JAKARTA, Stabilitas-PT BNI Sekuritas baru saja meluncurkan aplikasi trading saham dan reksadana berbasis mobile phone dan android yang diberi nama BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems (BIONS). Peluncuran ini dilakukan sebagai respon perusahaan atas perkembangan teknologi digital di masyarakat yang semakin massif untuk membantu memudahkan berbagai aktifitas, termasuk aktifitas trading di pasar modal nasional. “Kami sebenarnya sejak tahun 2010 sudah masuk format (trading) online melalui e-smart. Tapi dalam perkembangannya teknologi hari ini semakin cepat berubah. Kami ingin mengcapture sekaligus menjawab (perubahan) itu lewat BIONS. Jadi kalau e-smart dulu masih hanya fokus ke saham, kini BIONS lebih bisa melayani multi trading ke reksadana dan juga bonds,” ujar Direktur Utama BNI Sekuritas, Adiyasa Suhadibroto, di Jakarta, Kamis (2/5).
Bahkan tak hanya untuk saham, reksadana dan juga bonds, aplikasi besutan anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) itu juga disebut Adiyasa sudah disiapkan untuk terus mengikuti perkembangan digitalisasi yang ada di masa mendatang. Disebutnya, aplikasi baru itu nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk perdagangan produk-produk pasar modal lainnya yang bahkan saat ini masih sangat terbatas ketersediaan produknya. “Di pasar modal kan produknya sangat banyak. Ada Tapera, sekuritisasi, KIK EBA dan lain sebagainya. Kalau memang pasar arahnya ke sana, supply demandnya tersedia, BIONS sudah siap untuk melayani,” tutur Adiyasa.
Langkah BNI Sekuritas meluncurkan BIONS ini, lanjut Adiyasa, juga sesuai dengan kebijakan BNI selaku induk usaha yang ke depan memilih untuk semakin fokus dalam upaya pengembangan digitalisasi seiring dengan tantangan yang ada di masyarakat. Dalam waktu dekat ini, misalnya, BNI telah menyiapkan produk pembukaan rekening via digital, produk digital loan dengan mengincar perusahaan fintech untuk diakuisisi serta peremajaan layanan mobile banking perusahaan dengan menambahkan beragam fitur dan fasilitas baru. “Jadi memang secara grup kita benar-benar tidak main-main dan fokus terhadap perkembangan teknologi digital di industri keuangan ini, khususnya perbankan. Dengan upaya ini, kami yakin telah siap menjawab beragam tantangan yang bakal ada di pasar dalam beberapa waktu ke depan,” tegas Adiyasa. (TS)

















