• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Eksmud

Antusiasme dalam Kegembiraan

oleh Sandy Romualdus
11 Februari 2012 - 00:00
34
Dilihat
Antusiasme dalam Kegembiraan
0
Bagikan
34
Dilihat

Tidak banyak orang yang seberuntung Tribuana Tunggadewi. Tidak juga, orang lain dalam posisinya sekarang. Sebagai seorang yang dipercaya menjadi juru bicara sebuah bank milik negara, dia bisa belajar langsung dari pimpinan. Bahkan sebaliknya dia juga bisa sekaligus belajar memimpin.

Ya, sebagai Sekretaris Perusahaan BNI 1946, perempuan berkerudung ini tentunya sering mengikuti rapat bersama jajaran direksi karena ditugaskan sebagai notulen. Dari situlah dia merasa dapat langsung mengambil ilmu terutama soal kepemimpinan. “Nah di situ saya belajar banyak, terutama karena saya harus memahami apa yang saya catat sebagai hasil notulensi rapat tersebut,” kata perempuan yang akrab dipanggil Dewi ini.

Bahkan karena sudah bertahun-tahun mengikuti rapat direksi, Dewi mulai memahami secara umum bagaimana bisnis perbankan bekerja. Misalnya saja, bagaimana seorang top manajer itu memutus sebuah masalah, apa pertimbangan yang harus dipikirkan, juga bagaimanan cara menjalankan bank ini, dan hal-hal lainnya. “Apalagi direksi di BNI itu ada 10, dan masing-masing memilki karakter yang berbeda. Ini menjadi poin pembelajaran saya.”

BERITA TERKAIT

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Dewi yang sudah menjalankan tugas sebagai juru tulis rapat selama masa kepemimpinan tiga orang direktur utama pun mengaku keranjingan atas pekerjaan sampingannya itu. Saefuddin Hasan, Sigit Pramono dan terakhir Gatot M Suwondo adalah deretan direktur utama yang sudah merasakan ‘servisnya’.

Namun di sisi lain, perempuan berusia 45 tahun ini juga mengaku tengah belajar dari jabatan yang diembannya. Sebagai Corporate Secretary, dirinya membawahi beberapa divisi, seperti divisi hubungan investor, corporate branding, divisi hukum dan good corporate governance (GCG), serta fungsi kepatuhan. “Saya awalnya seorang spesialis di legal, kepatuhan dan GCG. Karena sejak masuk BNI, lingkungan itu yang menjadi fokus pekerjaan saya, yang tentu cocok dengan latar belakang pendidikannya di bidang hukum,” tutur Dewi yang mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia.

Ketika menjalankan tugasnya, dia dituntut untuk menerapkan prinsip GCG dan berbagai model kepatuhan yang sebelumnya hanya berupa konsep baginya. “Dulu saya hanya membuat program, menilai kepatuhan direksi seperti apa, namun kini saya harus menerapkannya sendiri,” katanya.

Lantas bagaimana Dewi harus menerapkan itu semua ketika harus membawahi divisi yang begitu banyak? Bagi Dewi, seorang pemimpin itu harus memahami karakter anak buahnya sekaligus juga berupaya memahami setiap materi dari pekerjaan bawahannya. “Artinya kita tidak buta soal apa yang mereka buat, tetapi kita juga memahami apa yang mereka kerjakan. Sehingga keputusan yang diambil itu benar. Kalaupun ada hal-hal baru, saya pasti undang diskusi anak buah saya dan diskusi dan mencari kesepahaman sehingga keputusan cepat diambil,” ungkap Dewi.

Yang tidak kalah pentingnya adalah cek dan ricek. Tujuannya agar semua pekerjaan berjalan benar, dan apa yang sudah dilakukan sesuai target atau tidak. “Ini tidak hanya melalui telepon, tetapi saya biasanya terjun langsung bergabung dengan mereka.”

Melandasi semua itu, Dewi rupanya sangat menaruh kepercayaan kepada tim kerjanya. Dengan pekerjaan yang cukup beragam, Dewi selalu memberikan kepercayaan kepada bawahannya, dan yakin bahwa mereka akan berbuat yang terbaik. “Karena teman-teman di Corporate Secretary BNI secara teknis sudah sangat menguasai. Tinggal saya melakukan pengecekan dari sisi prosedurnya, apakah sudah sesuai,” ungkap Dewi.

Melihat antusias dan kegembiraan Dewi dalam melakoni pekerjaannya saat ini mungkin tidak ada yang menyangka bahwa awalnya dia tidak terlalu yakin dalam menjalani pilihan berkarier di bank. “Awalnya hanya ingin merasakan bagaimana berkarier di bank. Ternyata, saya menyenanginya dan banyak aspek legal yang terkait dengan transaksi perbankan, kepatuhan terhadap peraturan BI (Bank Indonesia, pasar modal, dan lain-lain,” tutur Dewi. SP/Romualdus

 
 
 
 
Sebelumnya

Kisah Sesepuh Software Lokal

Selanjutnya

Inti Persaingan adalah Pelayanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Mewarisi “Darah PR” Sang Ibu

Mewarisi “Darah PR” Sang Ibu

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2015 - 00:00

Kebanyakan anak-anak biasanya ingin menggeluti profesi seperti ayah atau ibunya saat dewasa. Tidak sedikit pula orang tua juga yang menghendaki...

Antara Pekerjaan dan Pikiran Positif

Antara Pekerjaan dan Pikiran Positif

oleh Sandy Romualdus
16 Januari 2012 - 00:00

Tidak banyak bankir perempuan yang mengepalai divisi wealth management di Indonesia, apalagi di bank asing. Itulah yang membuat Lilawati Gunawan...

Belajar di Indonesia

Belajar di Indonesia

oleh Sandy Romualdus
14 November 2011 - 00:00

Setelah menghabiskan lebih dari separo usianya di luar negeri, Rian Kaslan akhirnya memutuskan untuk kembali ke Tanah Air dan melanjutkan...

Exciting and Challenging

Exciting and Challenging

oleh Sandy Romualdus
14 November 2011 - 00:00

Sebelumnya Kathryn Monika Parapak, adalah Brand Manajer beberapa produk Unilever. Namun kini wanita kelahiran Jakarta 25 Mei 1977 ini sudah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Pada Android Kita Khawatir

Pada Android Kita Khawatir

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance