lagi kondisi financial disaster.
Cucu-cucu Anda? Mereka sedang berada di usia emas dalam karier dan pekerjaannya, lagi sibuk-sibuknya dengan pekerjaan. Masih bagus kalau mereka mau mengirim kue ulang tahun dan makanan lezat via transportasi online, atau via supir pribadi mereka. Di satu sisi, Anda memang patut bersyukur karena diberi bonus umur yang sangat panjang. Di sisi lain, Anda berpotensi mengalami kesepian di tengah keramaian. Anda punya banyak anak cucu, tapi mereka sulit sekali meluangkan waktu hanya sekadar menemani Anda di hari lahir Anda. 

  • Baca juga: Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

Ibu Saya
Saya kemudian teringat dengan pengalaman saya sendiri, ketika ibu tercinta saya, Indrawati Soedomo merayakan ulang tahunnya yang ke-85. Syukur Alhamdulillah, anak dan cucucucu ibu saya itu masih bisa menghadiri dan berada di sekitarnya. Dan ketika saatnya anak dan cucu diminta untuk memberikan sambutan tentang kesankesan tentang sosok wanita yang selalu ada untuk saya selama lebih dari 50 tahun, yang keluar adalah kesan serta pengalaman mendalam yang terlontar dalam sebuah kalimat panjang. Kebetulan ibu saya hanya punya anak tunggal, yaitu saya sendiri. Saya pun menyampaikan sambutan pertama karena saya yang memiliki pengalaman paling lama (56 tahun) bersamanya. Saya mengatakan pada acara itu, “Mama memperlihatkan 2 hal yang sangat konsisten dari dulu hingga hari ini dalam hal disiplin dan menghargai waktu. Ia selalu bangun dan tidur di jam yang sama dan sama sekali tidak pernah terlambat sedikitpun. Selalu on-time dalam segala hal : meeting, menyelesaikan setiap pekerjaan, ritual ibadah, dan lain-lain”.
Kemudian datang giliran sang cucu untuk menyampaikan testimoni dengan penuh rasa : “Walaupun disiplin keras, eyang sangat memperhatikan setiap anggota keluarga secara detil. Seringkali hari sudah larut malam, ia sudah sangat ngantuk hingga tertidur di kursi ruang tamu, tapi eyang tidak akan masuk ke kamar tidur sebelum memastikan semua anggota keluarganya sudah pulang dengan aman”.
Dari dua testimoni itu saya menggarisbawahi bahwa ibu saya ini memiliki misi pribadi yang kuat. Misi pribadi yang meski tidak pernah ia tulis tetapi tertancap di dalam sanubarinya itu, sangat mempengaruhi semua tindakannya selama mengisi hidup: saat membesarkan anak, mengasuh menantu dan cucu. Setiap tindakannya terfokus menyuburkan pertumbuhan kasih sayang di hati setiap anggota keluarga yang ia cintai. Sehingga tanpa diminta, di usianya yang ke-85, secara spontan satu per satu meluangkan waktu untuk membahagiakannya secara tulus.
Membuat misi pribadi untuk meraih kebahagiaan dunia hingga usia ke- 85 seperti yang dialami oleh ibu saya memang bagus untuk memotivasi diri. Ultimate question, apakah pencapaian misi pribadi ini cukup bisa menjamin kebahagiaan kelak di dunia lain yang abadi ? Jangan sampai di hari akhir kita baru tersadar bahwa misi pribadi yang kita buat ternyata bukan yang kita butuhkan dalam masa keabadian itu.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

 
 
 
 
 
Previous Post

Menyambut Kemarau Panjang Likuiditas

Next Post

Dua Pendongkrak Perbankan Syariah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

by Sandy Romualdus
23 September 2026 - 11:21

Mengapa 88% perusahaan menggunakan AI tetapi gagal meraih value bisnis yang nyata? Temukan akar masalah gap adopsi AI, risiko halusinasi...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

by Sandy Romualdus
16 September 2026 - 13:34

Menghadapi kompleksitas lanskap ancaman siber 2025, organisasi harus berevolusi dari sekadar membangun kesadaran menuju implementasi Cyber Threat Detection dan Incident...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

by Sandy Romualdus
7 September 2026 - 10:28

Transformasi digital menuntut Indonesia memperkuat benteng pertahanan siber melalui kombinasi kesadaran keamanan siber dan literasi digital guna mengatasi kerentanan faktor...

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

by Sandy Romualdus
1 September 2026 - 10:00

Kebijakan perampingan dan konsolidasi BUMN bukan sekadar persoalan pemangkasan biaya operasional atau peningkatan dividen semata, melainkan sebuah pertaruhan krusial yang...

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 12:25

Pendekatan salary survey pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) memerlukan strategi kontekstual. Salah satunya adalah pendekatan metode hybrid benchmarking untuk menjaga...

Toxic Productivity

Toxic Productivity

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 11:57

"Bekerja keras adalah hal yang baik. Namun, ketika keinginan untuk terus produktif membuat kita mengabaikan kesehatan, waktu istirahat, hingga hubungan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post

Investasi Online Imbal Besar berpotensi Rugikan Masyarakat

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance